JATIMTIMES - Kota Batu dilanda cuaca yang tak menentu dalam beberapa hari terakhir, membuat ancaman bencana hidrometeorologi tak terhindarkan. Sebuah pohon tumbang menimpa dua pengendara motor di Jalan Raya Beji, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Selasa (22/10/2024).
Diduga akibat akar pohon yang lapuk tak mampu menahan angin kencang.
Baca Juga : Adu Visi-Misi Debat Publik Pertama, Paslon Nurochman-Heli Beberkan 15 Program Prioritas
Kejadian itu dibenarkan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kots Batu Agung Sedayu. Menurut laporan yang ia terima, peristiwa itu sekitar pukul 01.00 WIB dinihari. Tepatnya di depan SPBU Desa Beji.
"Sebuah pohon jenis Walisongo dengan diameter 60 cm dan tinggi 12 meter tumbang di Jalan Raya Beji," ungkap Agung dalam keterangannya, Selasa (22/10/2024).
Dikatakan, peristiwa ini terjadi akibat pelapukan pada bagian akar pohon, yang menyebabkan pohon tidak mampu menahan beban dan akhirnya tumbang. Nahas, tumbangnya pohon ke arah jalan raya menimbulkan korban.
"Pohon yang tumbang tersebut menimpa dua pengendara yang kebetulan melintas," sebutnya.
Lebih lanjut, Agung menyampaikan, korban pertama diketahui bernama Rizky Aditya Putra Pratama, warga Desa Mojojejer, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang. Sedangkan Korban kedua adalah Marcelinus Inggil Maheswara, warga Kelurahan Ngaglik, Kecamatan Batu, Kota Batu.
Mengetahui kejadian tersebut, Tim Reaksi Cepat BPBD segera melakukan penanganan di lokasi kejadian. Akibat kejadian itu pula 2 unit sepeda motor jenis matic Honda Vario milik kedua korban mengalami kerusakan.
Arus Lalu lintas sempat terganggu selama penanganan pohon tumbang tersebut. Korban diketahui mengalami luka-luka dan harus dibawa ke rumah sakit. Pasca evakuasi korban, tim BPBD dibantu sejumlah instansi terkait melakukan pemotongan dan pembersihan material pohon tumbang.
"Kedua korban langsung dievakuasi oleh Tim PSC Kota Batu dan dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Saat ini arus lalulintas sudah dapat dilalui kembali," tambahnya.
Agung menyebut, pihaknya telah melakukan kaji cepat dan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait. Termasuk dengan dinas pemangku kepentingan pemeliharaan jalan untuk menangani pohon jalan yang rawan tumbang.
"Kami juga mengimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati dan tetap waspada, terutama saat melintas di area sekitar pepohonan besar, mengingat adanya potensi bahaya serupa di musim pancaroba ini," tutup Agung.
