Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Peristiwa

Hari Air Sedunia 2026, Perumda Tirta Kanjuruhan Gelar Jelajah Sumber Air Libatkan Peran Perempuan

Penulis : Tubagus Achmad - Editor : Yunan Helmy

15 - Apr - 2026, 18:45

Placeholder
Tampak kawasan wisata Sumber Pitu di Desa Duwet Krajan, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang. (Foto: Dok. Perumda Tirta Kanjuruhan)

JATIMTIMES - Pada momentum Hari Air Sedunia tahun 2026, Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Kanjuruhan menggelar jelajah sumber air dengan melibatkan peran perempuan di kawasan wisata Sumber Pitu, Desa Duwet Krajan, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang. Kegiatan ini mengusung tema "Water and Gender: Where Water Flows, Equality Grows". 

Direktur Utama Perumda Tirta Kanjuruhan Syamsul Hadi menyampaikan, kegiatan jelajah sumber air ini merupakan salah satu wujud komitmen dari Perumda Tirta Kanjuruhan dalam menjaga kelestarian alam dan kesetaraan peran dalam pengelolaan sumber daya air. 

Baca Juga : Viral Suami Ternyata Perempuan, Intan Tambah 3 Laporan ke Polisi

Menurut Syamsul, aksi jelajah sumber air bukan sekadar perjalanan fisik menuju titik mata air, melainkan juga menjadi sebuah manifestasi nyata dalam memperkuat keterlibatan perempuan dalam menjaga ketahanan air di wilayah Kabupaten Malang.

Ia menjelaskan, tema "Water and Gender: Where Water Flows, Equality Grows" diangkat untuk menegaskan bahwa akses terhadap air bersih dan pelestarian sumber air berkaitan erat dengan kesetaraan gender. Dalam aksi jelajah ini, keterlibatan perempuan dilibatkan secara aktif, mulai dari identifikasi kondisi fisik sumber air hingga evaluasi dampak lingkungan di sekitar area tangkapan air.

"Perempuan adalah manajer air yang paling ulung di tingkat rumah tangga. Dengan melibatkan  mereka secara aktif dalam aksi jelajah sumber ini, kami ingin memastikan bahwa kebijakan  pengelolaan air kami lebih inklusif, empatik dan berkelanjutan," ungkal Syamsul, Rabu (15/4/2026).

Syamsul menuturkan, seluruh jajaran melakukan monitoring langsung terhadap beberapa titik sumber air yang menjadi tulang punggung pelayanan di wilayah timur Malang. Poin-poin utama yang menjadi fokus antara lain yakni observasi debit air untuk memastikan ketersediaan air tetap stabil untuk melayani pelanggan; peninjauan lingkungan dengan melakukan penanaman pohon di sekitar area sumber mata air; edukasi inklusif berupa kegiatan dialog dengan masyarakat sekitar sumber mata air mengenai pentingnya menjaga kebersihan area mata air dari sampah dan limbah.

Lebih lanjut, pihaknya menyebutkan, melalui kegiatan jelajah sumber air ini, Perumda Tirta Kanjuruhan berharap dapat mewujudkan sebuah standar baru dalam pengelolaan air yang tidak hanya mengandalkan aspek teknis-maskulin, tetapi juga menyentuh aspek sosial-humanis yang dibawa oleh perspektif perempuan.

"Aksi jelajah sumber air ini diharapkan dapat mempererat koordinasi antar unit layanan, khususnya Tumpang, Pakis, Jabung, Sawojajar dan Poncokusumo, dalam menjaga aliran air  yang tidak hanya lancar secara kuantitas, tetapi juga terjaga kualitas dan keberlanjutannya bagi 
generasi mendatang," ujar Syamsul. 

Sementara itu, pada momentum Hari Air Sedunia 2026 dan jelajah sumbe air, Perumda Tirta Kanjuruhan juga menyalurkan corporate social responsibility (CSR) berupa pembagian paket sembako untuk masyarakat di sekitar Sumber Pitu, Desa Duwet Krajan, Kecamatan Tumpang. 

Baca Juga : Dorong Diplomasi Kuota, Puguh DPRD Jatim: War Tiket Haji Bukan Solusi Tepat

Selain itu, Perumda Tirta Kanjuruhan meluncurkan program subsidi pemakaian air sebesar 10 meter kubik yang dikhususkan bagi pelanggan dari kategori lanjut usia dan penyandang disabilitas. 

"Sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan, Perumda Tirta Kanjuruhan tidak hanya fokus pada aspek teknis, tetapi juga menyentuh aspek kesejahteraan warga sekitar sumber," tutur Syamsul. 

Pihaknya menegaskan, air merupakan hak dasar bagi seluruh masyarakat Kabupaten Malang. Melalui kegiatan jelajah sumber air dengan mengusung tema "Water and Gender: Where Water Flows, Equality Grows", pihaknya ingin memastikan bahwa tidak ada kelompok yang tertinggal. 

"Pemberian subsidi 10 meter kubik bagi lansia dan penyandang disabilitas adalah langkah nyata kami dalam mewujudkan keadilan akses air bersih," pungkas Syamsul. 


Topik

Peristiwa Perumda Tirta Kanjuruhan Hari Air Sedunia 2026 jelajah sumber air perempuan



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Tubagus Achmad

Editor

Yunan Helmy