JATIMTIMES - Menjelang Hari Raya Idulitri, geliat usaha kue kering di Kota Malang mulai terasa. Para pembuat kue rumahan kini disibukkan dengan lonjakan pesanan dari konsumen yang mulai mempersiapkan sajian khas Lebaran untuk keluarga dan tamu.
Meski Lebaran masih sekitar 13 hari lagi, permintaan kue kering terus meningkat. Pesanan bahkan sudah masuk sejak awal Ramadan dan hingga kini masih terus berdatangan.
Baca Juga : BPJS Kesehatan Pastikan Layanan JKN Tetap Buka Selama Libur Lebaran 2026
Aktivitas tersebut salah satunya terlihat di usaha kue kering rumahan Sweet Treats yang berada di Jalan Satria Barat, Kecamatan Blimbing, Kota Malang. Berbagai jenis kue kering mulai diproduksi untuk memenuhi pesanan pelanggan yang ingin menyajikan hidangan manis saat Lebaran nanti.
Pemilik Sweet Treats, Marieta, menuturkan bahwa usaha kue kering miliknya sebenarnya sudah dirintis sejak enam tahun lalu. Namun dalam perjalanannya sempat berhenti sementara sebelum akhirnya kembali dijalankan.
"Sebenarnya, usaha pembuatan kue kering ini sudah berjalan sejak enam tahun yang lalu. Namun, karena ada kesibukan dan berbagai macam hal, maka dua tahun belakangan sempat vakum sementara dan kini kembali berlanjut," ujarnya.
Memasuki Ramadan tahun ini, pesanan mulai kembali mengalir. Bahkan banyak pelanggan lama yang kembali memesan kue buatannya. "Alhamdulillah, banyak yang memesan. Khususnya, konsumen yang lama-lama itu kembali order," tambahnya.
Untuk menyambut Lebaran 2026, Marieta menyiapkan enam varian kue kering yang menjadi favorit pelanggan. Mulai dari Nanas Tart, Kastengel, Putri Salju, Choco Chips, Sago Cheese hingga Cheese atau Garlic Stick.
Harga yang ditawarkan berkisar antara Rp40 ribu hingga Rp60 ribu per toples dengan ukuran 600 mililiter. Harga tersebut menyesuaikan dengan jenis serta berat kue yang diproduksi.
Di antara berbagai varian yang ditawarkan, kue sagu keju menjadi produk yang paling banyak diburu pembeli. Teksturnya yang lembut dan rasa kejunya yang khas membuat kue ini menjadi favorit saat Lebaran.
Baca Juga : Sempat Ditertibkan, Polisi Kembali Bongkar Arena Judi Sabung Ayam di Pakisaji
"Yang paling banyak diminati konsumen dan menjadi best seller adalah kue Sago Cheese atau sagu keju. Karena secara tekstur saat dimakan, bisa lumer empuk karena ada isi kejunya," ungkapnya.
Marieta juga mengakui bahwa harga bahan baku kue kering tahun ini mengalami kenaikan. Meski demikian, ia tetap berupaya menjaga kualitas produknya agar pelanggan tetap puas.
Ia memilih menyesuaikan harga jual dibandingkan harus mengurangi kualitas bahan yang digunakan.
"Untuk harganya disesuaikan juga dengan harga bahan baku, jadi sedikit ada kenaikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Namun, konsumen sudah memaklumi hal tersebut," pungkasnya.
Lonjakan pesanan kue kering ini menjadi berkah tersendiri bagi para pelaku usaha rumahan di Kota Malang. Tradisi menyajikan kue kering saat Lebaran pun masih menjadi kebiasaan yang terus dijaga oleh masyarakat.
