JATIMTIMES – Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) tak berhenti sebagai konsep di ruang kelas. MTs Nurul Huda, Kelurahan Ngadirejo, Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar, menerjemahkannya melalui perhatian konkret terhadap kebutuhan siswa. Madrasah tersebut membagikan jaket secara gratis kepada seluruh siswa baru kelas VII.
Jaket diserahkan secara simbolis oleh Kepala MTs Nurul Huda, M. Zainul Ichwan, kepada siswa baru. Program ini melengkapi fasilitas pendidikan yang sebelumnya telah diberikan madrasah. Setiap siswa baru telah memperoleh empat setel seragam secara gratis, termasuk pakaian olahraga.
Baca Juga : Maulid Nabi Jadi Momentum Perkuat Persaudaraan, Wabup Beky Ajak Warga Bersama Membangun Blitar
Zainul mengatakan, kebijakan tersebut menjadi salah satu cara madrasah menghadirkan semangat Kurikulum Berbasis Cinta dalam kehidupan sehari-hari. Pendidikan, menurut dia, tidak cukup hanya berurusan dengan transfer pengetahuan. Madrasah juga perlu membangun kebersamaan dan kepedulian terhadap kebutuhan peserta didik.
“Salah satu yang ditekankan dalam Kurikulum Berbasis Cinta adalah perubahan dari atomistik menuju holistik. Bukan lagi aku dan kamu, tetapi kita. Di situlah nilai kebersamaan dibangun,” kata Zainul, Kamis (20/8/2026).
Semangat itu sejalan dengan Kurikulum Berbasis Cinta yang dikembangkan Kementerian Agama. Pendekatan tersebut menempatkan kasih sayang, empati, kepedulian, serta pembentukan karakter sebagai bagian penting dalam ekosistem pendidikan madrasah.
Menurut Zainul, pemberian jaket dipilih bukan semata sebagai tambahan kelengkapan siswa. Madrasah mempertimbangkan kondisi cuaca pada pagi hari, terutama pada periode pertengahan tahun ketika suhu udara cenderung lebih dingin. Jaket diharapkan membuat siswa lebih nyaman sekaligus membantu menjaga kondisi kesehatan mereka saat mengikuti kegiatan belajar.
Baca Juga : Kemenkes RI Lakukan Screening TB ke Santri PP Tebuireng Jombang
“Anak-anak sebelumnya sudah kami berikan empat setel seragam gratis, termasuk seragam olahraga. Sekarang kami berikan jaket gratis. Pada Juni, Juli, Agustus hingga September, pagi hari biasanya dingin. Ini menjadi bagian dari perhatian kami kepada anak-anak, termasuk terhadap kesehatan mereka,” ujarnya.
Bagi MTs Nurul Huda, kepedulian terhadap siswa menjadi bagian dari pendidikan. Melalui seragam dan jaket gratis, madrasah menerjemahkan Kurikulum Berbasis Cinta dalam tindakan nyata sekaligus menanamkan kebersamaan, kepedulian, dan karakter di luar capaian akademik.
