JATIMTIMES - Di balik keagungan penciptaan alam semesta oleh Alloh SWT, ternyata Al-Qur'an tidak hanya berbicara tentang pedoman hidup, tetapi juga memberikan isyarat sains yang akurat. Pada kali ini kita akan coba membahas bagaimana ayat-ayat suci, menggambarkan penciptaan 7 lapis langit, 7 lapis bumi, serta secara saintifik misteri yang ada dalam penciptaan telur ayam, bebek atau hewan semisal lainnya.
Dalam penciptaan 7 langit, sebagaimana Alloh menurunkan ayatnya, yaitu dalam surat At Thalaq (65) ayat 12, yang artinya: Allahlah yang menciptakan tujuh langit dan (menciptakan pula) bumi seperti itu. Perintah-Nya berlaku padanya agar kamu mengetahui bahwa Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu dan ilmu Allah benar-benar meliputi segala sesuatu.
Baca Juga : Amalan Pagi Setelah Subuh: Baca 4 Surah Ini agar Terlindungi dan Dicukupkan
Biasanya, apalagi dalam peringatan Isro Mi’roj, yang sering dibahas Adalah adanya langit ketujuh. Artinya, kalau ada langit ke tujuh, tentunya juga ada langit, mulai yang ke satu sampai ke enam. Kali ini kita tidak akan membahas yang berkenaan dengan 7 lapis langit, tapi justru 7 lapis bumi, dan misteri dari penciptaan telur ayam/bebek atau sejenisnya.
Dalam ilmu Seismologi, dimana gelombang seismik atau gelombang merambat, ternyata secara perambatan gelombang (hukum Snellius, Huygen dan azaz Fermat juga berlaku), maka terdapat gelombang body (gelombang Longitudinal dan Transversal) yang menunjukkan adanya lapisan bumi yang juga sampai 7 lapis. Lapisan tersebut, mulai dari dalam ke luar adalah: inti dalam (inner core), inti luar (outer core), mantel dalam (inner mantle), mantel luar (outer mantle), Astenosfer, Zona Transisi (ada zona Mohorovic), dan kerak bumi (crust). Terlihat pada gambar:

Gambar 1. Susunan tujuh lapis bumi, dari luar ke dalam. (Foto: istimewa)
Dari mana bisa diketahui adanya susunan seperti ini. Ternyata dalam penjalaran gelombang gempa, dengan di tandai terjadinya gempa bumi, yang ada di sebalik dari tempat kita berada, dan akhirnya bisa terekam di stasiun seismometer milik BMKG (yang di Indonesia), atau Lembaga lainnya yang di luar Indonesia, gelombang tersebut bisa dilacak penjalarannya, hingga sampai di seismometer tersebut. Penjalaran tersebut, bisa digambarkan seperti gambar 2 berikut:

Gambar 2. Penjalaran gelombang gempa, yang akhirnya bisa menjelaskan model lapisan lapisan dari bumi. Gelombang P adalah gelombang Longitudinal, dan gelombang S adalah gelombang Transfersal. (FOTO: istimewa)
Misteri lapisan yang ada pada telur
Sebutir telur ayam, ternyata bukan sekadar bahan makanan yang sering kita jumpai, melainkan sebuah sistem biologis, yang mana system ini adalah sangat kompleks. Jika kita telusuri, proses pembentukannya di dalam tubuh induk ayam adalah sebuah perjalanan yang menakjubkan, di mana setiap lapisan dan bagian telur diciptakan dengan fungsi spesifik untuk menyokong dan melindungi sebuah kehidupan baru. Sebutir telur tersebut, susunannya bukanlah merupakan susunan yang sembarangan. Ternyata, dalam surat Ali ‘Imran Ayat 27, yang artinya: Engkau masukkan malam ke dalam siang dan Engkau masukkan siang ke dalam malam. Engkau keluarkan yang hidup dari yang mati, dan Engkau keluarkan yang mati dari yang hidup. Dan Engkau beri rezeki siapa yang Engkau kehendaki tanpa hisab (batas)".
Secara spesifik, sependek pengetahuan penulis, kejadian telur tidak diterangkan di dalam al Qur’an. Penulis tidak akan membahas secara proses biologi, namun seperti yang tertulis di judul atas, bahwa korelasi antara 7 lapis langit, tujuh lapisan bumi dan lapisan yang ada pada telur bisa diterangkan seperti gambar 3:

Gambar 3. Susunan fisik dari telur ayam. Ada kulit, ada putih telur dan ada kuning telur. (FOTO: istimewa)
Dari susunan telur ini, akan kita coba bandingkan dengan susunan dari bumi, terlihat pada gambar 4.

Bumi VS Telur

Diketahui, dari gambar dan penjelasan pada bagian awal, bahwa jari jari bumi sekitar 6370 km, dan ketebalan litosfer sekitar 100 km. Kalau kita bandingkan antara tebal litosfer dan ketebalan bumi (jari jari bumi), adalah 100 km/6370 km, yaitu sekitar 2%.
Coba kita lihat untuk telur.
Jari jari telur sekitar 1,9 cm, dan ketebalan kulit cangka alah sekitar 0,038 cm. Maka kalau kita bandingkan, 0,038 cm/1,9 cm, adalah juga sekitar 2%
Apakah hal berikut terjadi secara kebetulan? Alloh, tidaklah menjadikan segala sesuatu itu secara kebetulan, semuanya ada dalam kendali dan kehendakNya. Semuanya Adalah dalam rangka agar manusia berpikir, dan selanjutnya lebih bertakwa kepada Alloh SWT. Alloh SWT telah mengisyaratkan kepada kita, yaitu di surat Ali Imron (3): 190-191. Dan Keutamaan orang berilmu, juga di isyaratkan dalam surat al Mujadalah (58) : 11. Yang artinya: Allah niscaya akan mengangkat orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat. Allah Mahateliti terhadap apa yang kamu kerjakan.
Baca Juga : Ramadan Bergema di Balik Jeruji Lapas Malang, Tarawih dan Tadarus Hidupkan Semangat Hijrah Warga Binaan
Oleh karena itu, marilah kita terus mencoba mengkaji ayat ayat Alloh, baik yang di Al qur’an sebagai panduan utama, dan juga ayat ayat kauniah, yang itu kesemuanya juga ayat Alloh swt.
Tentang Penulis
Prof. Adi Susilo
- KPS Teknik Geofisika, Universitas Brawijaya
- Ketua Pusat Studi Kebumian dan Mitigasi Bencana, Universitas Brawijaya
- Ketua 1, Pengurus Pusat Akademisi dan Saintist Indonesia.
