JATIMTIMES - KH Asmuni Muhammad Noor bin KH Muhammad Noor, pendiri dan pimpinan Pondok Pesantren Alqur’an Al-Ihsan Pandeglang, meninggal dunia pada Selasa (8/10). Beliau wafat setelah memberikan tausiyah dalam acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Video detik-detik KH Asmuni sempat beredar viral di media sosial. Bahkan hingga berita ini ditulis, kata kunci "KH Asmuni meninggal dunia" menjadi trending dalam penelusuran Google.
Baca Juga : Penjelasan FIFA Soal Wasit Ahmed Al Kaf Berikan Tambahan Waktu di Akhir Pertandingan Bahrain vs Indonesia
Dikutip dari siaran langsung kanal YouTube ALIHSAN_TV, KH Asmuni terlihat duduk berdampingan dengan Habib Ali Bin Syaikh Abu Bakar Bin Salim. Saat itu, ulama yang sangat dihormati di Pandeglang ini mengenakan pakaian serba hitam, peci putih dan memegang secarik kertas.
Pada awalnya, tidak ada tanda-tanda yang mencurigakan. Habib Ali bahkan tampak tersenyum bahagia ketika KH Asmuni menyampaikan ceramahnya. Namun, beberapa saat setelah mengucapkan kata "Alhamdulillah," KH Asmuni, yang akrab dipanggil Mbah Yai, tiba-tiba jatuh ke depan.
Para petugas yang berada di dekatnya dengan sigap menahan tubuh KH Asmuni. Berikut ini, kata-kata terakhir KH Asmuni:
"Catat baik-baik untuk para alumni, Abi tidak ikut-ikutan. Habib Ali BSA ini adalah keturunan Rasulullah (Ba'alawy), maka sudah seharusnya kita menghormati, memuliakan, serta mendengarkan apa yang beliau sampaikan. Sebentar… Alhamdulillah," ucap KH Asmuni sesaat sebelum berpulang ke rahmatullah.
Sontak video itu pun menuai perhatian publik. Banyak yang penasaran dengan sosok KH Asmuni.
Baca Juga : 19 Jenis Jamur Liar di Hutan yang Aman Dikonsumsi
Melansir dari berbagai sumber, KH Asmuni meninggalkan warisan berupa ilmu dan akhlak yang mendalam bagi para santri. Pihak pesantren berharap peninggalan tersebut akan menjadi bekal yang berguna bagi generasi penerus dan umat secara luas.
Kepergian KH Asmuni adalah kehilangan besar bagi pesantren dan umat Islam Indonesia. Dalam sebuah unggahan di akun Instagram resmi Pondok Pesantren Al-Ihsan, para santri menyampaikan rasa duka yang mendalam atas wafatnya ulama besar tersebut.
"Dengan penuh rasa duka, kami keluarga besar Ponpes Al-Ihsan mengabarkan bahwa Mbah Yai Asmuni M. Noor telah berpulang ke rahmatullah," tulis pesan @pondokpesantren_alihsan.
KH Asmuni dikenal bukan hanya sebagai ulama besar, tetapi juga sebagai guru yang penuh perhatian terhadap santri-santrinya. Kehilangan ini sangat dirasakan oleh pesantren dan masyarakat luas.
"Kami yakin ilmu yang beliau wariskan akan menjadi penerang di alam kubur. Kami memohon kepada Allah agar menerima segala amal ibadah beliau dan melapangkan kuburnya," lanjut pesan tersebut.
