Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Pemerintahan

Bupati Blitar Resmikan SPPG Pesantren Al Falah, Perkuat Peran Santri dalam Program Gizi Nasional

Penulis : Aunur Rofiq - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

05 - Feb - 2026, 14:54

Placeholder
Bupati Blitar Rijanto meresmikan SPPG Jeblok 1 di Pondok Pesantren Al Falah, Desa Jeblog, Kecamatan Talun, Rabu (4/2/2026).(Foto: Prokopim Pemkab Blitar)

JATIMTIMES — Pemerintah Kabupaten Blitar terus memperluas dukungan terhadap kebijakan pembangunan nasional di sektor pemenuhan gizi. Komitmen itu ditandai dengan peresmian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Jeblok 1 milik Yayasan Lembaga Islam Bumi Aswaja di Pondok Pesantren Al Falah, Desa Jeblog, Kecamatan Talun, oleh Bupati Blitar Drs. H. Rijanto, M.M., Rabu (4/2/2026).

Peresmian SPPG tersebut menjadi tonggak penting keterlibatan lembaga pendidikan keagamaan dalam mendukung program strategis pemerintah pusat, sekaligus memperluas jangkauan layanan gizi berbasis komunitas. Kehadiran SPPG di lingkungan pondok pesantren dinilai sebagai langkah maju dalam menyatukan agenda pembangunan manusia dengan nilai-nilai kemandirian sosial.

Baca Juga : OSN 2026 Resmi Dibuka! Ini Link Pendaftaran, Jadwal Lengkap, dan Syarat Peserta SD, SMP, hingga SMA

Dalam sambutannya, Bupati Rijanto menegaskan bahwa SPPG Pesantren Al Falah bukan sekadar unit layanan, melainkan bagian dari upaya membangun kualitas sumber daya manusia sejak dini. Menurutnya, pemenuhan gizi yang baik merupakan fondasi utama bagi tumbuhnya generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.

 “SPPG ini diharapkan mampu meningkatkan semangat belajar para santri. Ketika kebutuhan gizinya terpenuhi dengan baik, maka proses pendidikan juga akan berjalan lebih optimal,” ujar Rijanto.

Ia menambahkan, keberadaan SPPG juga dapat menjadi sarana pembelajaran ekonomi produktif bagi para santri. Melalui pengelolaan yang terstruktur, SPPG diharapkan melatih kemandirian, tanggung jawab, serta keterampilan manajerial berbasis pelayanan sosial.

 “Ini bukan hanya soal makan bergizi, tetapi juga wahana pembelajaran ekonomi dan pengabdian. Pesantren memiliki potensi besar sebagai motor pembangunan sosial di tingkat akar rumput,” kata Rijanto.

Rijanto

Lebih lanjut, Bupati menekankan pentingnya pengawasan ketat terhadap standar kebersihan dan kepatuhan pada prosedur operasional standar (SOP). Menurutnya, kualitas layanan gizi harus dijaga secara konsisten agar benar-benar memberi dampak positif bagi penerima manfaat.

 “Saya minta pengelola SPPG Jeblok 1 benar-benar disiplin dalam menjaga kebersihan dan mematuhi SOP. Layanan gizi menyangkut kesehatan, sehingga tidak boleh ada kompromi,” tegasnya.

Pengelola Pondok Pesantren Al Falah menyambut baik peresmian tersebut dan menyatakan kesiapan untuk mengelola SPPG secara profesional dan berkelanjutan. Kehadiran SPPG dinilai sejalan dengan peran pesantren sebagai pusat pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat.

Baca Juga : 10 Prodi UGM dengan Peminat Paling Sedikit, Bisa Jadi Peluang Lolos SNBP 2026

Dengan diresmikannya SPPG Jeblok 1, Pemerintah Kabupaten Blitar berharap sinergi antara pemerintah daerah, lembaga pendidikan keagamaan, dan masyarakat dapat terus diperkuat. Langkah ini sekaligus menegaskan posisi pesantren sebagai mitra strategis pembangunan nasional, khususnya dalam upaya peningkatan kualitas gizi dan kesejahteraan generasi muda.

 


Topik

Pemerintahan Bupati Blitar pemkab Blitar MBG SPPG Pesantren Al Falah Peran Santri Program Gizi Nasional



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Aunur Rofiq

Editor

Sri Kurnia Mahiruni

Pemerintahan

Artikel terkait di Pemerintahan