JATIMTIMES - Dua kecelakaan lalu lintas terjadi di wilayah hukum Polresta Malang Kota pada Sabtu (13/6/2026). Insiden yang terjadi di dua lokasi berbeda tersebut melibatkan lima kendaraan dan mengakibatkan enam orang mengalami luka-luka hingga harus mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Saiful Anwar (RSSA) Malang.
Kecelakaan pertama terjadi di simpang empat Klenteng, Jalan Gatot Subroto, Kota Malang. Peristiwa tersebut melibatkan sepeda motor Honda Scoopy bernomor polisi N 2490 YAX dengan truk gandeng Mitsubishi Fuso bernomor polisi N 8386 FD.
Baca Juga : Pasca-Insiden Margorejo, Wali Kota Surabaya Minta Evaluasi Proyek Menyeluruh
Sepeda motor Honda Scoopy dikendarai Tanzillia Azizi Rokhim Alfidios (23), warga Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang, dengan membonceng Alfad Rizky Diva (24). Sementara truk Mitsubishi Fuso dikemudikan Slamet (44), warga Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang.
Kanit Gakkum Satlantas Polresta Malang Kota, Iptu Eko Prasetyo, menjelaskan bahwa kecelakaan bermula ketika Honda Scoopy melaju dari arah utara ke selatan. Saat berada di kawasan simpang empat, pengendara berupaya mendahului truk yang melaju searah di depannya melalui sisi kanan.
“Pengendara sepeda motor berusaha mendahului kendaraan truk yang berjalan searah. Pada saat yang bersamaan terjadi benturan antara kedua kendaraan tersebut,” kata Eko, Minggu (14/6/2026).
Akibat kejadian tersebut, penumpang sepeda motor, Alfad Rizky Diva, mengalami luka-luka dan harus menjalani perawatan di RSSA Malang.
Sementara itu, kecelakaan kedua terjadi di Jalan Ki Ageng Gribig, tepatnya di depan gudang Bulog, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang. Kecelakaan ini melibatkan tiga kendaraan, yakni Toyota Rush N 1590 GH, Nissan Livina N 1972 IQ, dan sepeda motor Honda Vario N 5163 EEH.
Toyota Rush dikemudikan Azam Iqbal (27), warga Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, dengan seorang penumpang bernama Amilia Inajaty (61). Sedangkan Nissan Livina dikemudikan Dimas Fahnul Jordan Samodra (29), warga Kelurahan Sawojajar, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, yang membawa tiga penumpang, yakni Endang Kustiowati (63), Dewi Usrifah (57), dan seorang balita berusia 1 tahun 2 bulan bernama Ahmad Ali Alfatih. Sedangkan sepeda motor Honda Vario dikendarai Erratika Pradhani (42), seorang guru asal Kota Malang.
Menurut Eko, kecelakaan bermula saat Toyota Rush melaju dari arah selatan menuju utara dan berusaha mendahului kendaraan yang berada di depannya. Namun, kendaraan tersebut melewati garis marka tengah jalan sehingga memasuki jalur berlawanan.
Baca Juga : Santriwati di Bawah Umur Turut Jadi Korban Dugaan Pelecehan Seksual Oknum Pengasuh Ponpes di Malang
“Mobil Toyota Rush yang hendak mendahului kendaraan di depannya melewati marka tengah jalan. Pada saat bersamaan dari arah berlawanan melaju Nissan Livina dan sepeda motor Honda Vario, sehingga kecelakaan tidak dapat dihindari,” ucap Eko.
Akibat benturan tersebut, sejumlah korban mengalami luka-luka dan dievakuasi ke RSSA Kota Malang untuk mendapatkan penanganan medis. Berdasarkan data Satlantas Polresta Malang Kota, jumlah korban luka dalam dua kejadian tersebut mencapai enam orang.
Korban terdiri dari satu penumpang sepeda motor Honda Scoopy pada kecelakaan di Jalan Gatot Subroto serta lima orang pada kecelakaan di Jalan Ki Ageng Gribig, yakni penumpang Toyota Rush, dua penumpang Nissan Livina, seorang balita penumpang Nissan Livina yang mengalami pembengkakan pada jari kaki, dan pengendara sepeda motor Honda Vario.
Petugas Satlantas Polresta Malang Kota telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan masih mendalami penyebab pasti kedua kecelakaan tersebut. Polisi juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat berkendara, terutama ketika hendak mendahului kendaraan lain.
“Kami mengimbau seluruh pengguna jalan untuk selalu memperhatikan situasi lalu lintas dan tidak memaksakan mendahului apabila kondisi tidak memungkinkan. Keselamatan harus menjadi prioritas utama,” imbau Eko.
