Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Pendidikan

Gerakan Indonesia Berkiblat Mengakar di MTsN 2 Kota Malang, Ratusan Akun Rasydul Kiblat Terbentuk

Penulis : Anggara Sudiongko - Editor : Nurlayla Ratri

19 - Jul - 2026, 15:49

Placeholder
Matsandatma menegaskan komitmennya dalam mendukung Gerakan Indonesia Berkiblat melalui kegiatan pembuatan akun Rasydul Kiblat yang dipandu oleh Tim Bimas Islam dan KUA Kemenag Kota Malang (ist)

JATIMTIMES – Transformasi digital di lingkungan Kementerian Agama kini memasuki tahap yang lebih substansial. Tantangannya bukan lagi sekadar menghadirkan berbagai platform layanan keagamaan, melainkan memastikan layanan tersebut benar-benar dimanfaatkan masyarakat. Dalam konteks itu, lembaga pendidikan memiliki posisi strategis sebagai ruang membangun literasi digital keagamaan sekaligus memperluas pemanfaatan layanan publik berbasis teknologi.

Komitmen tersebut terlihat di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 2 Kota Malang. Sebanyak sekitar 950 warga madrasah yang terdiri atas peserta didik kelas VII, VIII, dan IX, guru, serta tenaga kependidikan berhasil memiliki akun Rasydul Kiblat melalui Gerakan Indonesia Berkiblat. Program yang digelar di Masjid Al Ikhlas MTsN 2 Kota Malang, belum lama ini, mendapat pendampingan langsung dari Tim Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kementerian Agama Kota Malang bersama Kantor Urusan Agama (KUA) Kedungkandang.

1

Kepala MTsN 2 Kota Malang Anita Yusianti mengatakan tingginya partisipasi warga madrasah menunjukkan bahwa transformasi layanan keagamaan berbasis digital dapat berjalan efektif ketika dibangun melalui kolaborasi antara pemerintah dan satuan pendidikan. Menurutnya, sinergi tersebut menjadi kunci agar inovasi yang dikembangkan pemerintah benar-benar dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.

Baca Juga : Ratusan Ribu Orang Hadiri Haul Masyayikh Nusantara 2026 Bersama Jemaah Sholawat Nariyah Ittisholana di Situbondo

"Kami menyampaikan terima kasih atas kepercayaan dan pendampingan yang diberikan kepada MTsN 2 Kota Malang. Seluruh proses berjalan dengan lancar berkat sinergi yang terbangun antara tim pendamping dan warga madrasah," ujar Anita.

Ia menjelaskan, keberhasilan sekitar 950 warga Matsandatama memiliki akun Rasydul Kiblat tidak hanya menunjukkan tingginya tingkat partisipasi, tetapi juga menjadi indikator kesiapan madrasah dalam mendukung transformasi layanan keagamaan yang terus dikembangkan Kementerian Agama.

"Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa warga madrasah siap mendukung Gerakan Indonesia Berkiblat. Kami juga ingin terus memperkuat sinergi dengan Kementerian Agama agar layanan keagamaan berbasis digital semakin dekat, mudah diakses, dan memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat," katanya.

Rasydul Kiblat sendiri menjadi salah satu layanan digital yang dikembangkan Kementerian Agama untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memperoleh informasi arah kiblat secara lebih akurat. Kehadiran platform tersebut mencerminkan perubahan pola pelayanan keagamaan yang kini semakin mengandalkan teknologi informasi agar dapat diakses lebih cepat, praktis, dan menjangkau masyarakat lebih luas.

Dalam konteks itu, keterlibatan madrasah memiliki arti lebih dari sekadar menjadi lokasi pelaksanaan program. Madrasah berperan sebagai ruang edukasi yang memperkenalkan sekaligus membiasakan peserta didik memanfaatkan layanan keagamaan digital secara tepat. Ketika pemahaman tersebut tumbuh sejak bangku sekolah, adopsi teknologi di bidang keagamaan berpotensi berkembang lebih luas hingga ke lingkungan keluarga dan masyarakat.

Baca Juga : LKP Baru Bermunculan, Dispendik Jember Berharap Jadi Jalan Kurangi Pengangguran 

Penguatan literasi digital ini, bagi MTsN 2 Kota Malang juga menjadi bagian dari upaya membangun kompetensi peserta didik dalam menghadapi perkembangan zaman. Penguasaan teknologi tidak hanya relevan untuk mendukung pembelajaran, tetapi juga menjadi bekal dalam mengakses berbagai layanan publik, termasuk layanan keagamaan yang kini terus bertransformasi.

Keberhasilan menghimpun sekitar 950 pengguna baru dalam satu kesempatan sekaligus memperlihatkan bahwa percepatan digitalisasi akan lebih efektif ketika dibangun melalui kolaborasi antara pemerintah dan institusi pendidikan. Pendekatan tersebut tidak hanya menghasilkan tingginya angka partisipasi, tetapi juga memperkuat kesadaran masyarakat bahwa inovasi digital akan bernilai apabila benar-benar digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui capaian tersebut, MTsN 2 Kota Malang tidak sekadar berpartisipasi dalam Gerakan Indonesia Berkiblat. Madrasah ini memperlihatkan bagaimana transformasi layanan keagamaan dapat diterjemahkan menjadi gerakan literasi digital yang melibatkan seluruh warga madrasah, sehingga inovasi yang dibangun pemerintah tidak berhenti sebagai aplikasi, melainkan berkembang menjadi budaya baru dalam memanfaatkan layanan keagamaan yang modern, akurat, dan mudah diakses.


Topik

Pendidikan mtsn 2 kota malang rasydul kiblat



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Anggara Sudiongko

Editor

Nurlayla Ratri

Pendidikan

Artikel terkait di Pendidikan