Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Pendidikan

Menyemai Semangat Kebangsaan: OSIS SMP Se-Kota Blitar Beraksi dalam Outbound Training di Penangkaran Rusa Maliran

Penulis : Aunur Rofiq - Editor : Yunan Helmy

05 - May - 2024, 14:10

Pengurus OSIS se-Kota Blitar ikuti outbound training kelas kebangsaan di penangkaran rusa Maliran.(Foto: Aunur Rofiq/JatimTIMES)
Pengurus OSIS se-Kota Blitar ikuti outbound training kelas kebangsaan di penangkaran rusa Maliran.(Foto: Aunur Rofiq/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Kegiatan outbound training yang diikuti puluhan pengurus OSIS SMP se-Kota Blitar menggema di penangkaran tusa Maliran pada Minggu (5/5/2024). Acara yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Kota Blitar bekerja sama dengan Universitas Islam Balitar (Unisba) Blitar dan Perpustakaan Proklamator Bung Karno ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2024 serta sebagai dukungan terhadap program Merdeka Belajar yang digalakkan Kemendikbudristek. 

Putri Megha Septyarini Wibisono, panitia kegiatan, seorang guru di SMPN 2 Kota Blitar sekaligus anggota Pendekar (Penggerak Merdeka Belajar), menjelaskan, kegiatan outbound training ini sebenarnya adalah kelanjutan dari serangkaian kegiatan kelas kebangsaan yang telah dilaksanakan sebelumnya. Mulai dari  28 dan 29 April serta 2, 3, dan 4 April 2024,  Dinas Pendidikan Kota Blitar bersama Unisba Blitar dan Perpustakaan Proklamator Bung Karno menggelar berbagai kegiatan di Perpustakaan Bung Karno. Dan puncak dari serangkaian acara tersebut adalah kegiatan outbound yang diharapkan dapat membantu meningkatkan kreativitas, kemandirian, kebersamaan, dan imajinasi anak-anak.

Baca Juga : Melonjak, Januari - Maret 2024 Jatim Dapat 63.765 Kunjungan Turis Asing

"Kegiatan ini tidak hanya sekadar permainan semata, tapi juga memiliki makna mendalam. Kami ingin anak-anak tidak hanya belajar tentang sejarah dan kebangsaan secara teoritis, tetapi juga mengalami secara langsung bagaimana pentingnya kebersamaan dan semangat gotong royong dalam mempertahankan nilai-nilai bangsa. Melalui serangkaian permainan dan aktivitas, kami berharap dapat menanamkan nilai-nilai tersebut secara lebih konkret kepada peserta,” ungkap Putri.

Outbound training ini dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan sambil memperdalam pemahaman akan sejarah dan nilai-nilai kebangsaan kepada peserta, dengan fokus pada kekompakan, kreativitas, dan semangat gotong royong. Salah satu bentuk kegiatan yang diselenggarakan adalah fun game yang melibatkan kubu putih sebagai simbol negara Indonesia, serta kubu dari negara lain dalam permainan tebak-tebakan sejarah dan simulasi pertahanan negara.

Sejarah perjuangan bangsa Indonesia dari pergerakan nasional hingga proklamasi 17 Agustus 1945 menjadi materi utama dalam fun game ini, yang diintegrasikan dengan materi wawasan kebangsaan yang telah dipelajari sebelumnya di Perpustakaan Proklamator Bung Karno.

 "Dengan kegiatan ini kami mendorong peserta didik agar memiliki profil pelajar Pancasila yang beriman, bertakwa, kreatif, gotong royong, kebhinekaan global, bernalar kritis, dan mandiri,” imbuh Putri.

Harapan panitia kegiatan adalah agar peserta yang mengikuti kegiatan ini tidak hanya menjadi peserta yang pasif, tetapi juga menjadi agen perubahan di sekolah dan lingkungan sekitarnya. Mereka diharapkan dapat menjadi teladan dalam menularkan semangat kebangsaan, kekreatifan, dan budaya baca kepada teman-teman sebaya mereka.

“Dengan memahami sejarah, anak-anak akan terdorong untuk memiliki semangat tinggi dalam membaca dan mengakses fasilitas perpustakaan, termasuk memiliki kartu tanda anggota (KTA) Perpustakaan Bung Karno. Selain itu, mereka akan diajak untuk berdiskusi dengan petugas perpustakaan Bung Karno untuk lebih mendalami sejarah perjuangan Bung Karno dalam mewujudkan kemerdekaan Indonesia,” ujar Putri.

Lebih dari itu, ke depannya panitia berharap peserta akan terlibat aktif dalam pembuatan video tentang perjuangan pahlawan dan tokoh-tokoh sejarah. Melalui keterlibatan ini, diharapkan minat belajar dan apresiasi terhadap sejarah bangsa akan semakin terpacu. Video-video tersebut juga diharapkan dapat menjadi sarana yang efektif dalam upaya peningkatan literasi sejarah dan literasi informasi generasi muda. Dengan demikian, peserta tidak hanya akan menjadi konsumen informasi, tetapi juga produsen konten yang dapat memberikan kontribusi positif dalam menyebarkan pengetahuan sejarah kepada masyarakat luas.

"Selain itu, anak-anak akan aktif terlibat dalam pembuatan video tentang perjuangan pahlawan masa lalu. Video-video ini akan menggambarkan peristiwa sejarah penting, seperti proklamasi kemerdekaan dan bagaimana Bung Karno mampu menulis 100 buku saat berada di penjara. Melalui proses ini, diharapkan akan ada timbal balik positif, di mana anak-anak yang lain akan terinspirasi untuk mengikuti jejak mereka,” pungkas Putri Megha.

Baca Juga : Polisi Buru Pria Pamer Kelamin Sambil Bawa Sajam di Singosari Malang

Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Unisba Blitar Dr Suyitno mengungkapkan harapannya terhadap kerja sama yang terjalin antara Unisba Blitar, Dinas Pendidikan Kota Blitar, dan Perpustakaan Proklamator Bung Karno. Ia menekankan pentingnya kelanjutan kerja sama ini ke depannya, mengingat manfaat yang luar biasa yang dapat dihasilkan dari sinergi antara lembaga pendidikan, pemerintah daerah, dan lembaga perpustakaan nasional.

"Kerja sama ini sangat penting dalam menunjang pendidikan karakter bagi siswa SMP di Kota Blitar. Pendidikan karakter merupakan aspek yang tak terpisahkan dari proses pendidikan, yang memegang peran penting dalam membentuk kepribadian dan moralitas siswa,” tegas Suyitno. Diharapkan, melalui kolaborasi yang terjalin, pendidikan karakter dapat menjadi fokus utama dalam pengembangan potensi peserta didik di Kota Blitar.

Suyitno juga menjelaskan bahwa pendidikan karakter yang dimaksud adalah memiliki rasa tanggung jawab, peduli terhadap lingkungan, dan memupuk jiwa nasionalisme yang tinggi pada diri sendiri. Menurut Suyitno, hal ini sangat penting dalam membentuk generasi muda yang berkualitas dan berkontribusi positif bagi bangsa dan negara.

“Semoga kegiatan kelas kebangsaan yang dilaksanakan kali ini dapat menjadi inspirasi bagi siswa di seluruh Indonesia,” ungkap Suyitno.

Jais Alwi Mashuri, kabid pembinaan pendidikan dasar Dinas Pendidikan Kota Blitar, dengan penuh keyakinan menyatakan, kegiatan ini merupakan langkah positif dalam menguatkan wawasan kebangsaan melalui serangkaian agenda kegiatan yang sebelumnya telah dilaksanakan di makam Bung Karno. Di kesempatan ini, Jais menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai upaya untuk merealisasikan cita-cita pendiri bangsa, sehingga semakin nyata bagi generasi muda.

"Semoga cita-cita pendiri bangsa semakin nyata dengan bekal dari materi-materi yang sudah didapatkan anak-anak selama kegiatan ini. Melalui upaya ini, diharapkan generasi emas yang keren dan unggul akan terwujud, menjadi harapan bagi masa depan bangsa yang lebih baik,” pungkas Jais.


Topik

Pendidikan Kelas kebangsaan outbond training OSIS SMP se-Kota Blitar Kota Blitar


Bagaimana Komentarmu ?


JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Aunur Rofiq

Editor

Yunan Helmy