Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Peristiwa

Selidiki Dugaan Pencemaran Laut di Banyuglugur, Polres Situbondo Temukan Cairn Pekat dan Pipa Pembuangan

Penulis : Wisnu Bangun Saputro - Editor : Nurlayla Ratri

22 - Jun - 2026, 14:32

Placeholder
Satpolairud Polres Situbondo, Satreskrim Polres Situbondo dan Polsek Banyuglugur saat melakukan pengecekan langsung lokasi, Senin (22/6/2026). (Foto: Wisnu Bangun Saputro/ JATIMTIMES)

JATIMTIMES - Polres Situbondo bergerak cepat menindaklanjuti video viral di media sosial yang menampilkan dugaan pembuangan limbah cair ke perairan di wilayah Kecamatan Banyuglugur. Sejumlah personel gabungan diterjunkan untuk melakukan penyelidikan dan memastikan kondisi sebenarnya di lapangan.

Tim gabungan yang terdiri dari Satpolairud Polres Situbondo, Satreskrim Polres Situbondo, dan Polsek Banyuglugur melakukan pengecekan langsung ke lokasi yang disebut dalam video. Pemeriksaan dilakukan baik dari permukaan laut maupun di bawah laut dengan metode penyelaman.

Baca Juga : Pasang Air Laut Hambat Surutnya Banjir di Surabaya, DSDABM Optimalkan Rumah Pompa

Kapolres Situbondo AKBP Bayu Anuwar Sidiqie melalui Kasat Polairud AKP Gede Sukarmadiyasa mengatakan langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk respons cepat atas informasi yang beredar di masyarakat sekaligus untuk memastikan ada atau tidaknya indikasi pencemaran lingkungan.

"Kami langsung melakukan pengecekan di lokasi yang disebut dalam video yang beredar. Tim melakukan pengamatan dari permukaan laut menggunakan speedboat hingga penyelaman di titik yang diduga menjadi lokasi saluran pembuangan ke perairan," ujar AKP Gede Sukarmadiyasa, Senin (22/6/2026).

Dalam proses penyelidikan, polisi juga memintai keterangan pembuat video yang sempat ramai dibagikan di media sosial. Dari hasil klarifikasi diketahui bahwa video tersebut bukan rekaman terbaru, melainkan dibuat pada tahun 2024.

Menurut AKP Gede, video itu dibuat setelah muncul keluhan dari sejumlah pelaku usaha benur terkait kondisi air laut yang saat itu dinilai keruh. Informasi tersebut kemudian menjadi salah satu dasar bagi petugas untuk melakukan pendalaman lebih lanjut.

"Berdasarkan keterangan pembuat video, rekaman tersebut dibuat sekitar tahun 2024 saat ada keluhan mengenai kualitas air laut. Informasi itu kemudian menjadi bahan awal bagi kami untuk melakukan pendalaman lebih lanjut," jelasnya.

Saat melakukan penyelaman di sekitar lokasi, petugas menemukan saluran pembuangan milik salah satu perusahaan yang masih mengeluarkan cairan berwarna pekat. Selain itu, ditemukan pula dua pipa yang membentang dari area perusahaan menuju laut dengan panjang masing-masing diperkirakan mencapai 400 meter.

Tidak hanya melakukan pemeriksaan di perairan, tim juga meninjau Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) sejumlah perusahaan yang berada di sekitar lokasi. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan proses pengolahan limbah berjalan sesuai ketentuan dan memenuhi standar lingkungan yang berlaku.

Hasil pengamatan di kawasan pesisir dan hutan mangrove menunjukkan kondisi lingkungan secara umum masih terlihat cukup baik. Meski demikian, petugas menemukan area di sekitar ujung salah satu pipa yang kondisi airnya tampak lebih keruh dan berwarna kecokelatan dibandingkan dengan perairan di sekitarnya.

Baca Juga : Harga BBM Naik dan Tahun Ajaran Baru Tiba, Motor Listrik Makin Laris di Malang

"Temuan tersebut menjadi fokus pendalaman kami. Untuk memastikan ada atau tidaknya pencemaran lingkungan, diperlukan pengujian laboratorium terhadap sampel limbah maupun kualitas air laut di sekitar lokasi," ungkap AKP Gede.

Dari hasil pemeriksaan administrasi, perusahaan yang diperiksa telah menunjukkan dokumen hasil uji limbah yang dilakukan secara berkala. Namun demikian, kepolisian menegaskan bahwa proses penyelidikan masih berlangsung dan membutuhkan verifikasi lebih lanjut melalui pemeriksaan yang independen.

Polres Situbondo berencana berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup serta laboratorium lingkungan independen untuk melakukan pengujian terhadap sampel limbah dan sistem IPAL perusahaan.

"Kami ingin memastikan seluruh proses dilakukan secara objektif dan berdasarkan hasil ilmiah. Karena itu, pemeriksaan lanjutan akan melibatkan pihak yang berwenang dan independen agar dapat diketahui apakah limbah yang dibuang telah memenuhi baku mutu lingkungan atau tidak," tegasnya.

Hingga kini, polisi masih mengumpulkan berbagai data, keterangan saksi, serta hasil pemeriksaan lapangan untuk menentukan langkah selanjutnya terkait dugaan pencemaran laut perairan di wilayah Banyuglugur. Penyelidikan dilakukan guna memastikan fakta yang sebenarnya sekaligus menjawab keresahan masyarakat yang muncul setelah video tersebut viral di media sosial.


Topik

Peristiwa Situbondo Polres Situbondo pencemaran laut banyuglugur



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Wisnu Bangun Saputro

Editor

Nurlayla Ratri

Peristiwa

Artikel terkait di Peristiwa