Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Pendidikan

Riset Tak Boleh Berhenti di Kampus, UIN Maliki Malang Dorong Kolaborasi PTN Jatim Berbasis Dampak Nyata

Penulis : Anggara Sudiongko - Editor : Dede Nana

16 - Apr - 2026, 18:52

Placeholder
Rektor UIN Maliki Malang, Prof Dr Ilfi Nurdiana (tengah) bersama para wakil rektor hadir dalam forum Rapat Kerja I Paguyuban Rektor PTN se-Jawa Timur yang digelar di UIN Syekh Wasil Kediri (ist)

JATIMTIMES - Gagasan bahwa riset perguruan tinggi tidak boleh berhenti sebagai produk akademik semata kembali menguat dalam forum Rapat Kerja I Paguyuban Rektor Perguruan Tinggi Negeri (PTN) se-Jawa Timur yang berlangsung di Universitas Islam Negeri (UIN) Syekh Wasil Kediri pada Rabu 15 April 2026. Forum ini tidak sekadar menjadi ruang temu administratif antar pimpinan kampus, melainkan berkembang menjadi arena konsolidasi gagasan strategis tentang masa depan riset yang lebih kontekstual, aplikatif, dan berdampak luas bagi masyarakat.

Pertemuan tersebut mengerucut pada satu persoalan mendasar yang selama ini membayangi dunia akademik, yakni lemahnya hilirisasi riset. Banyak hasil penelitian yang berhenti pada publikasi ilmiah tanpa mampu menembus ruang implementasi. Kondisi ini dinilai menghambat kontribusi nyata perguruan tinggi terhadap pembangunan daerah maupun nasional. Oleh karena itu, kolaborasi lintas kampus dipandang sebagai pendekatan yang tidak terelakkan untuk menjembatani kesenjangan antara produksi pengetahuan dan kebutuhan riil masyarakat.

4

Dalam forum strategis itu, jajaran pimpinan Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang hadir secara lengkap di bawah kepemimpinan Rektor, Prof Dr Ilfi Nur Diana. Kehadiran tersebut tidak hanya bersifat simbolik, tetapi mencerminkan posisi institusi yang semakin menempatkan riset sebagai pilar utama dalam menjalankan mandat tridarma perguruan tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat.

Baca Juga : Dua GTK MTsN 2 Kota Malang Raih Pegawai Teladan, Cerminkan Profesionalisme dan Integritas Layanan Pendidikan

Salah satu agenda utama dalam rapat kerja tersebut adalah peluncuran program Riset Kolaboratif PTN Jatim Melaju 2026 yang diresmikan oleh Khofifah Indar Parawansa. Program ini dirancang sebagai upaya sistematis untuk mengintegrasikan potensi riset yang tersebar di berbagai perguruan tinggi negeri di Jawa Timur. Selama ini, riset cenderung berjalan secara parsial dan sektoral, sehingga kurang menghasilkan dampak yang terukur dalam skala regional.

3

Melalui program ini, pemerintah daerah bersama perguruan tinggi berupaya membangun ekosistem riset yang lebih terkoordinasi. Fokus utama diarahkan pada pengembangan inovasi di bidang transformasi digital dan ekonomi hijau yang sejalan dengan agenda Sustainable Development Goals. Dengan demikian, riset tidak hanya berorientasi pada kebaruan ilmiah, tetapi juga pada kebermanfaatan jangka panjang bagi pembangunan berkelanjutan.

Dalam perspektif akademik yang lebih luas, forum ini juga menyoroti perlunya reposisi paradigma riset. Perguruan tinggi dituntut untuk bergerak dari pendekatan knowledge-based menuju impact-based research. Artinya, keberhasilan riset tidak lagi semata diukur dari jumlah publikasi atau indeks sitasi, melainkan dari sejauh mana hasil penelitian mampu diadopsi oleh masyarakat, industri, maupun pemerintah.

2

Rektor UIN Maliki Malang, Prof Ilfi, menegaskan bahwa transformasi paradigma riset di lingkungan perguruan tinggi merupakan keniscayaan yang tidak dapat lagi ditunda. Ia memandang bahwa perubahan ini menjadi titik krusial dalam merespons dinamika zaman yang menuntut peran kampus lebih dari sekadar pusat produksi pengetahuan.

Menurutnya, orientasi riset harus bergeser dari sekadar capaian akademik menuju pemanfaatan ilmu yang memiliki nilai guna nyata. Riset, kata dia, perlu dirancang sejak awal dengan mempertimbangkan relevansi terhadap persoalan riil masyarakat, sehingga hasilnya tidak berhenti pada publikasi ilmiah semata, melainkan berlanjut pada implementasi yang berdampak.

“Riset harus menjawab tantangan zaman,” ujarnya singkat.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa kolaborasi menjadi elemen kunci dalam memastikan riset memiliki daya jangkau yang lebih luas. Sinergi antarperguruan tinggi dinilai mampu memperkuat kapasitas keilmuan sekaligus mempercepat proses hilirisasi inovasi.

“Kolaborasi penting agar riset berdampak,” tambahnya.

Baca Juga : Waspada Ledakan PHK, DPRD Jatim Minta Pemprov Segera Rumuskan Langkah Mitigasi

Ditegaskan lagi, bahwa perguruan tinggi memiliki tanggung jawab epistemik sekaligus sosial. Dalam konteks ini, riset tidak boleh terjebak dalam menara gading akademik, tetapi harus hadir sebagai solusi atas persoalan konkret yang dihadapi masyarakat. Oleh karena itu, penguatan riset terapan menjadi strategi utama yang kini didorong oleh UIN Malang.

Lebih jauh, keterlibatan aktif dalam program kolaboratif ini juga menjadi bagian dari upaya institusi untuk memperluas jejaring akademik sekaligus meningkatkan relevansi keilmuan. Kolaborasi antar kampus memungkinkan terjadinya pertukaran sumber daya, baik dalam bentuk keahlian, infrastruktur, maupun data riset. Dengan pendekatan ini, diharapkan lahir inovasi yang lebih komprehensif dan memiliki daya saing tinggi.

Forum Rapat Kerja ini pada akhirnya menjadi penanda penting bahwa sinergi antarperguruan tinggi negeri di Jawa Timur mulai bergerak menuju pola yang lebih terstruktur dan berorientasi hasil. Jika dijalankan secara konsisten dan berkelanjutan, program Jatim Melaju 2026 berpotensi menjadi model integrasi riset daerah yang tidak hanya produktif secara akademik, tetapi juga transformatif dalam menjawab kebutuhan pembangunan.

Dengan arah kebijakan yang semakin menekankan pada dampak nyata, perguruan tinggi diharapkan mampu mengambil peran sebagai motor penggerak inovasi daerah. Riset tidak lagi berhenti di ruang seminar atau jurnal ilmiah, tetapi menjelma menjadi solusi konkret yang dirasakan langsung oleh masyarakat luas.


Topik

Pendidikan uin maliki malang riset riset perguruan tinggi rektor uin maliki malang



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Anggara Sudiongko

Editor

Dede Nana