JATIMTIMES - Menangis adalah respons yang wajar dan dapat dipicu oleh banyak emosi yang berbeda.
Selain untuk mengungkapkan perasaan dan luapan emosional, menangis juga disebut-sebut bisa menurunkan berat badan.
Baca Juga : Melihat Kembali Sejarah Hari Pahlawan yang Diperingati Setiap 10 November
Menurut sebuah penelitian di California, menangis bisa turunkan berat badan karena dapat mengeluarkan racun dari tubuh dan mengurangi stres yang dimana stres yang berkurang tersebut dapat membantu membakar lemak dalam tubuh. Lantas benarkah hal itu?
Fakta Menangis Bisa Turunkan Berat Badan
Dilansir dari laman The Sun mengutip Pop Sugar, Minggu (10/11/2024), pakar stres Dr. Pete Sulack mengatakan, "Untuk secara sehat melepaskan beban emosional dan psikologis serta emosi yang membuncah, menangis juga juga baik untuk mengurangi tingkat stres pada tubuh."
Penjelasan itu juga didukung oleh sebuah studi dari St Paul-Ramsey Medical Centre di Minnesota, Amerika Serikat yang menyebutkan air mata sebetulnya mengandung hormon stres.
Menurut Dr. Sulack, kandungan dalam air mata merupakan kombinasi hormon berbasis dua protein--prolaktin dan adrenokortikotropik--serta satu penghilang rasa sakit alami, esefalin. Semuanya itu diproduksi oleh tubuh ketika berada dalam kondisi stres berat.
Saat kita sedang dalam kondisi tertekan, tubuh melepaskan adrenalin serta kortisol untuk menyiapkan energi fisik serta kekuatan ekstra yang berasal dari karbohidrat serta lemak yang disimpan tubuh. Jadi ketika kita sedang merasa terancam secara fisik, tubuh mengeluarkan cadangan energi lalu mencari penggantinya.
Kortisol juga membuat kita makan lebih banyak karena hormon tersebut memengaruhi leptin. Bagi individu yang terus-menerus dilanda stres atau mengalami stres kronis artinya kadar kortisolnya selalu tinggi. Hal itu membuat tubuh mengira perlu bahan bakar ekstra dan menyimpannya di sekitar perut sebagai cadangan.
"Sebenarnya menghilangkan hormon adrenokortikotropik bisa mengurangi kadar kortisol dalam tubuh," lanjut Dr. Sulack.
Baca Juga : Kisah Mantan Ahli Santet: Bersetubuh dengan Jin, Makan Janin, hingga Minum Darah Haid
Sementara menurut Dr. Aaron Neufeld dari Los Altos Optometric Group, ada tiga jenis tangisan yakni Basal, Refleks, dan Fisik. Air mata atau tangisan basal bertujuan untuk membuat mata tetap lembap. Sedangkan air mata refleks merupakan hasil dari iritasi sebagai bentuk tubuh memperbaiki diri. Sedangkan air mata fisik adalah yang biasa dikeluarkan karena terpengaruh perasaan dan emosi.
Jenis tangisan fisik adalah yang dikatakan bisa menurunkan berat badan. Hal ini memang masuk akal mengingat emosi yang dirasakan ketika kita mengeluarkan air mata karena alasan perasaan. Air mata fisik dapat mengurangi bobot tubuh karena mengurangi tingkat kortisol, sebuah hormon stres yang terkait dengan lemak perut.
Menangis hanya untuk mengurangi berat badan tentu bukan alasan yang benar. Namun menangis memang punya efek positif tak hanya untuk mental tapi juga fisik. Studi yang pernah dilakukan sebelumnya oleh ahli biokimia William Frey mengungkap jika menangis bisa membantu mengeluarkan zat beracun karena stres.
Untuk bisa mengurangi berat badan, menurut studi menangis perlu dilakukan antara pukul 19:00 hingga 22:00. Hal tersebut dikarenakan periode puncak untuk mengoptimalkan efek pengeluaran kortison. Karena itu, Anda bisa menonton drakor (drama Korea) atau film sedih di jam-jam tersebut agar bisa sekaligus membantu proses diet.
