Asminah saat mengeringkan jamur kuping di halaman rumahnya Desa Sumbergondo, Kecamatan Bumiaji. (Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)
Asminah saat mengeringkan jamur kuping di halaman rumahnya Desa Sumbergondo, Kecamatan Bumiaji. (Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)

MALANGTIMES - Jamur kuping saat ini banyak dibudidayakan di Kota Batu. Sayangnya untuk membudidayakannya secara maksimal kendala hama yang cukup ganas krepes sering kali melanda.

Seperti halnya budidaya jamur kuping di Desa Sumbergondo Kecamatan Bumiaji. Salah satu penyebab tidak maksimalnya hasil panen karena hama krepes. 

“Untuk menghasilkan hasil panen yang berkualitas tidaklah mudah. Apalagi jika terkena hama krepes itu terbilang ganas pastinya sangat mempengaruhi hasil panennya,” kata Asminah petani budidaya jamur Desa Sumbergondo, Kecamatan Bumiaji.

Krepes adalah hama yang menyerang jamur kuping dengan ganas. Karena itu saat baglog jamur kuping terserang hama krepes maka kecil harapan untuk bisa panen jamur kuping dalam jumlah yang maksimal.

Banyak petani membasmi hama krepes ini menggunakan pestisida. Tapi menurutnya itu adalah cara yang salah untuk menghilangkan atau mengendalikan hama krepes.

“Hama krepes memang mati saat diberi pestisida. Tapi juga bersamaan dengan baglognya,” imbuhnya, Senin (15/10/2018).

Menurutnya cara mencegah yang tepat agar hama krepes ini tidak menyerang yakni menggunakan bibit dengan kualitas yang baik. Juga selalu menjaga kelembaban kumbung jamur kuping.

“Kita harus bisa mengatur atau menjaga supaya suhu 16 derajat celcius. Karena suhu ini yang menjaga agar budidaya jamur stabil hingga masa panen tiba,” jelas ibu dua anak ini.

Selain menggunakan bibit berkualitas jangan lupa memberikan vitamin untuk buah dan daun. Penggunaan vitamin ini bukan untuk membunuh krepes, tetapi untuk membantu asupan vitamin pada jamur yang berkurang akibat terserang krepes.

Lalu selalu perhatian pada penyiramannya dengan air 3 sampai 4 kali sehari. Sebab hama krepes itu tidak suka dengan adanya air. “Dengan penyiraman saat musim kemarau seperti ini juga untuk menstabilkan suhu,” katanya.

Saat hama ini menyerang tentunya hasil panen Asminah menurun. Yakni jika biasanya bisa menghasil 4 kuintal bisa berkurang hingga 2 kuintal. Untuk saat ini harga jamur ini Rp 12 ribu, sedangkan yang dikeringkan Rp 75 ribu.