Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Politik PILKADA KABUPATEN MALANG 2024

Lathifah Shohib Ungkap Alasan Disandingkan dengan Bakal Calon Petahana Sanusi

Penulis : Tubagus Achmad - Editor : A Yahya

11 - Aug - 2024, 16:23

Placeholder
Bakal Calon Wakil Bupati Malang dari PKB yakni Lathifah Shohib saat ditemui di Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Jumat (9/8/2024). (Foto: Tubagus Achmad/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Bupati Malang Sanusi sosok yang amat kuat bagi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Dari dua kalo survei dan beragam simulasi yang dilakukan, menempatkan Sanusi pada urutan tertinggi. Karena itu juga, bakal calon bupati dari PKB Lathifah Shohib yang semula dipersiapkan bakal berhadapan dengan Sanusi, akhirnya disatukan. 

Latifhah Shohib pun akhirnya disadingkan dengan Sanusi menjadi bakal calon bupati pada Pilkada Kabupaten Malang 2024. Hal itu sebagaimana diungkap oleh Lathifah Shohib. "Saya kan awalnya kepingin melawan Pak Sanusi," ungkap Lathifah kepada JatimTIMES.com. 

Baca Juga : Ludi Tanarto Belum Beri Kepastian Maju di Pilkada Batu

Selain itu, hal itu juga didorong dengan arahan dari Ketua Umum DPP PKB Abdul Muhaimin Iskandar yang meminta Lathifah untuk maju sebagai Bakal Calon Bupati Malang atau N1. Pada skema tersebut, Lathifah berencana akan menggandeng tokoh politik dari kalangan anak muda sebagai Bakal Calon Wakil Bupati Malang. Salah satunya yakni Kresna Dewanata Phrosakh yang merupakan politisi Partai NasDem dan anak dari mantan Bupati Malang Rendra Kresna. 

Namun, pada proses survei yang telah dilakukan oleh tim dari PKB, petahana kepala daerah Kabupaten Malang HM. Sanusi masih tertinggi. Selain itu, bersasarkan hasil arahan dari Ketua Desk Pilkada DPP PKB Abdul Halim Iskandar, ketika berdampingan dengan Kresna Dewanata Phrosakh, berdasarkan hasil survei belum bisa menyaingi petahana. "Jadi saya sudah komunikasi dengan NasDem harus ada upaya-upaya untuk meningkatkan elektabilitas dan popularitas," beber Lathifah. 

Politisi senior PKB yang merupakan cucu dari salah satu pendiri Nahdlatul Ulama (NU) KH. Bisri Syansuri ini menyebutkan, bahwa survei telah dilakukan sebanyak dua kali. Namun, dari survei tersebut belum menunjukkan hasil yang signifikan terhadap popularitas serta elektabilitas Lathifah Shohib. 

"Sudah ada simulasi-simulasi dari partai, kalau saya bupati, wakilnya ini, petahana bupati saya wakilnya semuanya sudah ada simulasinya di survei. Menurut survei paling ideal ya SALAF (Sanusi-Lathifah) ini," jelas Lathifah. 

Baca Juga : 4 Salah Kaprah Soal Diet Ala Defisit Kalori Menurut Sports Scientist

Terlebih lagi, kata Lathifah bahwa Ketua Desk Pilkada DPP PKB Abdul Halim Iskandar menyampaikan, dasar dari penetapan bakal pasangan calon kepala daerah di Pilkada Kabupaten Malang 2024 yakni hasil survei. "Sehingga kita realistis kita mengambil posisi di N2. Bagi saya itu tidak masalah, karena niat saya berkhidmah atau mengabdi. Lalu kalau dipasangkan petahana dengan saya itu hasilnya akan lebih dari 68 persen," ujar Lathifah. 

Sementara itu, pihaknya juga telah memiliki kesepakatan dengan Sanusi dalam pembagian tugas ke depannya jika terpilih sebagai Bupati dan Wakil Bupati Malang. Di mana Lathifah meminta empat hal yang nantinya tugas dan fungsinya dapat dilimpahkan kepada Wakil Bupati Malang disamping yang telag diatur dalam peraturan perundang-undangan. "Yakni pendidikan, pemberdayaan, sosial dan keagamaan. Itu yang akan dilimpahkan kepada saya selaku Wakil Bupati Malang. Jadi mohon doanya lah," pungkas Lathifah.


Topik

Politik lathifah shohib sanusi pilkada kabupaten malang calon bupati malang



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Tubagus Achmad

Editor

A Yahya