Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Pendidikan

Libur Sekolah Dimulai, Orang Tua Diminta Waspadai Aktivitas Anak di Luar Rumah

Penulis : Riski Wijaya - Editor : Yunan Helmy

16 - Mar - 2026, 19:21

Placeholder
ilustrasi.(Foto: Istimewa).

JATIMTIMES - Libur panjang sekolah menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H resmi dimulai. Sejak Senin (16/3), aktivitas belajar mengajar di seluruh satuan pendidikan di Kota Malang dihentikan sementara hingga 29 Maret mendatang.

Namun di balik masa libur tersebut, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang justru mengingatkan adanya dua hal penting yang perlu menjadi perhatian bersama.  Yakni pengawasan orang tua terhadap aktivitas anak dan pengamanan fasilitas sekolah yang ditinggalkan selama liburan.

Baca Juga : Hukum Merayakan Lebaran Ketupat dalam Islam, Tradisi Jawa yang Sarat Makna Silaturahmi

Kepala Disdikbud Kota Malang Suwarjana menegaskan bahwa selama libur sekolah, peran pengawasan sepenuhnya berada di tangan keluarga. Karena itu, ia meminta para orang tua lebih aktif memantau kegiatan anak agar tetap berada dalam aktivitas yang positif.

"Harapan kami, boleh bersuka cita merayakan kemenangan Idul Fitri. Namun demikian, harus ingat bahwa kita ini ada di tengah masyarakat yang melihat dan menyoroti. Kami meminta orang tua benar-benar mengawasi anak-anaknya," ujar Suwarjana.

Menurut dia, pengawasan tersebut penting untuk mencegah aktivitas yang justru berpotensi menimbulkan gangguan di masyarakat selama masa libur. Beberapa di antaranya seperti bermain petasan secara berlebihan hingga kecanduan bermain gim.

Apalagi selama libur sekolah, aktivitas anak berada di luar jangkauan pengawasan pihak sekolah. Karena itu, keluarga menjadi garda terdepan dalam memastikan kegiatan anak tetap terkendali. "Karena konteksnya sudah di luar jangkauan kami, maka ayo saling mengawasi," tambahnya.

Selain pengawasan terhadap siswa, Suwarjana juga memberikan perhatian khusus pada kondisi sekolah yang akan kosong selama libur panjang. Ia meminta kepala sekolah, guru, serta tenaga kependidikan untuk memperketat pengamanan sarana dan prasarana.

Hal tersebut penting untuk mengantisipasi potensi kerusakan maupun gangguan keamanan di lingkungan sekolah yang ditinggalkan sementara waktu.

"Tolong pengamanan sarana prasarana di sekolah ini juga kami harapkan supaya diperketat," tegasnya.

Baca Juga : 7 Ide Kegiatan Seru di Kampung Halaman Saat Mudik Lebaran

Di sisi lain, Suwarjana juga memastikan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) turut dihentikan sementara selama masa libur sekolah berlangsung. Menurutnya, distribusi makanan tidak efektif dilakukan ketika siswa sedang tidak berada di sekolah.

Selain itu, masa jeda ini diharapkan dapat menjadi momentum evaluasi bagi pelaksana program, khususnya Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), agar kualitas paket makanan yang diberikan kepada siswa dapat semakin ditingkatkan.

Beberapa waktu terakhir, Disdikbud Kota Malang memang menerima sejumlah laporan dan masukan terkait aspek gizi dalam paket MBG yang diterima siswa.

"MBG juga pasti libur. Apalagi libur hari raya ini kan jarang orang ada di rumah, kalau dikirim ke rumah pun nanti malah sia-sia. Saya harap teman-teman pelaksana SPPG nanti makin lebih hati-hati dan disesuaikan dengan aturan serta nilai gizinya," pungkasnya.


Topik

Pendidikan Libur sekolah Kota Malang Disdikbud Kota Malang aktivitas anak



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Riski Wijaya

Editor

Yunan Helmy