JATIMTIMES - Manajamen Arema FC berencana mempertahankan skuad musim 2024/2025 untuk kompetisi musim depan. Namun, manajamen memberikan sejumlah persyaratan yang 60 persen harus dipenuhi.
General Manager Arema FC Muhammad Yusrinal Fitriandi mengatakan ada sejumlah kriteria yang harus dipenuhi pemain. Mulai dari performa di lapangan dan luar lapangan dalam hal ini berkaitan nonteknis permainan.
Baca Juga : Kenapa Memilih STIE Malangkuçeçwara? Ini 8 Alasan Kuat yang Wajib Anda Ketahui
“Kriterianya banyak. Minimal persentasenya di atas 60 persen. Gak hanya performa di lapangan,” kata Yusrinal.
Inal, sapaan akrab Yusrinal, mengungkapkan selain skill bermain bola yang mumpuni, pemain juga harus punya jiwa kepemimpinan. Dan yang utama, pemain harus punya etika yang baik di lapangan dan luar lapangan.
“Misalnya pemain A. Dia mainnya top, tapi bisa jadi ada angin-anginannya, emosian, terlalu individual, moody. Tapi, kalau persentasenya masuk, ya dia kami pertahankan,” kata Inal.
Saat ini manajemen Arema sudah mengantongi daftar nama pemain yang bakal bertahan di Arema. Tapi evaluasi sudah dilakukan, meski nama-namanya tidak dijelaskan detail siapa saja.
Namun dari informasi, pemain asing seperti Lucas Frigeri, Thales Nathanael Lira, Pablo Oliveira, Julian Guverra, hingga Dalberto Luan, dipertahankan. Sedangkan pemain lokal seperti Salim Tuharea, Achmad Maulana Syarif, hingga Arkhan Fikri masih memiliki kontrak jangka panjang.
Baca Juga : Apa itu GTA V Roleplay dan Tips Cara Bermainnya!
“Evaluasi pemain sudah kami lakukan. Mayoritas pemain musim kemarin masih punya potensi besar untuk bertahan. Daftar nama-namanya sudah kita kantongi, tinggal menyimpulkan saja,” terangnya.
“Kita gak cuma bertanya-tanya kepada tim pelatih terkait rapor pemain, tapi juga kepada pemain lain. Apakah mereka nyaman atau gak bermain bersama si pemain yang dimaksud,” imbuhnya.
