Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Kesehatan

5 Hal yang Akan Terjadi jika Terlalu Lama Tidur

Penulis : Binti Nikmatur - Editor : Yunan Helmy

27 - Feb - 2025, 07:31

Placeholder
Potret seorang perempuan tidur dengan mulut terbuka. (Foto: iStock)

JATIMTIMES - Tidur adalah kebutuhan dasar tubuh untuk memulihkan energi dan menjaga kesehatan. Namun, terlalu lama tidur justru bisa berdampak buruk. Jika tidur lebih dari 9 jam sehari, efek yang muncul tidak selalu positif. 

Bukannya segar, tubuh malah terasa lemas, pikiran sulit fokus, dan perasaan jadi tidak menentu. Dalam jangka panjang, kebiasaan ini bahkan bisa menyebabkan berbagai gangguan kesehatan yang serius.

Berikut adalah lima dampak buruk yang bisa terjadi jika terlalu lama tidur, sebagaimana dilansir dari Instagram @bapak2id: 

1. Tubuh Terasa Lemas dan Tidak Produktif
Efek jangka pendek dari tidur berlebihan adalah tubuh justru terasa lemas saat bangun. Alih-alih merasa segar, seseorang malah bisa mengalami apa yang disebut dengan sleep inertia, yaitu kondisi saat tubuh masih dalam mode tidur meskipun sudah terbangun. 

Selain itu, tidur berlebihan bisa menyebabkan brain fog atau kebingungan mental. Artinya, otak sulit diajak berpikir jernih, fokus berkurang, dan produktivitas menurun. 

Ketika tidur terlalu lama, ritme sirkadian tubuh bisa terganggu, menyebabkan perasaan lesu dan sulit berkonsentrasi sepanjang hari. 

2. Meningkatkan Risiko Obesitas
Tidur lebih dari 9 jam sehari juga bisa berdampak pada berat badan. Sebuah penelitian menemukan bahwa orang yang tidur antara 9-10 jam sehari memiliki risiko 21% lebih tinggi terkena obesitas dalam jangka waktu 6 tahun dibandingkan dengan mereka yang tidur 7-8 jam sehari. 

Mengapa ini bisa terjadi? Tidur yang terlalu lama dapat mengganggu metabolisme tubuh dan ritme sirkadian. Akibatnya, sensitivitas insulin menurun, hormon yang mengatur rasa lapar jadi tidak seimbang, dan tubuh cenderung menyimpan lebih banyak lemak. 

Gangguan ritme sirkadian dapat menyebabkan ketidakseimbangan hormon yang meningkatkan nafsu makan dan menurunkan pengeluaran energi. 

3. Risiko Diabetes Melitus Tipe 2
Masih berhubungan dengan gangguan metabolisme, tidur berlebihan juga bisa meningkatkan risiko terkena diabetes melitus tipe 2. Ketika tubuh terlalu lama beristirahat, sensitivitas insulin menurun. Akibatnya, tubuh tidak dapat menggunakan insulin secara efektif, dan kadar gula darah menjadi tidak terkendali. 

Sebuah studi yang dipublikasikan dalam jurnal Diabetes Care menemukan bahwa orang yang tidur lebih dari 9 jam per malam memiliki risiko lebih tinggi mengalami gangguan toleransi glukosa, yang merupakan tanda awal dari diabetes. Selain itu, kebiasaan tidur berlebihan sering kali berhubungan dengan pola makan yang tidak sehat, termasuk kecenderungan untuk lebih sering ngemil. 

4. Meningkatkan Risiko Penyakit Jantung
Efek buruk lain dari tidur terlalu lama adalah meningkatnya risiko penyakit jantung. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh American Heart Association menunjukkan bahwa pola tidur yang tidak teratur, baik kurang maupun berlebihan, berhubungan dengan peningkatan risiko masalah kardiovaskular. 

Jika digambarkan hubungan antara durasi tidur dan risiko kematian akibat penyakit jantung, grafiknya berbentuk huruf 'U'. Artinya, baik tidur yang terlalu singkat maupun terlalu lama sama-sama berbahaya. Durasi tidur yang dianggap ideal untuk kesehatan jantung adalah sekitar 7 jam per malam. 

5. Sering Mengalami Sakit Kepala
Pernahkah kamu tidur siang terlalu lama dan bangun dalam keadaan kepala terasa berat atau kliyengan? Hal ini disebabkan oleh gangguan pada neurotransmitter, zat kimia dalam otak yang berfungsi mengirimkan sinyal antar-neuron. 

Ketika seseorang tidur terlalu lama, kadar serotonin, hormon yang berperan dalam regulasi suasana hati dan tidur, dapat terganggu. Akibatnya, muncul rasa sakit kepala yang mirip dengan efek jet lag. 

Tidur yang tidak teratur dapat menyebabkan fluktuasi kadar serotonin dan neurotransmitter lainnya, yang dapat memicu sakit kepala. 

Itulah 5 hal yang akan terjadi jika kamu terlalu lama tidur. Tidur memang penting untuk kesehatan, tetapi durasi yang berlebihan justru bisa membawa dampak buruk. Agar tetap sehat, pastikan tidur dengan durasi yang ideal, yaitu sekitar 7-8 jam per malam. Semoga informasi ini bermanfaat.


Topik

Kesehatan Tidur tidur terlalu lama tips sehat bugar



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Binti Nikmatur

Editor

Yunan Helmy