JATIMTIMES - Minggu (27/7/2025) hari ini bertepatan dengan pasaran Kliwon dalam penanggalan Jawa. Menurut kalender Jawa, tanggal ini jatuh pada 1 Sapar 1959 tahun Dal. Juga bertepatan dengan 2 Safar 1447 Hijriyah.
Sementara itu, weton hari ini adalah Minggu Kliwon dengan jumlah neptu 13 (Minggu = 5, Kliwon = 8). Saat ini juga masih berada dalam Wuku Bala, wuku ke-11 dalam siklus 30 wuku dalam sistem penanggalan Jawa.
Baca Juga : Cara Mudah dan Hemat Beli Tiket GIIAS 2025, Simak Daftar Harga Lengkapnya!
Dalam kepercayaan masyarakat Jawa, weton dan wuku diyakini berpengaruh terhadap karakter, peruntungan, jodoh, serta pantangan seseorang.
Orang yang lahir pada weton Minggu Kliwon dikenal memiliki perpaduan karakter spiritual dan berwibawa. Mereka cenderung memiliki tekad yang kuat, tidak mudah goyah, dan cukup teguh memegang prinsip hidup. Meski secara lahir terlihat tenang dan bersahabat, tetapi dalam hati mereka memiliki visi dan misi hidup yang mantap.
Dengan neptu 13, Minggu Kliwon juga termasuk pribadi yang disukai banyak orang karena tutur katanya yang menyenangkan. Mereka pandai berbicara, enak didengar, dan sering dipercaya orang lain. Namun, dalam beberapa kasus, mereka juga cenderung pandai berkilah dan sulit ditebak kehendaknya.
Dari sisi sosial, pemilik weton ini termasuk pribadi yang tidak mudah takut, bahkan cenderung berani dan suka memimpin. Namun perlu diwaspadai sisi negatifnya, yaitu kecenderungan untuk memprovokasi atau membuat kegaduhan jika sedang dalam kondisi mental yang tidak stabil.
Weton hari ini berada dalam Wuku Bala, yang dikenal memiliki pengaruh cukup kuat terhadap kehidupan dan karakter seseorang. Dewa penguasa wuku ini adalah Bathari Durga, yang dalam mitologi Jawa dikenal sebagai tokoh yang menakutkan dan berenergi.
Simbol pohonnya adalah cemara, menggambarkan karakter banyak bicara, tetapi cerdas dalam menyampaikan sesuatu. Orang yang lahir di wuku ini umumnya pandai mengambil hati orang lain lewat perkataan, namun juga lihai dalam berkelit jika berada dalam situasi terjepit.
Burung lambang wuku Bala adalah ayam hutan, simbol dari keberanian dan daya tarik alami. Pemilik weton dalam wuku ini biasanya memiliki karisma dan daya pikat, bahkan bisa menjadi sosok yang disukai oleh para pemimpin atau atasan.
Gedhong atau simbol tempat tinggalnya berada di depan, menandakan sifat terbuka dan menunjukkan kekayaan atau kelebihannya secara langsung. Namun, wuku Bala juga disimbolkan dengan pendeta angluh, yang berarti berhati-hatilah jika seseorang dari wuku ini menyimpan rahasia, karena bisa membahayakan jika terbongkar.
Baca Juga : Pemerintah Desa Tumpang Malang Gelar Bersih Desa: Wujud Rasa Syukur dan Hormat Leluhur
Dalam hal rezeki, Minggu Kliwon termasuk weton yang memiliki potensi penghasilan stabil. Meski tidak suka mengambil risiko, mereka mampu bekerja keras dan tekun dalam mencapai tujuan. Minggu Kliwon cocok dengan pekerjaan yang menuntut konsistensi dan keterampilan komunikasi, seperti pedagang, guru, konsultan, atau pemuka masyarakat.
Rezeki Minggu Kliwon tidak datang secara instan, tetapi dengan kedisiplinan dan keuletan, keberhasilan bisa diraih. Hari ini juga disebut sebagai hari yang baik untuk memulai pekerjaan baru atau menyelesaikan tugas penting.
Secara perjodohan, weton Minggu Kliwon dengan neptu 13 disebut cocok berjodoh dengan weton-weton yang memiliki weton neptu 11 atau 16, seperti Rabu Pahing, Kamis Kliwon, dan Sabtu Pon. Selain itu, weton lain yang juga dianggap cocok adalah Jumat Wage, Selasa Pahing, Senin Legi, Rabu Kliwon, dan Jumat Pahing.
Salah satu pantangan pada wuku Bala adalah tidak disarankan bepergian jauh ke arah Barat Laut. Kepercayaan Jawa menyebutkan bahwa selama tujuh hari ke depan, arah tersebut berada di bawah pengaruh energi negatif yang bisa mendatangkan musibah atau gangguan dalam perjalanan.
Selain itu, wuku Bala juga sering dikaitkan dengan kondisi yang sulit ditebak, bagaikan hujan turun di luar musim. Maka, segala keputusan seperti pindah rumah atau memulai usaha sebaiknya dilakukan dengan perhitungan.
Meski penuh peringatan, wuku Bala juga memiliki keistimewaan. Hari ini dinilai baik untuk menggali sumur, karena dipercaya akan menemukan sumber air yang melimpah. Weton hari ini juga cocok untuk kegiatan seperti membangun fondasi rumah, memulai usaha kecil, hingga mempererat hubungan keluarga.
