Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Ekonomi

Penjualan Motor Listrik di Malang Naik 30 Persen, ASN Dominasi Pembelian

Penulis : Irsya Richa - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

11 - Apr - 2026, 20:52

Placeholder
Sepeda listrik yang dijual di diler Kota Malang. (Foto: Irsya Richa/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Penjualan motor listrik di Kota Malang menunjukkan tren peningkatan dalam beberapa waktu terakhir. Sejak Maret 2026, permintaan kendaraan ramah lingkungan ini tercatat naik sekitar 30 persen, seiring adanya imbauan penghematan bahan bakar minyak (BBM), khususnya bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Kenaikan ini terasa langsung di sejumlah diler Kota Malang. Salah satunya, Mister E-Bike yang berada di kawasan Jalan Letjen Sutoyo, Kecamatan Klojen, aktivitas pembelian terlihat lebih ramai dibanding bulan-bulan sebelumnya. Banyak konsumen mulai melirik motor listrik sebagai alternatif kendaraan harian, terutama untuk menghindari penggunaan BBM.

Baca Juga : Usulan Kursi-Meja Dicoret, RT Berkelas 2027 Diminta Lebih Tepat Sasaran

Manager Store Mister E-Bike, Yulia, menyebut bahwa peningkatan penjualan mulai terasa sejak kebijakan imbauan hemat BBM diberlakukan. “Sejak Maret, penjualan naik sekitar 30 persen. Banyak yang mulai beralih karena pertimbangan efisiensi,” katanya.

Menurutnya, produk yang paling banyak diminati berada pada kisaran harga menengah, antara Rp 7 juta hingga Rp 18 juta. Dua tipe yang paling sering dipesan adalah U Winfly M90G dan M110F.

Selain harga yang relatif terjangkau, fitur yang ditawarkan juga cukup lengkap, mulai dari teknologi pintar, pengisian daya cepat, hingga kecepatan maksimal mencapai 85 kilometer per jam. “Start harga Rp 11 juta, jadi sangat ramah di kantong,” tambah Yulia.

Hal serupa juga terjadi di diler motor listrik lain di Kota Malang. Manager Marketing Ofero Malang Kota, Endy Yusril, menjelaskan bahwa lonjakan pembelian didominasi oleh kalangan ASN yang mulai melakukan pre-order.

“Dari orang pemerintahan sudah mulai ke sini dan pre-order motor listrik atau sepeda listrik,” jelas Endy.

Tipe Stareer 5 Lithium menjadi yang paling banyak diburu konsumen. Motor ini dibekali daya 1.200 watt, mampu melaju hingga 60 kilometer per jam, dengan jarak tempuh sekitar 65 kilometer. Harganya pun cukup kompetitif, mulai Rp 12 juta.

Baca Juga : Bursa Calon Sekda Kota Batu Memanas, 9 Pejabat Senior Tereliminasi Batas Usia

Selain itu, tipe Picassio juga menarik perhatian pembeli yang menginginkan performa lebih tinggi. Dengan tenaga 2.500 watt, motor ini mampu mencapai kecepatan hingga 85 kilometer per jam dan menempuh jarak hingga 100 kilometer. “Khusus Picassio harganya mulai Rp 18 juta,” imbuhnya.

Lonjakan permintaan terlihat dari angka penjualan yang meningkat signifikan. Jika biasanya satu diler hanya mampu menjual sekitar 20 unit dalam sebulan, kini dalam waktu satu minggu saja sudah terjual lebih dari separuhnya.

“Baru satu minggu sudah ada 11 unit yang terjual. Untuk Stareer 5 Lithium saja, sudah tujuh unit kami kirim ke konsumen,” kata Endy.

Permintaan pun masih terus berdatangan. Beberapa unit bahkan sudah dipesan dan tinggal menunggu pengiriman dari pusat. “Sudah ada lima unit lagi yang deal, tinggal menunggu barang datang untuk kami antar ke pelanggan,” ucapnya.


Topik

Ekonomi Motor Listrik U Winfly penjualan motor listrik kendaraan listrik Kota Malang



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Irsya Richa

Editor

Sri Kurnia Mahiruni