Pelaku pencurian spesialis sayur saat digelandang polisi (foto: Humas Polres Malang for MalangTIMES)
Pelaku pencurian spesialis sayur saat digelandang polisi (foto: Humas Polres Malang for MalangTIMES)

MALANGTIMES - Setelah sempat mengisi Daftar Pencarian Orang (DPO), selama beberapa tahun, Selasa (11/9/2018), polisi akhirnya berhasil mengamankan pelaku pencurian sayur, Sugiono warga Desa Nongkosewu Kecamatan Poncokusumo.

Humas Polres Malang Ipda Eka Yuliandri Aska menjelaskan, tersangka tidak sendirian saat melancarkan aksinya. Aksi pencurian yang meresahkan warga itu, terakhir dilancarkan oleh komplotan yang beranggota dua orang ini pada 17 Juli lalu. Saat itu tersangka menyasar rumah Sampetono warga Desa Wringinanom Kecamatan Poncokusumo, saat dini hari.

Tidak tanggung-tanggung, delapan karung yang berisi kentang digasak tersangka. Barang curian tersebut lantas dibawa kabur dengan menggunakan pick up. “Aksi kedua tersangka terekam kamera CCTV yang ada di rumah korban,” terang Aska kepada MalangTIMES.

Aska menambahkan, atas insiden tersebut korban melaporkan ke Polsek Poncokusumo. Akibat pencurian ini, korban diperkirakan mengalami kerugian mencapai Rp 4,5 juta. Polisi yang mendapat laporan lantas melakukan penyelidikan. Hasilnya polisi meringkus pria 52 tahun tersebut, di Desa Ledoksari Kecamatan Tumpang. “Kendaraan pick up nopol N 9209 GF, kami sita sebagai barang bukti,” imbuhnya.

Kepada polisi Sugiono mengaku sering melakukan pencurian. Sasarannya sama, yakni sayur-sayuran. Dari hasil pemeriksaan, sedikitnya ada lima lokasi yang pernah disatroni komplotan ini. Pertama di Desa Belung, dengan cara mencuri bawang prey. Kemudian di Desa Wonorejo dengan menggasak lima karung terong dan dua peti berisi tomat.

Selain itu pelaku juga melancarkan aksi di Desa Duwet Kecamatan Tumpang, di sana pelaku mencuri enam karung berisi kentang. Terparah, Dusun Kunci menjadi sasaran sebanyak dua kali, total 15 karung kentang digasak mereka. “Komplotan ini sering melancarkan aksi di Kecamatan Poncokusumo dan Tumpang, sedangkan satu tersangka lain masih berstatus buron,” pungkasnya.