Alun-Alun Kota Batu yang akan menjadi salah satu pusat keramaian saat malam pergantian tahun. (Foto: Nurlayla Ratri/MalangTIMES)
Alun-Alun Kota Batu yang akan menjadi salah satu pusat keramaian saat malam pergantian tahun. (Foto: Nurlayla Ratri/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Puluhan ribu pengunjung diperkirakan bakal memadati Kota Wisata Batu (KWB) pada malam pergantian tahun 2018-2019, 31 Desember mendatang. Pemerintah Kota (Pemkot) Batu pun bekerja sama dengan berbagai elemen agar situasi dan lalu lintas tetap kondusif. 

Salah satunya, memecah titik keramaian dengan mengadakan pentas seni di tiap desa dan kelurahan. 

Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko mengungkapkan, pemerintah tidak bisa menghalangi antusiasme wisatawan dari berbagai kota yang  ingin melewatkan malam tahun di kota dingin itu. "Nggak ada larangan (wisatawan masuk ke Batu), tapi yang jelas nanti tahun baru harus yang tertib. Naik motor harus pakai helm, nggak boleh ngebut," ujarnya saat ditemui MalangTIMES. 

Mengacu pada malam pergantian tahun 2017-2018 silam, Pemkot bersama Polres Batu memberlakukan kebijakan khusus. Yakni menetapkan beberapa lokasi sebagai kawasan car free night atau malam bebas kendaraan. Di antaranya yakni di seputar Alun-Alun Kota Batu. "Untuk tahun ini, kami sudah membuat spot-spot atau titik keramaian agar tidak macet di satu tempat," tuturnya.

"Di (Balaikota) Among Tani ada, di Alun-Alun Kota Batu ada, dan tempat lain juga ada," tambah politisi PDI Perjuangan itu. Dewanti mengatakan, pemkot juga akan menerbitkan surat edaran agar masyarakat berpartisipasi mengadakan kegiatan di lingkungan masing-masing. "Bahkan nanti saya minta tiap kecamatan, desa atau kelurahan ada kegiatan kesenian yang akhirnya keramaian itu terpecah. Rencananya seperti itu," tegasnya.

Salah satu titik yang bakal menjadi pusat keramaian pada 31 Desember mendatang yakni di Alun-Alun Kota Batu. Pasalnya, pemkot menggelar agenda Kota Batu Bersholawat bersama Majlis Maulid Wat Ta'lim Riyadlul Jannah di Masjid Agung An Nuur sejak pukul 19.00 WIB. Diperkirakan, sekitar 15 ribu jamaah akan memadati area tersebut. Ditambah lagi wisatawan yang mengunjungi titik-titik favorit seperti Puncak Paralayang. 

Kasubbag Humas Polres Batu AKP Supriyanto mengungkapkan pihaknya bersama Dishub Kota Batu telah melakukan koordinasi untuk melakukan serangkaian rekayasa lalu lintas. "Ada penutupan jalan dan pengalihan jalur. Untuk arah wisatawan dari Malang, Jalan Diponegoro ke arah barat dari Lippo Plaza Batu akan ditutup," urainya.