Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Pendidikan

Unisma Terus Alami Lompatan Positif 9 Tahun Terakhir 

Penulis : Anggara Sudiongko - Editor : Yunan Helmy

09 - Apr - 2024, 13:59

Rektor Unisma Prof Dr Maskuri MSi (ist)
Rektor Unisma Prof Dr Maskuri MSi (ist)

JATIMTIMES - Universitas Islam Malang (Unisma) terus melangkah maju menjadi kampus unggul bereputasi internasional. Berbagai capaian gemilang telah berhasil ditorehkan kampus bertagline 'Unisma dari NU untuk Indonesia dan Peradaban Dunia" ini, khususnya dalam 9 tahun terakhir.

Rektor Unisma, Prof Dr H Maskuri MSi menyampaikan bahwa telah banyak capaian stalrategis Unisma mulai tahun 2014 hingga 2024 pada berbagai bidang, baik akademik, kerja sama dan yang lainnya.

Baca Juga : 5 Cara Menghancurkan Lemak Membandel di Perut dari Ahli Diet

Capaian-capaian tersebut di antaranya,  saat ini ada 251 mahasiswa asing belajar di Unisma dalam program degree dan 350 mahasiswa belajar dalam program non-degree. Mereka dari berbagai negara seperti Korea Selatan, Amerika Serikat, Australia, Rusia, Jepang, Belgia, Inggris, Malaysia, Brunei Darussalam, Filipina, Somalia, Thailand, Palestina, Uzbekistan, Mesir, Sudan, Yaman, Arab Saudi, dan Eritria. 

Sebaliknya, sejumlah 230 mahasiswa Unisma belajar di berbagai negara tersebut  baik secara daring maupun luring, dalam program international credit transfer, PPL, KSM internasional, dan student mobility.

Selain itu,  telah banyak hibah yang didapatkan Unisma. Di antaranya program Kompetensi Kampus Merdeka (PKKM) sejak 2021-2024, untuk 13 program studi; hibah kerja sama kurikulum dan implementasi MBKM untuk 6 prodi; menjadi center of excellent MBKM, dan program pembelajaran inklusi total didanai Rp4.040 miliar.
  
Kredensial mikro mahasiswa Indonesia pada 2021, Unisma dipercaya sebagai penyelenggaran dengan dana Rp680 juta.  Kegiatan ini diikuti oleh 680 orang mahasiswa dari 127 universitas di seluruh Indonesia.

Kemudian, program MBKM berbasis penelitian dan PkM, pada 2021 dengan nilai dana sebesar Rp1,8 miliar. Berikutnya program transfer kredit luar negeri Belmawa pada 2019-2021 dengan total dana sebesar Rp285 juta. 

Selanjutnya, hibah gerakan nasional revolusi mental (GNRM) pada 2021-2023 dari menko PMK dan BKKBN kerja sama dengan FRI dengan perolehan total dana Rp350 juta. Kemudian program praktisi mengajar Kemdikbudristek pada 2021-2024, terdapat 130 orang praktisi berkolaborasi dengan dosen Unisma mengajar selama 1 semester di Unisma.

Lalu, dalam program kampus mengajar, terdapat 677 mahasiswa dari berbagai program studi yang mengikuti program ini dengan rekognisi hingga mencapai 20 SKS  102 dosen menjadi dosen pembimbing, dan pertukaran mahasiswa merdeka dalam negeri (PMM-DN)  sebanyak 282 mahasiswa dari PTN/PTS di seluruh Indonesia mengikuti perkuliahan selama 1 semester di Unisma dengan total dana Rp1,278 miliar.

Selain itu,  ada hibah matching fund pada 2022-2024 diperoleh 8 orang dosen. Program ini sebagai pengembangan jejaring dan membangun kemitraan dengan DUDI (dunia usaha dunia industri) dibiayai Rp3,850 miliar. Selanjutnya ada hibah pendamping SMK pusat keunggulan pada 2022-2023 dengan total nilai dana Rp500 juta untuk melakukan pendampingan terhadap 18 SMK pada 7 provinsi di Indonesia sekaligus sebagai media publikasi. 

Dan terakhir, program Kosabangsa (Kolaborasi Sosial Membangun Masyarakat) pada 2023. Dalam ptogram ini, 2 tim dosen Unisma berkontribusi.

"Program tersebut memiliki dampak strategis untuk meningkatkan reputasi Unisma. Bahkan dengan berbagai partisipasi Unisma dalam mendukung kebijakan MBKM Kemendikbudristek, Unisma mendapatkan apresiasi tinggi dari mendikbudristek pada Rakernas PTNU di Medan pada 2023," kata Maskuri beberapa waktu sebelumnya.

Dalam bidang publikasi ilmiah, sejak 2016 Unisma merintis jurnal OJS. Dan kini terdapat 21 jurnal di lingkungan Unisma yang terakreditasi nasional, dengan rincian 1 jurnal di peringkat Sinta 2, 3 jurnal di peringkat Sinta 3, 9 jurnal di peringkat Sinta 4, dan 8 jurnal di peringkat Sinta 5. 

Sedangkan dalam hal jumlah publikasi ilmiah dosen, pada 2015 Unisma memiliki 1.683 artikel yang terindeks Google Scholar. Namun saat ini jumlah publikasi ilmiah kita mencapai 24.860 artikel dengan 358 artikel terindeks dalam indeksasi internasional bereputasi (Scopus dan Web of Science). Karya publikasi ilmiah dosen Unisma telah dirujuk peneliti dari luar Unisma mencapai 104.173 rujukan.

Di samping luaran berupa publikasi ilmiah, kegiatan penelitian dan pengabdian dosen juga telah menghasilkan luaran hak cipta 403, hak paten terdaftar 35 dan 5 granted, TTG rekayasa sosial 151, hak merek 10, dan buku inovasi 10.

Perpustakaan Unisma juga meraih akreditasi A pada 2022. Selain itu, pada 2024 perpustakaan Unisma telah tergabung pada WorldCat (Katalog Dunia), dan sekaligus menjadi fasilitator dan pusat data bagi katalog induk Perpustakaan PTNU Se-Indonesia melalui UNICAT. 

"Kemudian, pengintegrasian laboratorium dasar, peningkatan Lembaga Pengembangan Pembelajaran dan Relevansi Pendidikan (LP2RP), Pusat Pengembangan Bahasa Asing dan Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing (P2BA-BIPA) yang juga banyak melakukan langkah dalam menambah jumlah mahasiswa asing," paparnya.

Begitu pun dalam bidang kerja sama juga terus berkembang. Hingga saat ini, tidak kurang 190 kerja sama luar negeri, 378  kerja sama aktif dengan instansi perguruan tinggi negeri dan swasta di Indonesia, 78 kerja sama aktif dengan mitra DUDI dalam negeri yang terdiri dari unsur pemerintah, perbankan, dan swasta. 

Implementasi kerja sama tersebut antara lain berupa pertukaran mahasiswa, pertukaran dosen sebagai dosen tamu dan dosen ahli, beasiswa dari Kemenag RI, beasiswa Propinsi Jawa Timur, pembiayaan PPG prajab/daljab dari Kemenag dan Kemendikbudristek, beasiswa perbankkan, Bimtek Anggota DPRD dan Kepala Desa,  pemagangan mahasiswa di berbagai perusahaan BUMN/BUMS.

Capaian Kinerja Bidang Umum, SDM dan Keuangan tentunya Unisma Malang juga telah berhasil mengalami lompatan yang memuaskan. Dalam bidang tata kelola administrasi dan keuangan telah diletakkan prinsip-prinsip transparansi, akuntable, dan menunjukkan sebagai lembaga yang kuat dengan tata kelola dan stabilitas kampus yang sangat sehat. Predikat "Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)" diperoleh dari akuntan publik independen, bahkan pada 2019 telah memperoleh sertifikat ISO 9001 : 2015.

"Dalam sistem surat menyurat telah menggunakan platform digital "Simpera (Sistem Persuratan Unisma)", terkait pengarsipan dan administrasi terintegrasi, menggunakan "Arteri (Arsip Terintegrasi) Unisma," jelas Rektor.

Dari aspek sarana dan prasarana, Unisma juga mengalami lompatan yang jauh. Berbagai fasilitas memadai telah dimiliki Unisma. Unisma telah berhasil membangun Gedung Pascasarjana 7 lantai, menyelesaikan pembangunan gedung Usman Bin Affan dari 2 lantai menjadi 7 lantai, membangun Gedung Yayasan 4 lantai, gedung UKM 3 lantai, penambahan bangunan laboratorium Fakultas Teknik dan LPPM, tambahan rusunawa 3 dan 4, pembangunan Gedung bundar al-Asy’ari berkapasitas 7000 orang, merenovasi kantor pusat dari 4 lantai menjadi 6 lantai, merenovasi masjid Ainul Yaqin, membangun Sport Centre, membangun ruang perkuliahan dan laboratorium peternakan di Jengglong dan lainnya.

Selain itu, Unisma juga berhasil memperluas kepemilikan lahan, diantara pembelian tanah, rumah dan relokasi bangunan,  membeli lahan di Kebonagung kurang lebih 8.000 m2 pada 2015 dan sekaligus membangun ruang kuliah,  green house dan gedung industri air mineral dan minuman berasa. Pada 2017 Unisma berhasil membebaskan lahan untuk kampus II Unisma seluas kurang lebih 75 Hektar di Karangploso dan Singosari Kabupaten Malang.

Baca Juga : Jelang Idul Fitri, BAZIS UB Bagikan Tali Asih pada 349 Pegawai

Kemudian, Unisma juga  berhasil membeli lahan di New City seluas 6,2 hektar dari luasan tersebut, 5.000 m2 diperuntukkan pembangunan gedung POLISMA di New City Kota Malang. Dan sejak 2022, Unisma telah menyiapkan dana fresh/cash Rp 50 milyar untuk pembangunan gedung 9 lantai yang tinggal menunggu eksekusi pengurus yayasan.

Dari aspek SDM telah banyak mengalami lompatan, dimana jumlah dosen 145 Orang (2014) dan kini telah mencapai 403 orang dosen (2024), Karyawan 106 orang (2014) dan 308 orang (2024). Pencapaian jabatan akademik, Asisten Ahli dari 2015 sebanyak 44, pada 2024 bertambah menjadi 149 dosen,  Lektor dari 2015 sebanyak 68 sampai dengan 2024 bertambah menjadi 127 dosen, Lektor Kepala dari  2014 sebanyak 13 sampai sekarang bertambah menjadi 67 dosen, jumlah Guru Besar pada 2015 sampai dengan 2024 bertambah menjadi 22 dosen. 

"Untuk percepatan kenaikan kepangkatan dosen, termasuk percepatan Guru Besar telah kita bentuk tim sukses," jelas Prof Maskuri.

Terkait kesejahteraan dosen, karyawan (gaji) dan pimpinan, Unisma jhga mengalami lompatan yang positif. Di Unisma, tiap tahun secara bertahap hingga 9 tahun terakhir ini, kenaikan gaji mencapai 162,5 persen, pemberian Natura Rp.200.000 perbulan dalam bentuk sembako, kepesertaan program BPJS Kesehatan, Ketenagakerjaan, serta penetapan dana pension, pengadaan kendaraan mobil dinas untuk pimpinan Yayasan, Rektorat dan Dekanat.

Termasuk juga biaya penelitian, reward, pengembangan prodi juga terus disupport oleh Unisma. 

Capaian bidang kemahasiswaan, alumni dan keagamaan di Unisma juga terus tumbuh positif. Untuk bidang kemahasiswaan, sejak 2014 hingga 2024 ini telah dihasilkan sedikitnya 19 pedoman dan peraturan terkait kebijakan program pengembangan kemahasiswaan. Beberapa program unggulan dan inovasi untuk menyiapkan mahasiswa dalam kompetisi nasional maupun internasional disupport anggaran Rp 1,5 Milyar, dan saat ini sedang digencarkan dan terus dikembangkan melalui program strategis Unisma, seperti  ; Rumah Kreatif Mahasiswa, Rumah Budaya dan Peradaban, Kelas  Profesional, Kelas Branding dan Enterpreuener Generasi Emas Unisma dan lainnya.

"Untuk melakukan peningkatan kesejahteraan mahasiswa, kami melakukan terobosan, memperluas jaringan kepada pihak yang bersedia memberi beasiswa kepada mahasiswa," jelas Prof Maskuri.

Pada bidang alumni, melalui organisasi Ikatan Keluarga Alumni Unisma, telah menunjukkan sinergitas yang positif dalam pengembangan  Unisma, terutama pengembangan Kerjasama, publikasi mahasiswa baru dan suksestory dari para alumni. Pada bidang keagamaan, kegiatan keagamaan menjadi distingsi Unisma, memiliki peranan penting untuk mengasilkan lulusan yang memiliki daya saing komparatif (integrasi lmu dan agama). Berbagai kegiatan positif secara istiqomah dilaksanakan Unisma.

Capaian bidang kelembagaan, publikasi dan teknologi informasi juga bertumbuh positif.
 Pengembangan Kelembagaan dan Program Studi Baru; terdapat 12 Lembaga/Pusat/Unit Pelaksana Teknis (UPT)  baru yang dibentuk sejak Desember 2014 hingga sekarang, yakni Lembaga Pengembangan Pembelajaran dan Relevansi Pendidikan (LP2RP), Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP), Pusat P2BA-BIPA, Pusat Pengembangan Kewirausahaan dan Inkubator Bisnis (P2KIB), Pusat HAKI dan Inovasi, Pusat Kreativitas dan Inovasi, Halal Center, Divisi Pemeringkatan Perguruan Tinggi, UPT Pengelolaan Ruang Pertemuan dan Kendaraan, UPT Day Care, UPT Kawasan Hutan dengan Tujuan Khusus (KHdTK), UPT Unisma Press. 

Kemudian, terdapat penambahan 10 program studi baru, yaitu : S-1 Perbankan Syariah, Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), Pendidikan Guru Roudhotul Athfal (PGRA), Pendidikan Bahasa Arab, Farmasi,  Administrasi Rumah Sakit, dan S-2 Kenotariatan, Pendidikan Matematika, Peternakan, dan Program Pendidikan Profesi Guru. 

"Semua ini, mendukung tata kelola perguruan tinggi yang semakin baik,  mewujudkan Good University Governance," ujarnya Prof Maskuri.

Capaian kelembagaan untuk akreditasi juga terus tumbuh positif dari waktu ke waktu. Saat ini Unisma telah terakreditasi Unggul. Saat ini terdapat 13 Program Studi meraih peringkat akreditasi Unggul dan A, 7 Program studi terakreditasi internasional ASIIN dan FIBAA Jerman, selebihnya baik sekali. 

Sisi lain, Unisma juga telah menjadi kampus dengan rangking  bagus. Ranking Unisma berada pada posisi 42 PTN-PTS se Indonesia dari 4.593 PTN-PTS dengan pertumbuhan jumlah mahasiswa mencapai 17.000,.

Dikalangan PTS, Unisma rangking 14 Tingkat Nasional dari m 4.033 PTS di Indonesia. Di Top Islamic University in the World Unisma urutan 33 Dunia, dan ranking 3 besar se-L2DIKTI wilayah VII Jatim dari 328 PTS di 3 tahun terakhir; peringkat Sinta (Science and Technology Index) Tingkat Nasional PTN-PTS Unisma ranking 27 di akhir 2023.

Berbagai prestasi telah diperoleh seperti penghargaan dari Menteri Agama RI sebagai kampus unggul dibidang Manajemen Berbasis Pesantren, The Best performing University of the Year  2017, serta memperoleh 11 penghargaan Rekor MURI. Sejak tahun 2017 LPPM Unisma naik kelas menjadi klaster utama dan memiliki kuota anggaran mencapai 15 Milyar rupiah pertahun, dan pada 2023 mendapatkan Anugrah Diktiristek Kemendikbud kategori “Gold Winner” sebagai Institusi Klaster Utama dengan skor penelitian tertinggi di Indonesia. 

Pada bidang teknologi informasi, Unisma terus melakukan penambahan software dan hardware, antara lain : dari tahun 2015 sampai 2024 memiliki 160 titik akses poin (WIFI) di area-area prioritas, penambahan kekuatan bandwith Unisma dari  200 Mbps di tahun 2014, sekarang menjadi 1.000 Mbps ditambah backup 300 Mbps.

Sistem IT terintegrasi Menara Unisma sudah di-launching di tahun 2023 dan terus dalam penyempurnaan dari  yang semula menggunakan sisfokampus sejak 2013.  Unisma juga telah mengembangkan  teknologi Five Ji (5G) dan layanan akademik berbasis IT, telah menggunakan server berbasis cloud. 

"Berbagai capaian di atas, adalah hasil kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas, kerja Ikhlas dan bertanggung jawab kita semua sivitas akademika dan mitra-mitra terkait termasuk alumni terhadap Unisma yang tercinta, bukanlah kerja seorang semata-mata," pungkasnya.


Topik

Pendidikan Unisma Unisma Malang Malang


Bagaimana Komentarmu ?


JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Anggara Sudiongko

Editor

Yunan Helmy