Presiden Jokowi kembali di-bully saat menjelaskan mobil Esemka yang kembali memanas (@jokowi)
Presiden Jokowi kembali di-bully saat menjelaskan mobil Esemka yang kembali memanas (@jokowi)

MALANGTIMES - Perundungan (bully) tidak hanya menimpa masyarakat biasa atau anak sekolahan saja. Di dunia media sosial (medsos) perundungan telah menjadi menu sehari-hari. Bahkan, bisa menimpa seorang presiden Jokowi sekali pun. 

Hal ini terlihat di akun resmi Instagram Jokowi, saat dirinya menjelaskan persoalan mobil Esemka yang kembali panas di medsos. Di tahun politik, berbagai persoalan lalu bisa kembali jadi hangat bahkan panas. Perundungan pun kerap menjadi bensin dalam berbagai isu tersebut. Tak terkecuali mengenai persoalan mobil Esemka. 

Di caption foto yang diposting @jokowi, persoalan tersebut coba diluruskan oleh orang nomor satu di republik ini. Jokowi menuliskan, bahwa sejak dirinya masih menjabat Wali Kota Solo sampai menjadi presiden, banyak jurnalis yang terus menanyai perkembangan mobil Esemka yang pada awalnya merupakan produk uji coba anak-anak SMK Surakarta. Dibantu oleh para teknisi dari perusahaan-perusahaan besar. 

"Sebagai Walikota saya dukung agar Esemka berlanjut ke tahap berikutnya,  seperti uji emisi dan kelayakan jalan. Setelah memenuhi sejumlah aspek, Esemka akan beralih menjadi property industri yang tak terkait dengan pemerintah," tulis @jokowi. 

Jokowi melanjutkan, "Tugas pemerintah hanya mendorong, tidak ada kaitannya dengan kepentingan apapun... Tentu bukan Presiden yang buat pabrik sendiri dan bikin mobil Esemka sendiri," tulisnya. 

Penjelasan Esemka dari Jokowi langsung disambar warganet yang tidak puas dengan hal tersebut.  @rajivmangruwa berkomentar, "Soalnya dlu punya janji bakal membuat mobil esemka jadi mobil nasional. Skrng ditagih janji bok kok berkilah? Lebih sering berkilah bapak mah wkwkwk," tulisnya. 

Komentar tersebut menyulut akun lainnya. Sayangnya, seperti biasa komentar-komentar tersebut akhirnya terjebak pada perundungan. @andi_bintara88 menuliskan komentarnya dengan huruf kapital dalam seluruh kalimatnya. "HAHAHAHAA... ESEMKA... MOBIL MASA DEPAN KATANYA NANTI BISA TERBANG YA PAK MOBIL ES EM KA NYAAA, ". 

Akun Sanditamadeni menuliskan komentarnya juga. Seperti ini, "Cie yang dulu banggain mobil esemka sekarang ngeles aja deh, masih mau pertahanin orang seperti ini soryy," tulisnya diakhiri tanda dua jari yang menyimbolkan dukungannya kepada calon nomor 02.

@kamandanu157 bahkan secara lugas mengkritik Jokowi dengan bahasa terbilang kasar dan makian. "President Sonto**** pembohong ulung @jokowi f**k**u". 

Ada pula akun yang menuliskan komentarnya dengan lebih santun. Walaupun ujungnya tetap menyerang Jokowi-Ma'ruf yang akan bertarung kembali di tahun 2019 menuju RI-1.

"Kmren pak Maruf Amin bilangnya akan ada mob nasional namanya esemka di bulan oktober? plis pak jangan ngibul terus nanti kena azab. Akibat banyak bohong kepada rakyatnya Jenazah digerogoti cebong menjelang ajal," tulisnya. 

@leditshirtstore menambahkan, "Presiden @jokowi emang berbakat jadi bintang iklan suatu produk,  dijamin produk tersebut akan laris manis di pasaran,". 

Perundungan lain pun mengalir dari berbagai akun di @jokowi. Akun-akun yang oleh akun lainnya di sebut akun palsu. Hal ini membuat @nngisn98 menulis, "Sudah saya duga pasti akan ada yang nyinyir atau bahkan memBully. Yang lebih parahnya kenapa pake akun palsu??? Ini tahun 2018 gaesss dimana semua orang berhak mengeluarkan pendapatnya. Jadi ngalain harus pakai bikin akun palsu?... berpendapat boleh tapi juga harus cerdas. Jgn mengandung unsur sara atau bahkan unsur Bully di dalamnya... ". 

Perang komentar di @jokowi yang dikomentari 2.193 warganet tentang penjelasan mobil Esemka, berlangsung sengit. Saling serang dan saling bully kerap dijadikan alat untuk membenarkan pendapat satu sama lainnya. Yang oleh satu sama lain disebut kubu kampret dan kubu cebong. 

@ainunikronim menulis, "Tapi pak apapun penjelasan panjenengan dianggap sama para kampret tetap salah. Tapi jangan peduli pak saya masih bersama pak jokowi #salamduaperiode".