Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Peristiwa

Presiden RI ke-5 Megawati Resmikan Revitalisasi Istana Gebang, Perkuat Blitar sebagai Kota Bung Karno

Penulis : Aunur Rofiq - Editor : A Yahya

15 - Jun - 2026, 15:03

Placeholder
Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri meresmikan hasil revitalisasi Istana Gebang, rumah masa kecil Bung Karno, di Kota Blitar, Senin (15/6/2026). Peresmian ditandai dengan pembukaan patung Bung Karno sebagai ikon baru kawasan bersejarah tersebut. Revitalisasi Istana Gebang diharapkan memperkuat fungsi situs sebagai pusat edukasi kebangsaan dan destinasi wisata sejarah di Kota Bung Karno. (Foto: Aunur Rofiq/JatimTIMES)

JATIMTIMES – Upaya pelestarian warisan sejarah bangsa di Kota Blitar kembali menorehkan capaian penting. Presiden Republik Indonesia ke-5 Megawati Soekarnoputri meresmikan hasil revitalisasi Istana Gebang, rumah masa kecil Presiden pertama Republik Indonesia Ir. Soekarno, Senin (15/6/2026).

Peresmian tersebut menjadi salah satu agenda utama dalam rangkaian Bulan Bung Karno yang digelar Pemerintah Kota Blitar. Selain menandai selesainya rehabilitasi bangunan bersejarah tersebut, kegiatan ini sekaligus memperkuat posisi Kota Blitar sebagai pusat wisata sejarah dan edukasi kebangsaan yang menghidupkan kembali jejak perjuangan Sang Proklamator.

Baca Juga : Wajah Baru Pasar Gadang Mulai Dibentuk, Proyek Jalan Kembar Dikebut Tuntas November 2026

Acara berlangsung di kawasan Istana Gebang mulai pukul 10.15 WIB hingga 13.10 WIB. Kegiatan diawali dengan peluncuran apparel produk koperasi melalui fashion show, dilanjutkan penyambutan tamu undangan VIP dengan penampilan karawitan dan musik campursari. Suasana kebangsaan semakin terasa melalui tari pembuka Grebek Pancasila, menyanyikan lagu Indonesia Raya, mengheningkan cipta, serta lantunan lagu-lagu perjuangan.

Puncak acara ditandai dengan sambutan Megawati Soekarnoputri dan prosesi peresmian revitalisasi Istana Gebang. Dalam kesempatan tersebut dilakukan pembukaan kain selubung patung Bung Karno, penandatanganan prasasti, serta penyerahan bibit pohon pule dan sukun untuk DPC PDI Perjuangan Kota dan Kabupaten Blitar.

Megawati

Rumah Masa Kecil Bung Karno Tampil Lebih Representatif

Wali Kota Blitar H. Syauqul Muhibbin mengatakan revitalisasi Istana Gebang merupakan langkah penting untuk menjaga salah satu situs sejarah paling berharga yang dimiliki Kota Blitar.

Menurut pria yang akrab disapa Mas Ibin itu, Istana Gebang merupakan rumah yang pernah ditempati keluarga Bung Karno pada masa kecil. Setelah menjadi aset Pemerintah Kota Blitar, bangunan tersebut belum pernah mendapatkan rehabilitasi menyeluruh dalam waktu yang cukup lama.

Karena keterbatasan anggaran daerah, Pemerintah Kota Blitar kemudian mengajukan permohonan bantuan kepada DPD PDI Perjuangan Jawa Timur dan Megawati Soekarnoputri untuk melakukan rehabilitasi bangunan bersejarah tersebut.

“Alhamdulillah beliau berkenan merehabilitasi Istana Gebang. Sekarang rumah masa kecil Bung Karno sudah tampak lebih baik, lebih bagus, dan dilengkapi berbagai ornamen yang menggambarkan perjalanan hidup Bung Karno sejak kecil hingga menjadi Presiden Republik Indonesia,” ujar Mas Ibin.

Ia menjelaskan, revitalisasi tidak hanya mempercantik tampilan kawasan, tetapi juga menghadirkan berbagai elemen edukatif yang membantu pengunjung memahami perjalanan hidup Sang Proklamator.

Selain itu, patung Bung Karno yang sebelumnya ada di kawasan tersebut juga diganti dengan patung baru yang lebih representatif. Sejumlah bagian bangunan yang mengalami kerusakan akibat faktor usia turut diperbaiki secara menyeluruh.

Rumah bung karno

Bangunan Berusia Lebih dari Satu Abad

Mas Ibin menjelaskan, Istana Gebang merupakan bangunan tua yang usianya diperkirakan telah melampaui satu abad. Keluarga Bung Karno diketahui menempati rumah tersebut sejak sekitar tahun 1917, sementara bangunannya diyakini telah berdiri jauh sebelum itu.

Karena faktor usia, berbagai bagian bangunan mengalami pelapukan dan membutuhkan penanganan serius agar tetap terjaga keasliannya.

“Bangunan ini usianya lebih dari 100 tahun. Banyak bagian yang lapuk dan perlu diperbaiki. Tetapi rehabilitasi dilakukan tanpa menghilangkan keaslian bangunan. Yang rusak diganti seperti semula, termasuk gentengnya. Semua tetap mempertahankan bentuk aslinya,” jelasnya.

Proses revitalisasi berlangsung selama lebih kurang enam bulan. Hasilnya, bangunan kini tampil lebih kokoh, tertata, dan nyaman dikunjungi masyarakat.

“Sekarang sudah bagus dan kokoh. Para wisatawan bisa melihat langsung rumah masa kecil Bung Karno dan mengenang masa-masa beliau tinggal di tempat ini,” tambah Mas Ibin.

Gebang

Revitalisasi Rp4,1 Miliar dan Patung Bung Karno Setinggi Lima Meter

Baca Juga : Podcast NGODE DPRD Jatim: Benjamin Kupas Potensi dan PR Besar SMK

Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur MH Said Abdullah mengatakan revitalisasi Istana Gebang dilakukan secara menyeluruh sebagai bentuk komitmen menjaga situs bersejarah yang memiliki hubungan erat dengan perjalanan hidup Bung Karno.

Menurut Said, proyek revitalisasi tersebut menelan anggaran sekitar Rp4,1 miliar yang berasal dari gotong royong pengurus DPD PDI Perjuangan se-Indonesia.

“Renovasinya total, semuanya direnovasi. Bahkan pagarnya sekarang lebih indah dan tertata,” ujar Said.

Selain memperbaiki bangunan utama, revitalisasi juga menghadirkan patung Bung Karno setinggi lima meter karya seniman Drs. Dunadi asal Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Patung tersebut menjadi ikon baru yang memperkuat identitas kawasan sebagai rumah masa kecil Sang Proklamator.

Ke depan, pengembangan Istana Gebang tidak hanya berfokus pada aspek fisik. Pengelola juga menyiapkan berbagai fasilitas berbasis digital yang memungkinkan pengunjung mengakses informasi mengenai perjalanan hidup, pemikiran, serta perjuangan Bung Karno secara lebih interaktif.

“Anak-anak muda yang datang nantinya tinggal mengakses informasi untuk mengetahui napak tilas Bung Karno, perjuangan Bung Karno, dan sejarah Bung Karno,” kata Said.

Gebang

Bulan Bung Karno dan Semangat JAS MERAH

Peresmian Istana Gebang menjadi bagian dari rangkaian Bulan Bung Karno yang setiap tahun diperingati di Kota Blitar. Sebelumnya, Pemerintah Kota Blitar telah menggelar Grebeg Pancasila pada 1 Juni dan peringatan hari lahir Bung Karno pada 6 Juni melalui kenduri serta pagelaran wayang kulit.

Rangkaian kegiatan akan berlanjut dengan Haul Bung Karno pada 20 Juni yang diperkirakan melibatkan puluhan ribu masyarakat. Agenda tersebut diawali semaan Al-Qur’an oleh ribuan hafidz dan hafidzah, khataman Al-Qur’an, kenduri akbar, hingga ziarah ke Makam Bung Karno.

Mas Ibin menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga ingatan kolektif bangsa terhadap jasa-jasa Bung Karno.

“Saya kira JAS MERAH, jangan sekali-kali melupakan sejarah. Bung Karno adalah pemersatu bangsa dan tokoh yang membawa Indonesia menuju gerbang kemerdekaan. Bangsa yang besar adalah bangsa yang tidak melupakan pahlawannya,” tegasnya.

Ia berharap revitalisasi Istana Gebang dapat memperkuat fungsi kawasan tersebut sebagai ruang pembelajaran sejarah, destinasi wisata kebangsaan, sekaligus sarana menanamkan nilai nasionalisme kepada generasi muda.

Dengan wajah baru yang lebih representatif, Istana Gebang kini tidak hanya menjadi saksi masa kecil Bung Karno, tetapi juga menjadi ruang perjumpaan antara sejarah, pendidikan, dan semangat kebangsaan yang terus hidup di Kota Blitar, Kota Bung Karno.

Gebang

 


Topik

Peristiwa kota blitar istana gebang rumah masa kecil bung karno megawati soekarnoputri syauqul muhibbin



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Aunur Rofiq

Editor

A Yahya

Peristiwa

Artikel terkait di Peristiwa