JATIMTIMES - Kepindahan Joel Vinicius ke Arema FC menjadi salah satu transfer paling mengejutkan pada putaran kedua BRI Super League 2025/26. Pasalnya, pemain asal Brasil itu tengah berada dalam performa impresif bersama Borneo FC Samarinda yang saat ini bersaing di papan atas klasemen sementara.
Meski demikian, Joel menegaskan bahwa keputusannya hijrah ke Arema FC tidak dilandasi situasi klasemen maupun performa klub sebelumnya. Sejak awal kedatangannya ke Indonesia, ia sudah memiliki tujuan pribadi yang berkaitan erat dengan masa depan dirinya dan keluarga.
Baca Juga : Belanja Lebih Untung, Graha Bangunan Luncurkan Gebyar Undian 2026 Berhadiah Uang Jutaan Rupiah
"Ini bukan soal keinginan, tetapi ketika saya datang ke Borneo FC, ke Indonesia, saya mempunyai tujuan untuk menjalani pertandingan yang baik dan mencari beberapa tujuan khusus bagi saya dan keluarga saya. Saya percaya bahwa saya berhasil menjalani pertandingan pertama dengan baik dan beberapa peluang pun muncul," tutur Joel Vinicius.
Ia juga meluruskan anggapan bahwa kepindahannya ke Arema FC berarti menilai Borneo FC berada di bawah klub barunya. Menurutnya, keputusan tersebut murni bersifat personal dan tidak berkaitan dengan perbandingan kualitas tim.
"Saya sangat senang bisa datang ke sini dan mencari beberapa tujuan khusus bagi saya dan keluarga saya. Bukan karena Borneo FC lebih bagus daripada Arema FC atau Arema FC lebih bagus. Ke depan, keputusan ini juga demi keluarga saya," imbuhnya.
Joel menyadari kondisi Arema FC yang belum sepenuhnya stabil pada putaran pertama musim ini. Singo Edan mengawali putaran kedua BRI Super League 2025/26 dengan kekalahan dari Dewa United Banten FC dan kini menempati posisi ke-11 klasemen sementara.
Namun, situasi tersebut justru menjadi tantangan yang ingin ia hadapi bersama tim barunya. Joel menilai fase sulit yang tengah dialami Arema FC sebagai peluang untuk berkontribusi dan membantu tim bangkit.
Baca Juga : Jadwal BRI Super League Senin 2 Februari: Arema vs Persijap, PSM Tantang Semen Padang
"Kami tahu bahwa saat ini Arema FC tidak berada dalam kondisi terbaik di pertandingan. Ada rangkaian laga tanpa kemenangan. Kami tahu bahwa saat ini Arema FC tidak dalam performa terbaik," kata Joel Vinicius.
Selain faktor keluarga dan tantangan kompetitif, kebesaran nama Arema FC serta kekuatan suporternya menjadi alasan penting di balik keputusan Joel bergabung. Atmosfer stadion dan fanatisme Aremania disebutnya sebagai motivasi tambahan untuk meningkatkan level permainan.
"Namun karena Arema FC adalah tim besar, Arema FC juga memiliki basis suporter yang fanatik, stadion bisa penuh, sehingga saya memilih ke sini agar bisa meningkatkan level saya dan membantu Arema FC menjadi lebih besar," pungkasnya.
