JATIMTIMES - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang melalui Dinas Kesehatan segera melakukan peningkatan kapasitas terhadap lima UPT puskesmas dan satu rumah sakit umum daerah (RSUD) yang tersebar di beberapa wilayah.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang drg Wiyanto Wijoyo menyampaikan, lima UPT puskesmas yang kapasitasnya bakal ditingkatkan adalaj Puskesmas Bululawang, Poncokusumo, Karangploso, Wajak dan Pamotan. Sedangkan satu RSUD yang akan ditingkatkan kapasitasnya yakni RSUD Ngantang.
Baca Juga : Kunjungi Puskesmas Poncokusumo, DPRD Malang Dorong Layanan Kesehatan Ditingkatkan
Wiyanto mengatakan, Puskesmas Bululawang saat ini sedang proses relokasi seiring menunggu selesainya pembangunan gedung puskesmas baru. Pasalnya, gedung baru Puskesmas Bululawang sudah terbangun, tetapi masih belum bisa digunakan karena masih perlu dilakukan tahap finalisasi serta pemenuhan fasilitas pendukung.
Lalu, Puskesmas Poncokusumo saat ini sedang ditingkatkan kapasitasnya. Saat ini telah terbangun gedung baru Puskesmas Poncokusumo yang juga belum bisa digunakan. Hal itu berkaitan dengan pemenuhan fasilitas pendukung. Beberapa di antaranya pagar bangunan gedung hingga paving jalan masuk ke area gedung baru Puskesmas Poncokusumo.
"Poncokusumo juga sudah ditingkatkan, tetapi masih sebagian. Kelanjutannya, kami masih menunggu anggaran," ujar Wiyanto.
Kemudian Puskesmas Karangploso juga akan ditingkatkan kapasitasnya. Wiyanto menyebut, untuk peningkatan kapasitas Puskesmaa Karangploso telah dianggarkan dari APBD Kabupaten Malang tahun anggaran (TA) 2026 sekitar Rp 1 milliar.
"Tahun ini kami akan segera melakukan perluasan Puskesmas Karangploso. Untuk peningkatan kapasitas faskes Puskesmas Karangploso itu kami anggarkan Rp 1 miliar," ucap Wiyanto.
Selanjutnya, Puskesmas Wajak juga direncanakan akan dilakukan peningkatan kapasitas. Namun, untuk saat ini diperlukan peninggian lahan di sekitar Puskesmas Wajak terlebih dahulu.
Baca Juga : Tiga Momen Bersejarah, Sekda Budiar Berikan Penghargaan untuk Satlinmas hingga Perempuan Inspiratif
"Sementara itu, lahan untuk perluasan Puskesmas Pamotan sudah ada, tetapi masih banyak pertimbangan. Ada kemungkinan direlokasi juga seperti Puskesmas Bululawang," kata Wiyanto.
Sedangkan RSUD Ngantang juga direncanakan akan dilakukan peningkatan kapasitas. Utamanya yang berkaitan dengan pelayanan di masing-masing poli di RSUD Ngantang dengan anggaran dari APBD Kabupaten Malang TA 2026 sekitar Rp 2 milliar.
"Di RSUD Ngantang nantinya akan dibangun gedung untuk tambahan poli. Sehingga bangunan yang di samping rumah sakit itu akan diganti dengan bangunan baru," pungkas Wiyanto.
