JATIMTIMES – Media sosial beberapa waktu terakhir dihebohkan dengan munculnya informasi mengenai bahaya minum sambil berdiri. Disebutkan jika saat minum dengan berdiri akan berbahaya bagi kesehatan seperti risiko kerusakan ginjal, gangguan saraf, masalah pada saluran pencernaan, hingga radang sendi.
Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) pada situs pafipckotapekalongan.org mengungkapkan, minum sambil berdiri tidak memberikan efek negatif pada ginjal atau sistem pencernaan. Namun meski begitu, minum sambil duduk lebih disarankan karena terasa lebih nyaman. Sehingga, tidak ada masalah dari segi kesehatan jika seseorang minum sambil berdiri, terutama dalam situasi tertentu seperti saat berolahraga, lari atau sedang terburu-buru.
Baca Juga : 5 Alasan Wajib Beli Gula Merah Hong Tang Kualitas Premium Harga Terjangkau
Pendapat lain dari dr Dion Haryadi yang juga seorang dokter umum sekaligus Certified Nutrition & Health Coach menyebut jika tidak ada perbedaan signifikan dalam proses pencernaan maupun penyaringan air, baik dilakukan sambil berdiri maupun duduk. Karena air yang kita minum akan masuk ke lambung, kemudian ke usus, di mana proses penyerapan terjadi. Setelah itu, air akan mengalir melalui darah ke organ tubuh, lalu ke ginjal sebelum dikeluarkan lewat saluran kemih. Jadi, berdasarkan penjelasan tersebut, minum sambil berdiri tidak memberikan efek negatif pada ginjal atau sistem pencernaan.
Penjelasan serupa juga disampaikan oleh dr. Adit Muhammad Prasetya Hutagalung, seorang dokter umum di Poliklinik Universitas Sumatera Utara (USU). Dalam wawancara yang dikutip dari Tempo, dr. Adit menekankan bahwa belum ada bukti ilmiah yang mendukung klaim bahwa minum sambil berdiri dapat membahayakan kesehatan.
Lembaga pemeriksa fakta seperti Mafindo (TurnBackHoax) juga telah membantah klaim serupa yang beredar, khususnya mengenai minum sambil berdiri yang disebut-sebut bisa menyebabkan batu ginjal. Berdasarkan penelitian dan klarifikasi para ahli, klaim tersebut tidak memiliki dasar yang kuat.
Sementara itu, dari perspektif agama Islam, pandangan mengenai minum sambil berdiri juga tidak terlalu kaku. Sebagaimana dijelaskan oleh Syekh Muhammad Jaber, minum sambil berdiri diperbolehkan dalam kondisi tertentu, seperti saat tidak ada tempat duduk.
Baca Juga : Tips Jaga Kesehatan Mental Bagi Kalian Pekerja, Stress Auto Mental
Hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas, misalnya, menunjukkan bahwa minum sambil berdiri diperbolehkan saat ada uzur atau halangan, seperti dalam situasi ibadah haji dan thawaf. Selain itu, hadits dari Bukhari dan Muslim menceritakan bahwa Rasulullah pernah minum air zamzam sambil berdiri, meskipun hal ini tidak dimaksudkan sebagai sunnah, melainkan hanya menunjukkan bahwa hal tersebut diperbolehkan.
Secara umum, klaim bahwa minum sambil berdiri berbahaya bagi kesehatan tidak didukung oleh bukti ilmiah. Penjelasan dari para ahli kesehatan menegaskan bahwa tidak ada perbedaan proses pencernaan atau penyaringan air antara minum sambil berdiri atau duduk. Dari sudut pandang agama Islam, minum sambil berdiri diperbolehkan, meski lebih dianjurkan untuk melakukannya sambil duduk jika memungkinkan.
