Kaden B Pelopor Brimob Jatim AKBP Tedy Purnanto saat mendengarkan lantunan hafalan Al-quran dari salah satu santri dalam rangka HUT Brimob ke-73 di Ponpes Tarbiyatul Qur'an Al Falah, Kecamatan Wonosari, Kamis (18/10/2018) (Foto : Ashaq Lupito / MalangTIME
Kaden B Pelopor Brimob Jatim AKBP Tedy Purnanto saat mendengarkan lantunan hafalan Al-quran dari salah satu santri dalam rangka HUT Brimob ke-73 di Ponpes Tarbiyatul Qur'an Al Falah, Kecamatan Wonosari, Kamis (18/10/2018) (Foto : Ashaq Lupito / MalangTIME

MALANGTIMES - Kamis (18/10/2018) mungkin bakal menjadi hari yang tidak bisa dilupakan, bagi Kepala Detasemen (Kaden) B Brimob Pelopor Jawa Timur (Jatim), AKBP Tedy Purnanto.

Selain bertepatan dengan serangkaian agenda hari jadi Brimob yang ke 73, hari ini juga menjadi moment spesial. Karena bersamaan dengan hari ulang tahunnya yang ke 42 tahun.

Di hari istimewanya ini AKBP Tedy Purnanto tidak menyangka akan mendapat kejutan dari anak buahnya.

Hari ini (18/10/2018) Brimob Pelopor Jatim memang sedang melakukan bakti sosial di Pesantren Tarbiyatul Qur’an Al Falah.

Pesantren yang setiap waktu menggembleng para penghafal Al quran ini dikenal dengan julukan Pesantren Kandang Kambing.

Sebab, karena keterbatasan kamar penginapan untuk para santri sang pengasih pesantren terpaksa memanfaatkan bekas kandang kambing untuk tempat tidur dan belajar sebagian santri.

Saat kunjungan berlangsung AKBP Tedy Purnanto langsung bercengkrama dengan pengasuh pondok.

Dengan wajah sumringah, Tedy berbincang-bincang dengan pengasuh dan sebagian masyarakat yang hadir menyaksikan proses pembangunan penginapan santri bantuan dari banyak dermawan. 

Tidak sendirian, sekitar 25 personel kepolisian dari satuan Brimob, Polsek Wonosari, serta beberapa perangkat desa, dan lembaga terkait juga tampak ganyeng berbincang bersama di ruang tamu berukuran sekitar 5 x 3 meter.

Setelah puas berbincang-bincang, pejabat Polri yang dikukuhkan pada bulan Maret lalu itu, juga sempat meninjau beberapa ruangan Pondok Pesantren (Ponpes) Tarbiyatul Qur’an Al Falah.

Maklum saja, bangunan pondok pesantren yang terletak di Desa Bangelan Kecamatan Wonosari tersebut, memang bisa dibilang memprihatinkan. Selain ruang istirahat santri yang terbuat dari bekas kandang kambing, kamar mandi serta beberapa bangunan lain di ponpes juga masih alakadarnya.

Setelah meninjau berbagai sudut ponpes, ancara puncak dimulai. Diawali potong tumpeng dan doa bersama, terkait peringatan HUT Brimob ke-73 dan hari ulang tahunnya yang ke 42 tahun, Tedy dan beberapa tamu undangan terlihat begitu hikmat.

Di akhir acara, salah satu santri bernama Samudra Wijaya Hadi sempat memberi hadiah istimewa melalui lantunan hafalan Surat Ali-imron dan An-nisa, yang kemudian disambut tepuk tangan meriah tamu undangan karena bocah usia kelas IV SD ini mampu menghafal ayat-ayat Al quran yang diujikan kepadanya. .

“Pada Bakti Sosial ini, kami memberi sumbangan perlengkapan dan bahan bangunan untuk membangun dapur, selain itu kami juga memberikan berbagai jenis sembako,” terang Tedy kepada MalangTIMES.

Sementara itu, Manajer Oprasional Baitul Maal Hidayatullah Malang, Sony Abdul Karim mengatakan, pihaknya siap mendukung kegiatan pembelajaran di ponpes yang berdiri sejak 2017 itu.

Selain mengirim beberapa pengajar, BMH juga siap memberikan sumbangsih dana untuk oprasional pembelajaran agama. “Nantinya alumni Ponpes Tarbiyatul Qur’an Al Falah akan kami bina di BMH,” kata Sony.

Ditemui disaat bersamaan, Pengasuh Ponpes Tarbiyatul Qur’an Al Falah, Agus Imam Buchori menuturkan, bantuan yang diberikan Brimob, nantinya akan segera direalisasikan untuk mendirikan dapur.

Sedangkan untuk bantuan sembako, tentunya bakal digunakan untuk memenuhi konsumsi ke 14 santrinya.

“Sebenarnya ada 23 santri, tapi terpaksa hanya tersisa 14 karena bangunan dan sarana prasarana kurang memadai. Saya berharap berkat dukungan ini, ponpes bisa terus mengabdi serta membina masyarakat,” ujar Agus.