JATIMTIMES - Sebuah truk bermuatan bibit tebu mengalami kecelakaan tunggal saat melintas di kawasan Jalan Raya Kedungpedaringan, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Dalam laka lantas tersebut, sopir dan seorang penumpangnya mengalami luka-luka.
Kecelakaan tunggal truk tersebut juga sempat viral di media sosial. Berdasarkan rekaman video amatir yang dihimpun JatimTIMES pada Kamis 10 September 2026, tampak sebuah truk yang terjerembap di tengah aliran Sungai Brantas yang cukup deras.
Baca Juga : Pria Pamer Alat Kelamin di Gresik Dibekuk Polisi, Terinspirasi Film Porno
Di sisi lain, tampak sejumlah relawan yang berupaya menyelamatkan seorang pria yang sedang berada di kursi kemudi truk tersebut. Sosok yang diduga merupakan sopir truk tersebut terlihat panik. Kepanikan disebabkan sebagian anggota tubuhnya terhimpit akibat bagian depan truk yang ringsek usai terperosok ke Sungai Brantas tersebut.
Ketika dikonfirmasi, Kasatlantas Polres Malang AKP Muhammad Alif Chelvin Arliska mengatakan, kecelakaan tunggal yang kini viral tersebut dilaporkan terjadi pada Rabu 9 September 2026 malam pada sekitar pukul 21.48 WIB.
"Akibat kejadian tersebut, pengemudi dan penumpang truk tersebut mengalami luka-luka dan telah dirawat di RSUD (Rumah Sakit Umum Daerah) Kanjuruhan, Kepanjen," ujar Chelvin saat dikonfirmasi pada Kamis 10 September 2026.
Identitas kedua korban tersebut masing-masing bernama Danang Setiawan, warga asal Desa Wates, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Pria berusia 37 tahun tersebut merupakan pengemudi truk Mitsubishi dengan nomor polisi (nopol) AG 8204 UV yang mengalami kecelakaan tunggal tersebut.
Sementara penumpang truk yang juga mengalami luka-luka bernama Purnawan. Pria berusia 43 tahun tersebut juga merupakan warga asal Desa Wates, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri.
"Penyebab kecelakaan diduga disebabkan pengemudi mengalami hilang kendali atau out of control," ujarnya.
Baca Juga : Bukan Cuma Porprov 2027, Kota Malang Sudah Menyusun Skenario Jadi Nomor Satu Jatim
Kronologi kecelakaan bermula saat truk melaju dari arah barat dengan kecepatan sedang. Sesampainya di lokasi kejadian, tepatnya pada jalan menurun dan menikung ke kiri, pengemudi truk tersebut diduga mengalami hilang kendali hingga akhirnya menabrak pembatas jembatan.
"Truk kemudian masuk ke Sungai Brantas yang berakibat pengemudi dan penumpang yang mengalami luka-luka," pungkasnya.
Sementara itu, pada Kamis pagi, truk yang sempat terjun bebas ke aliran Sungai Brantas tersebut telah berhasil dievakuasi. Truk tersebut mengalami kerusakan yang cukup parah terutama di bagian depan kendaraan yang ringsek. Hingga kini, insiden kecelakaan tunggal tersebut masih dalam penanganan pihak Satlantas Polres Malang.
