Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Hukum dan Kriminalitas

Aghnia Punjabi Minta Tolong Netizen Kawal Kasus Penganiayaan Anaknya

Penulis : Binti Nikmatur - Editor : Yunan Helmy

18 - May - 2024, 19:40

Luka lebam putri Aghnia pasca dianiaya oleh babysitter-nya. (Foto: Instagram Aghnia Punjabi)
Luka lebam putri Aghnia pasca dianiaya oleh babysitter-nya. (Foto: Instagram Aghnia Punjabi)

JATIMTIMES - Selebgram Aghnia Punjabi kembali menyuarakan isi hatinya soal kasus penganiayaan oleh babysitter yang menimpa anaknya. Pada Sabtu (18/5), Aghnia meminta agar para netizen kembali mengawal kasus penganiayaan yang dialami anak pertamanya itu. 

Melalui akun Instagram pribadinya, Aghnia khawatir jika babysitter penganiaya anaknya tidak dihukum dengan setimpal. "Suster penganiayaan anak diduga bisa bisa bebas! banyak yang mengira suster tsb sudah di hukum dengan hukuman yang setimpal, sayapun mengira begitu tenyata belum!," ungkapnya. 

Baca Juga : Residivis Aniaya Penjaga Konter HP dan Rampok Uang

Menurut Aghnia, kasus yang sudah berlangsung selama dua bulan tersebut hingga saat ini belum ada putusan dari pengadilan. "Udah h+/2 bulan semenjak kasus cana tapi sampai detik ini belum ada kejelasan putusan hukuman untuk suster gila," ujarnya. 

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, pelaku penganiayaan anak Aghnia, Indah Permata Sari (IPS) telah ditetapkan menjadi tersangka oleh Polresta Malang Kota. Indah dijerat Pasal 80 ayat (2) Undang-undang Republik Indonesia nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-undang Republik Indonesia nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak subsider Pasal 80 ayat (1) Undang-undang Republik Indonesia nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-undang Republik Indonesia nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak (Tindak Pidana Kekerasan terhadap anak), dengan maksimal hukuman 5 tahun dengan denda Rp 100 juta.

Namun, menurut Aghnia, Indah bisa saja mendapatkan hukuman lebih rendah dari 5 tahun. "Maksimal hukuman 5 tahun dan kalian tau apa? bisa lebih rendah. ga terima? pasti," ujarnya. 

Istri pengusaha Reinukky Abidharma tersebut merasa kecewa karena proses hukum untuk penganiaya anaknya memakan waktu yang lama. 

"Ternyata kasus ini belum di titik finish, saya merasa lumayan kecewa sebenernya karena ternyata gak secepet itu," katanya. 

"Tapi saya bersyukur karena Allah mengirimkan ibu yanti airlangga untuk membantu saya mempercepat prosesnya, banyak yang mengira suster sudah di hukum tapi kenyataannya memang belum ada putusan max 5 tahun penjara, bisa lebih rendah, bahkan bisa tidak di tahan hanya wajib lapor saja," imbuhnya. 

Menurut Aghnia, luka yang dialami anaknya, bisa saja diklaim oleh pengadilan sebagai luka ringan. Padahal anak Aghnia disiksa sampai satu jam. 

"Karena bisa jadi luka luka cana itu di anggap luka ringan, ya Allah disiksa 1 jam lebih padahal," ungkapnya. 

"Dan secara psikis cana benar-benar trauma sampai detik ini! kalau malam suka ngigau ketakutan berkali kali, takut bertemu orang baru terutama perempuan, dan sangat takut sepi," imbuhnya. 

Baca Juga : Viral Pria Penjual Kopi Kaki Lima Miliki Paras Mirip Refal Hady

Aghnia menyebutkan jika kekerasan anak di Indonesia ini semakin meningkat, karena tidak ada efek jera bagi pelaku. Oleh karenanya, ia meminta tolong kepada netizen agar mengawal kasus penganiayaan yang dialami oleh anaknya. 

"Saya butuh NETIZEN MENGAWAL emang sepenting itu netizen? lya sangat penting! sangat amat penting! banyak nya suara kalian sangat penting bagi kami dan kepastian hukuman penyiksa*n anak, bayangkan anak disiks* tapi pelaku bisa berkeliaran SUNGGUH MENGERIKAN. dengan kalian mengawal kita jadi tahu hukum di indonesia ini bagus/ sesuai harapan kita/ tidak," pinta Aghnia. 

"Yang pasti saya berharap sesuai dengan harapan kami. semoga pelaku dihukum seberat beratnya dan seadil adilnya," tegasnya. 

Aghnia pun mengaku tak tahu menahu soal ada tidaknya permainan hukum di belakang kasus penganiayaan anaknya ini. Namun yang pasti, ia bakal fokus untuk memperjuangkan keadilan untuk putrinya. 

"#NETIZENMENGAWAL sangat amat berarti untuk kami, kawal terus sampai kasus ini berada di titik finish ya, dan bisa mendapatkan keadilan untuk cana, jangan lupakan ini!," pungkas Aghnia. 

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Kasatreskrim Kompol Danang Yudanto menjelaskan jika kasus dengan tersangka Indah, 27, asal Bojonegoro ini sudah hampir dilimpahkan ke Kejari Kota Malang. Saat ini, berkas sudah baru saja dikembalikan jaksa untuk dilengkapi alias P-19. 

“Untuk persiapan berkas sudah sampai tahap persiapan pelimpahan, dan hari ini (kemarin) kami akan menyerahkan sisa dokumen kelengkapan. Semoga bisa segera diterima dan P-21,” terang Danang pada Kamis (16/5). 


Topik

Hukum dan Kriminalitas Aghnia Punjabi penganiayaan anak selebgram adal Malang


Bagaimana Komentarmu ?


JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Binti Nikmatur

Editor

Yunan Helmy