Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Serba Serbi

Bukan Nasi atau Lontong, Ini Sarapan yang Dianjurkan dr Zaidul Akbar

Penulis : Mutmainah J - Editor : A Yahya

28 - Jul - 2024, 15:29

Placeholder
Ilustrasi nasi dan lontong. (Foto dari Kompas dan Indozone)

JATIMTIMES - Sarapan sering dianggap sebagai penentu untuk tubuh yang sehat dan ideal. Oleh karena itu, pemilihan jenis makanannya pun tak bisa main-main dan sebaiknya membuat kenyang tahan lama.

Hal itu sesuai dengan pendakwah sekaligus praktisi medis, dr. Zaidul Akbar. Menurutnya, sarapan seharusnya dapat memberi rasa kenyang yang tahan lama agar tubuh kelak lebih sehat dan bugar.

Baca Juga : Viral, Tren Usap Pantat Domba di China, Diklaim Efektif Kurangi Stres

Alih-alih menyehatkan, banyak masyarakat yang lebih memilih makanan tinggi karbohidrat untuk dikonsumsi saat sarapan. Sebab menurut mereka, makanan dengan kandungan karbohidrat dapat mengenyangkan. 

Padahal, pemilihan karbohidrat tersebut cenderung memberi rasa kenyang lebih singkat dan menimbun lemak didalam tubuh. 

Dr Zaidul Akbar kemudian menyarankan agar masyarakat mengganti karbohidrat dengan buah alpukat. 

"Ketika bapak ibu di rumah, sarapannya udah bukan lagi nasi uduk, nasi goreng dan gorengan. Tapi sarapan pakai alpukat," ujarnya dikutip dari kanal YouTube dr Zaidul Akbar, dikutip Minggu (28/7/2024). 

Menurutnya, alpukat kaya akan lemak baik serta tinggi serat yang baik bagi kesehatan tubuh. Padukan dengan topping menyehatkan lainnya sehingga memberi rasa kenyang yang tahan lama.

Ia pun menjelaskan cara mengonsumsi alpukat yang baik untuk sarapan di pagi hari. 

"Kalau ada alpukat kaya gini, kerok alpukat, tambah madu dan jeruk nipis. Tambahkan cokelat bubuk. Makan dengan kenyang sampai sore," Jelasnya. 

Baca Juga : 5 Jenis Gangguan Tidur Beserta Cara Mengobatinya

Lebih lanjut, dr Zaidul Akbar mengatakan jika sarapan berat di pagi hari seperti tinggi karbohidrat maka tubuh akan miskin serat, tubuh akhirnya sangat sulit mencerna. Sehingga yang terjadi tubuh akan terasa berat di pagi hari, terasa mengantuk dan tidak bertenaga.

"Sehingga bisa jadi itulah sebab setelah berlimpah karbo miskin serat dipagi hari, tubuh malah minta rehat setelahnya alias ngantuk… sayang jadinya mau aktifitas malah ga bertenaga akibat kebanyakan beban dr gula," Katanya. 

Untuk itu, dr Zaidul Akbar menyarankan anda mulai sekarang ubah pola makan saat sarapan.

"Ikuti aja pola-pola nabi seperti ini, simple kok," Ungkapnya. 


Topik

Serba Serbi Zaidul-akbar sarapan sehat



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Mutmainah J

Editor

A Yahya