Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Olahraga

Cristiano Ronaldo Masuk Daftar, Ini 15 Legenda Sepak Bola yang Tak Pernah Angkat Trofi Piala Dunia

Penulis : Mutmainah J - Editor : Yunan Helmy

19 - Jul - 2026, 06:33

Placeholder
Cristiano Ronaldo. (Foto @cristiano)

JATIMTIMES - Menjuarai Piala Dunia merupakan impian terbesar bagi setiap pesepak bola. Trofi paling bergengsi di dunia itu menjadi simbol pencapaian tertinggi dalam karier seorang pemain, bahkan bagi mereka yang telah mengoleksi berbagai gelar di level klub maupun penghargaan individu.

Namun, sejarah sepak bola membuktikan bahwa menjadi legenda tidak selalu identik dengan menjadi juara dunia. Sejumlah pemain terbaik sepanjang masa justru harus mengakhiri karier internasional tanpa pernah mengangkat trofi Piala Dunia. Ada yang gagal di partai final, tersingkir di semifinal, hingga tak pernah merasakan tampil di putaran final karena negaranya tidak mampu lolos.

Baca Juga : LKP Baru Bermunculan, Dispendik Jember Berharap Jadi Jalan Kurangi Pengangguran 

Meski demikian, prestasi, kemampuan, dan pengaruh mereka terhadap perkembangan sepak bola dunia tetap membuat nama-nama tersebut dikenang sepanjang masa. Dihimpun dari berbagai sumber, berikut 15 legenda sepak bola yang tak pernah berhasil menjuarai Piala Dunia. 

1. Roberto Baggio (Italia)

Roberto Baggio menjadi salah satu ikon sepak bola Italia pada era 1990-an. Penampilannya di Piala Dunia 1994 nyaris membawa Gli Azzurri menjadi juara setelah mencetak lima gol pada fase gugur.

Namun, kisah itu berubah menjadi salah satu momen paling dramatis dalam sejarah Piala Dunia ketika tendangan penaltinya melambung di final melawan Brasil. Meski gagal membawa Italia juara, Baggio tetap dikenang sebagai peraih Ballon d'Or 1993 dan salah satu pemain terbaik sepanjang sejarah Italia.

2. Johan Cruyff (Belanda)

Sulit membahas sejarah sepak bola modern tanpa menyebut Johan Cruyff. Legenda Belanda ini menjadi tokoh utama lahirnya filosofi Total Football yang kemudian menginspirasi banyak klub dan tim nasional.

Cruyff membawa Belanda mencapai final Piala Dunia 1974. Meski akhirnya kalah 1-2 dari Jerman Barat, penampilan luar biasanya membuat ia dinobatkan sebagai peraih Golden Ball atau pemain terbaik turnamen.

3. Luka Modric (Kroasia)

Luka Modric menjadi sosok sentral di balik perjalanan bersejarah Kroasia menuju final Piala Dunia 2018.

Gelandang yang dikenal memiliki visi bermain luar biasa itu sukses membawa negaranya mencetak prestasi terbaik sepanjang sejarah. Walaupun kalah dari Prancis di partai final, Modric meraih Golden Ball sebelum akhirnya memenangkan Ballon d'Or pada tahun yang sama.

4. Ferenc Puskás (Hungaria)

Ferenc Puskás merupakan pemimpin generasi emas Hungaria yang dijuluki Magical Magyars.

Hungaria datang ke final Piala Dunia 1954 dengan status favorit setelah mencatat rekor panjang tanpa kekalahan. Namun, mereka secara mengejutkan kalah 2-3 dari Jerman Barat dalam pertandingan yang kemudian dikenal sebagai Miracle of Bern.

Tak hanya pemain era modern, sejumlah legenda yang membentuk sejarah sepak bola dunia juga harus menerima kenyataan pahit gagal mengangkat trofi Piala Dunia. Meski demikian, reputasi mereka sebagai pemain hebat tidak pernah luntur.

5. Paolo Maldini (Italia)

Paolo Maldini dikenal sebagai salah satu bek terbaik sepanjang sejarah sepak bola.

Selama empat kali tampil di Piala Dunia, Maldini menjadi andalan lini belakang Italia. Peluang terbaiknya meraih gelar datang pada 1994, tetapi Italia kembali harus mengakui keunggulan Brasil melalui adu penalti.

6. Eusébio (Portugal)

Legenda Portugal ini tampil luar biasa pada Piala Dunia 1966.

Dengan koleksi sembilan gol, Eusébio keluar sebagai top scorer turnamen sekaligus membawa Portugal finis di posisi ketiga. Hingga kini, penampilannya masih dianggap sebagai salah satu yang terbaik dalam sejarah Piala Dunia.

7. Oliver Kahn (Jerman)

Oliver Kahn hampir membawa Jerman menjadi juara pada Piala Dunia 2002.

Kiper berjuluk Der Titan itu tampil sangat dominan sepanjang turnamen sebelum kesalahan di partai final dimanfaatkan Ronaldo untuk membawa Brasil menang. Meski gagal juara, Kahn menjadi satu-satunya penjaga gawang yang pernah meraih penghargaan Golden Ball.

8. Michel Platini (Prancis)

Michel Platini merupakan salah satu gelandang terbaik yang pernah dimiliki Prancis.

Ia dua kali membawa Les Bleus menembus semifinal Piala Dunia, tetapi selalu gagal melangkah ke final. Di luar itu, Platini sukses mencatat sejarah dengan meraih Ballon d'Or selama tiga tahun berturut-turut.

Selain para legenda era 1960 hingga 1990-an, beberapa pemain modern juga mengalami nasib serupa. Meski memiliki karier luar biasa dan meraih banyak gelar di level klub, trofi Piala Dunia tetap belum berhasil mereka dapatkan.

Baca Juga : Pemkab Malang Perkuat Strategi Investasi dan Siapkan Kawasan Industri di Malang Selatan

9. Cristiano Ronaldo (Portugal)

Cristiano Ronaldo telah memenangkan berbagai trofi bergengsi sepanjang kariernya, mulai dari Liga Champions, Ballon d'Or, hingga Piala Eropa bersama Portugal.

Namun, satu gelar yang belum pernah masuk dalam koleksinya adalah Piala Dunia. Prestasi terbaik Ronaldo bersama Portugal terjadi pada edisi 2006 saat finis di posisi keempat. Ia juga menjadi pemain pertama yang berhasil mencetak gol di lima edisi Piala Dunia berbeda.

10. Zico (Brasil)

Zico menjadi wajah utama tim Brasil pada era 1980-an yang terkenal dengan permainan menyerang nan atraktif.

Meski diperkuat banyak pemain hebat, Brasil gagal menjadi juara setelah disingkirkan Italia pada Piala Dunia 1982. Hingga kini, tim tersebut masih sering disebut sebagai salah satu tim terbaik yang tidak berhasil mengangkat trofi.

11. Lev Yashin (Uni Soviet)

Lev Yashin merupakan legenda yang mengubah cara bermain seorang penjaga gawang.

Peraih Ballon d'Or 1963 itu tampil dalam empat edisi Piala Dunia bersama Uni Soviet. Prestasi terbaiknya adalah membawa negaranya finis di posisi keempat pada 1966. Hingga sekarang, Yashin masih menjadi satu-satunya kiper yang pernah memenangkan Ballon d'Or.

12. Alfredo Di Stéfano (Argentina/Spanyol)

Karier Alfredo Di Stéfano di level klub begitu gemilang bersama Real Madrid. Ia memenangkan lima gelar Piala Champions Eropa secara beruntun dan dua Ballon d'Or.

Namun, rangkaian nasib buruk membuatnya tidak pernah tampil di putaran final Piala Dunia, mulai dari mundurnya Argentina hingga cedera yang dialaminya menjelang Piala Dunia 1962.

13. Trio Belanda (Marco van Basten, Ruud Gullit, dan Frank Rijkaard)

Marco van Basten, Ruud Gullit, dan Frank Rijkaard membentuk salah satu generasi emas terbaik yang pernah dimiliki Belanda.

Ketiganya membawa AC Milan mendominasi Eropa sekaligus mengantarkan Belanda menjadi juara Euro 1988. Namun, saat tampil di Piala Dunia 1990, mereka gagal memenuhi ekspektasi dan tersingkir di babak 16 besar setelah kalah dari Jerman Barat. Hingga pensiun, ketiga legenda tersebut tak pernah merasakan menjadi juara dunia.

14. George Best (Irlandia Utara)

George Best dikenal sebagai salah satu pemain paling berbakat dalam sejarah sepak bola.

Legenda Manchester United itu meraih Ballon d'Or pada 1968 dan memenangkan berbagai gelar di level klub. Sayangnya, Irlandia Utara gagal lolos ke putaran final Piala Dunia selama masa kariernya sehingga Best tidak pernah tampil di turnamen tersebut.

15. George Weah (Liberia)

George Weah mencatat sejarah sebagai pemain Afrika pertama yang memenangkan Ballon d'Or.

Ketajamannya bersama AC Milan membuat namanya dikenang sebagai salah satu penyerang terbaik dunia. Namun, Weah tidak pernah tampil di Piala Dunia karena Liberia selalu gagal lolos ke putaran final.

Tak Pernah Juara, tetapi Tetap Menjadi Legenda

Piala Dunia memang menjadi pencapaian tertinggi dalam dunia sepak bola. Namun, perjalanan karier 15 pemain di atas membuktikan bahwa kebesaran seorang pesepak bola tidak hanya diukur dari trofi yang berhasil diraih.

Lewat kemampuan, prestasi individu, konsistensi, serta pengaruh besar terhadap perkembangan sepak bola dunia, nama-nama seperti Johan Cruyff, Roberto Baggio, Paolo Maldini, Luka Modric, hingga Cristiano Ronaldo tetap dikenang sebagai legenda yang menginspirasi jutaan penggemar di berbagai generasi. Warisan yang mereka tinggalkan bahkan jauh lebih besar daripada sekadar sebuah trofi Piala Dunia.


Topik

Olahraga Piala Dunia legenda sepak bola trofi Piala Dunia



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Mutmainah J

Editor

Yunan Helmy