Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Agama

Kapan Waktu yang Tepat untuk Sedekah Subuh? Begini Kata Buya Yahya 

Penulis : Binti Nikmatur - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

23 - Apr - 2024, 16:26

Placeholder
KH.Yahya Zainul Ma'arif, Lc., M.A., Ph.D. yang lebih akrab disapa Buya Yahya. (Foto: YouTube)

JATIMTIMES - Sedekah subuh adalah salah satu amalan yang sangat dianjurkan dalam agama Islam. Namun, banyak dari kita mungkin bertanya-tanya, kapan waktu yang paling tepat untuk melaksanakan sedekah Subuh ini? 

Menurut KH.Yahya Zainul Ma'arif, Lc., M.A., Ph.D. yang lebih akrab disapa Buya Yahya, sebagai pengasuh Lembaga Pengembangan Da'wah dan Pondok Pesantren Al-Bahjah, sedekah itu bisa dilakukan kapan saja. 

Baca Juga : PDI Perjuangan Banyuwangi Beri Kesempatan Masyarakat untuk Mendaftar Cabup- Cawabup

"Lebih cepat lebih bagus. Apalagi kita tahu orang membutuhkannya. Tidak ada kekhususan soal aturan sedekah subuh," jelas Buya Yahya, dilansir YouTube Al-Bahjah TV, Selasa (22/4). 

Adapun saat ini, sedekah subuh tengah ramai diperbincangkan banyak orang. Buya Yahya mengatakan ada satu riwayat dari baginda nabi yakni sebagai berikut. 

"Bergegaslah di pagi-pagi hari engkau untuk bersedekah. Karena apa, untuk menolak balak. Karena balak tidak bisa melewati sedekah."

Namun menurut Buya Yahya, para ulama memandang hadist di atas bukan sebagai hadist yang bisa dipakai untuk sedekah subuh. Kemudian Buya Yahya mengutip hadist nabi riwayat Imam Bukhari dan Muslim. Rasulullah SAW bersabda:

مَا مِنْ يَوْمٍ يُصْبِحُ الْعِبَادُ فِيْهِ إِلاَّ مَلَكَانِ يَنْزِلاَنِ فَيَقُوْلُ أَحَدُهُمَا: اَللَّهُمَّ أَعْطِ مُنْفِقًا خَلَفًا. وَيَقُوْلُ اْلآخَرُ: اَللَّهُمَّ أَعْطِ مُمْسِكًا تَلَفًا

 

Artinya:

Tidak satu hari pun di mana pada pagi harinya seorang hamba ada padanya melainkan dua Malaikat turun kepadanya, salah satu di antara keduanya berkata: ‘Ya Allah, berikanlah ganti bagi orang yang berinfak.’ Dan yang lainnya berkata: ‘Ya Allah, hancurkanlah (harta) orang yang kikir.’”

 

Buya Yahya menyimpulkan bisa saja sedekah subuh sesuai dengan hadist di atas. Tujuannya agar seseorang yang melakukan sedekah subuh bisa mendapatkan doa malaikat dari pagi-pagi. 

"Artinya biarpun siang doanya tetap dapat. Karena itu, dari pagi setiap hari. Doakannya kapan? Ya, sampai sehari itu mendoakan malaikat itu. Bukan hanya pagi saja. Cuma kalau ada orang punya gerakan sedekah pagi bukan sesuatu yang salah," jelasnya. 

Baca Juga : Kerap Dapat Pertanyaan Klise? Begini Tips dari Pakar Komunikasi untuk Menyikapinya

"Cuma tidak ada dalil kekhususan tentang itu (sedekah pagi)," imbuhnya. 

Buya Yahya pun kembali menegaskan bahwa setiap hari Malaikat datang untuk mendoakan hamba Allah. Jadi siapapun yang bersedekah di hari itu akan didoakan oleh Malaikat. Sehingga masalah kebaikannya pun dikembalikan kepada yang memerlukannya. 

"Jika di pagi hari Anda tidak bisa menjangkau orang yang membutuhkannya, maka tunggu di siang hari, barangkali di siang hari ada orang yang sangat memerlukannya. Jangan sampai memaksakan sedekah pagi, akhirnya diberikan tetangganya yang tidak terlalu butuh," katanya. 

Buya Yahya pun menegaskan bahwa sedekah lebih siang tidak masalah, asalkan diberikan kepada mereka yang memang sangat membutuhkan. Misalnya sedang dalam kondisi sakit, kecelakaan, dan fakir miskin. 

Buya Yahya pun menyimpulkan bahwa hadist di atas sifatnya sehari itu. Jadi bukan hanya di pagi saja. 

"Hanya nggak ada masalah ada orang yang punya gerakan sedekah subuh, boleh-boleh saja, jadi tidak ada yang melarang. Itu hanya mencari start awal-awal, sebab secara khusus nggak ada keistimewaan itu," tandasnya. 

Buya Yahya pun mengatakan jika ada kesalahpahaman sedekah pagi. Misalnya ada orang yang membutuhkan setelah magrib, tapi seseorang tak mau bersedekah karena menganut paham sedekah pagi. "Bukan masalah sedekah pagi, tapi mana yang paling membutuhkan, itu didahulukan," tegasnya. 

Meski begitu, Buya Yahya tidak menyalahkan orang yang hendak melakukan sedekah pagi. "Bagi anda yang ingin sedekah, terserah anda yang lebih tau, yang penting adalah anda ingin mengeluarkan kekikiran dari hati anda dan anda ingin mendapatkan pahala dari Allah. Kalau sudah begitu, anda bisa menimbang mana yang lebih bermaslahat bagi penerimanya," pungkas Buya Yahya. 


Topik

Agama Sedekah sedekah subuh buya yahya



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Binti Nikmatur

Editor

Sri Kurnia Mahiruni