Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Pemerintahan

Anggaran Minim, Wabup Lathifah Minta Dispora-KONI Kerja Sama dengan UM dan Manfaatkan CSR Perusahaan

Penulis : Tubagus Achmad - Editor : Dede Nana

15 - Feb - 2026, 14:35

Placeholder
Wakil Bupati Malang Lathifah Shohib saat ditemui usai membuka Musorkablub KONI Kabupaten Malang tahun 2026 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Malang, Sabtu (14/2/2026). (Foto: Tubagus Achmad/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Wakil Bupati Malang Lathifah Shohib meminta kepada Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Malang dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Malang menjalin kerja sama dengan Universitas Negeri Malang (UM) serta memanfaatkan Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan untuk menambah kekurangan anggaran bidang keolahragaan. 

Hal itu disampaikan Lathifah saat menghadiri kegiatan Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa (Musorkablub) KONI Kabupaten Malang tahun 2026 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Malang. Ia menyadari, dikarenakan kebijakan efisiensi anggaran, alokasi anggaran untuk bidang keolahragaan juga terpangkas. 

Baca Juga : Jalankan Instruksi Presiden, 61.500 Warga Surabaya Gelar Kerja Bakti Massal Peringati HPSN 2026

Di mana khusus dana hibah yang difokuskan untuk pembinaan para atlet melalui KONI Kabupaten Malang dan Asosiasi Kabupaten PSSI Kabupaten Malang di tahun 2026 sebesar Rp 1,4 milliar. Yakni dana hibah sebesar Rp 900 juta untuk KONI Kabupaten Malang, sedangkan dana hibah sebesar Rp 500 juta untuk Asosiasi Kabupaten PSSI Kabupaten Malang. 

Alokasi dana hibah tersebut turun jika dibandingkan dengan dana hibah yang diterima KONI Kabupaten Malang dan Asosiasi Kabupaten PSSI Kabupaten Malang pada tahun 2025 lalu. Pasalnya, di tahun 2025 lalu dana hibah yang diterima sebesar Rp 2,5 milliar. Di mana pada tahun tersebut, Kabupaten Malang menjadi salah satu tuan rumah gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur ke-IX tahun 2025. 

Sehingga, dengan kondisi anggaran yang minim tersebut, Lathifah mencetuskan ide agar Dispora Kabupaten Malang dan KONI Kabupaten Malang segera menjalin kerja sama dengan UM. Pasalnya, UM merupakan kampus di wilayah Malang Raya yang memiliki Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK). 

"Saya kira bisa memanfaatkan UM untuk memberikan pembinaan kepada teman-teman atlet Kabupaten Malang. Karena UM juga memiliki Fakultas Ilmu Keolahragaan. Jadi jangan karena (anggaran) pembinaan kita kurang akhirnya (atlet) lari ke Kota Malang dan daerah lain yang menurut mereka pembinaannya lebih bagus," ungkap Lathifah kepada JatimTIMES.com. 

Selain itu, pihaknya juga sempat memiliki ide atau konsep bapak asuh untuk masing-masing cabor. Di mana konsep bapak asuh ini dapat menggandeng perusahaan-perusahaan di Kabupaten Malang yang jumlahnya sangat banyak. 

"Saya punya pikiran untuk mencarikan bapak asuh untuk masing-masing cabor. Misalnya untuk voli kita minta perusahaan apa kita mintakan CSR nya. Jadi seperti Djarum itu kan bulutangkis. Itu pernah kita diskusikan dengan teman-teman," tutur Lathifah. 

Baca Juga : Zia'ul Haq Sampaikan Permohonan Maaf Usai Naik Meja: Kami Naik Meja Karena Pimpinan Sidang Tidak Fair

Menurut perempuan yang dulu pernah duduk sebagai Anggota DPR RI ini, dengan adanya konsep bapak asuh bagi masing-masing cabor yang melibatkan banyak perusahaan untuk dapat mengarahkan CSR-nya ke pembinaan atlet di masing-masing cabor, maka bisa menjadi solusi atas anggaran yang minim untuk pembinaan atlet di masing-masing cabor. 

"Adanya bapak asuh dari perusahaan itu, dengan memanfaatkan CSR nya itu, besarannya tergantung perusahaan itu, maka akan berdampak terhadap pembinaan atlet," ujar Lathifah. 

Pasalnya, Kabupaten Malang dengan status wilayah terluas kedua dan penduduk terbanyak kedua di Provinsi Jawa Timur memiliki banyak potensi atlet di berbagai cabang olahraga. Di mana para atlet pasti memiliki obsesi maksimal untuk meraih prestasi di tingkat regional, nasional bahkan internasional. Maka, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang melalui Dispora dan KONI Kabupaten Malang dapat memberikan pembinaan yang lebih bagus dengan berbagai cara tersebut. 

Lebih lanjut, pada ajang Porprov Jawa Timur ke-X tahun 2027 yang akan digelar di Kota Surabaya mendatang, pihaknya menargetkan bisa berakhir di urutan kedua. "Minimal urutan kedua lah. Karena kalau mengalahkan Surabaya kan angel (sulit). Karena mereka PAD nya juga besar," pungkas Lathifah.


Topik

Pemerintahan wabup malang koni kabupaten malang dispora kabupaten malang anggaran koni



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Tubagus Achmad

Editor

Dede Nana

Pemerintahan

Artikel terkait di Pemerintahan