Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Pendidikan

103 Siswa MIN 1 Kota Malang Siap Luncurkan Buku Antologi Nasional, Literasi Berbasis Pengalaman Pribadi Jadi Andalan

Penulis : Anggara Sudiongko - Editor : Dede Nana

25 - Jul - 2026, 17:46

Placeholder
Ratusan siswa MIN 1 Kota Malang siap menelurkan karya tulisnya lewat peluncuran buku antologi nasional (ist)

JATIMTIMES – Upaya membangun budaya literasi di lingkungan madrasah tidak berhenti pada kebiasaan membaca. Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Kota Malang kini mendorong peserta didiknya menjadi penulis muda melalui Gerakan Sekolah Menulis Bersama (GSMB) Nasional yang digelar Nyalanesia. Sebanyak 103 siswa bersiap menerbitkan karya mereka dalam sebuah buku antologi nasional setelah menyelesaikan rangkaian pendampingan penulisan selama lebih dari satu bulan.

Tahap akhir program berlangsung pada Kamis (23/7/2026) melalui sesi Mentoring dan Praktik Penulisan Cerpen yang digelar secara daring menggunakan Zoom Meeting. Meski mengusung tema penulisan cerpen, siswa MIN 1 Kota Malang justru memilih mengangkat pengalaman pribadi sebagai bahan utama tulisan mereka.

1

Model penulisan tersebut dinilai memberi ruang bagi peserta didik untuk mengolah pengalaman sehari-hari menjadi narasi yang memiliki nilai reflektif sekaligus inspiratif. Selama proses penyusunan naskah, para siswa mengikuti pendampingan melalui Learning Management System (LMS) Nyalanesia.

Baca Juga : GenBI 2026 Siapkan 90 Mahasiswa UIN Maliki Malang Jadi Agen Perubahan

Dalam sesi mentoring, peserta memperoleh pembekalan dari penulis puisi dan novel fiksi, Thomas Elisa. Ia membimbing siswa mengembangkan ide cerita, menyusun alur yang runtut, menciptakan pembuka yang menarik, hingga menyampaikan pesan secara efektif kepada pembaca.

4

Koordinator Literasi MIN 1 Kota Malang, Nisvi Sabbriani, S.Pd., mengatakan keterlibatan madrasah dalam GSMB merupakan bagian dari komitmen jangka panjang untuk memperkuat budaya literasi di lingkungan sekolah. Apalagi, MIN 1 Kota Malang sebelumnya telah memperoleh penghargaan sebagai Sekolah Aktif Literasi dari Nyalanesia.

"Anak-anak mendaftarkan diri melalui platform Nyalanesia dan mulai menulis di LMS sejak lebih dari satu bulan yang lalu," ujar Nisvi.

Selama proses tersebut, kata dia, para siswa tidak berjalan sendiri. Mereka mendapat pendampingan intensif dari lima guru penggerak literasi yang masing-masing membimbing sekitar 20 hingga 21 peserta hingga naskah dinyatakan siap diterbitkan.

2

Nisvi menjelaskan, setiap siswa diberi kebebasan menentukan pengalaman yang paling berkesan untuk dituangkan ke dalam tulisan. Dari proses itu lahir beragam kisah yang dekat dengan kehidupan mereka.

"Ada yang menulis pengalaman mengikuti program tahfiz di MIN 1 Kota Malang, motivasi berangkat ke sekolah, guru dan mata pelajaran favorit, pengalaman menghadapi perundungan atau bullying, hingga cerita selama masa liburan," jelasnya.

Menurutnya, pendekatan tersebut tidak hanya melatih kemampuan menulis, tetapi juga mengasah kemampuan peserta didik dalam merefleksikan pengalaman hidup, berpikir kritis, serta menyampaikan pesan positif melalui sebuah karya.

3

Sesi mentoring juga berlangsung interaktif. Peserta dari berbagai sekolah di Indonesia memanfaatkan kesempatan itu untuk berdiskusi langsung dengan mentor mengenai teknik penulisan, pengembangan ide, hingga penyempurnaan naskah yang telah mereka susun.

Baca Juga : Hari Anak, KKN FISIP UB Kenalkan Daur Ulang dan Literasi Digital ke Siswa SD di Malang

Keberhasilan program tersebut didukung oleh tim guru penggerak literasi MIN 1 Kota Malang yang terdiri atas Nisvi Sabbriani, S.Pd. sebagai koordinator, Murita Herliningtyas, M.Pd., Nur Rahmah, S.Ag., M.A., Rachmawati, S.H., serta Idha Fitriani, M.Pd. Kelimanya mendampingi siswa sejak tahap pencarian ide, penyusunan draf, revisi, hingga naskah dinyatakan layak diterbitkan.

Seluruh karya yang telah diselesaikan nantinya akan diterbitkan dalam buku antologi pengalaman pribadi bersama tulisan siswa dari berbagai daerah di Indonesia. Penerbitan buku tersebut menjadi penanda bahwa peserta didik MIN 1 Kota Malang tidak hanya berkembang sebagai pembaca, tetapi juga mampu menghasilkan karya tulis yang lahir dari pengalaman, refleksi, dan kreativitas mereka sendiri.

Lewat program ini, MIN 1 Kota Malang semakin memperkuat posisinya sebagai madrasah yang konsisten membangun ekosistem literasi. Tidak sekadar meningkatkan kemampuan menulis, gerakan tersebut juga menjadi ruang bagi siswa untuk menyampaikan gagasan, pengalaman, dan nilai-nilai kehidupan melalui karya yang dapat menginspirasi pembaca.


Topik

Pendidikan min 1 kota malang penulis muda buku antologi nasional gerakan sekolah menulis bersama



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Anggara Sudiongko

Editor

Dede Nana