Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Serba Serbi

Sempat Jadi Alat Barter, Ini Asal Mula Kue Kastengel yang Jadi Favorit Orang Indonesia Saat Lebaran

Penulis : Mutmainah J - Editor : A Yahya

05 - Apr - 2024, 17:20

Placeholder
Kue Kastangel. (Foto dari internet)

JATIMTIMES - Bau harum adonan terigu bercampur keju khas kastengel mulai menyeruak di tengah-tengah kita. Kastengel merupakan kue kering andalan di hari raya Idulfitri bersama dengan kue kering lebaran lainnya seperti nastar dan putri salju. Kastengel selalu tersaji di toples-toples kaca di rumah-rumah yang sudah siap menyambut hari raya.

Di antara kue kering lainnya, kastengel termasuk kue kering yang dijual dalam harga cukup mahal. Hal itu lantaran di dalam adonannya, diberi banyak parutan keju untuk memberikan aroma dan citarasa khas kastengel.

Baca Juga : Daftar Tarif Tol Trans Jawa Selama Mudik Lebaran 2024

Kastangel termasuk ke dalam kue bergengsi. Dulu di Krabbedijke, sebuah desa di Belanda, kue keju gurih ini pernah menjadi alat pengganti mata uang atau alat barter masyarakat setempat. Hal ini karena kastengel menggunakan komposisi keju yang mahal. 

Saat itu, kastengel menjadi alat bayar untuk membeli bahan masakan hingga barang-barang yang harganya tinggi. 

Namun, tahukah Anda tentang asal mulanya kue ini sampai bisa datang ke Tanah Air?

Asal Mula Kue Kastangel di Indonesia

Melansir Indonesian Chef Association, dulunya kastengel hanya disajikan di rumah-rumah pejabat dan pegawai Belanda yang menikahi perempuan pribumi atau nyonya-nyonya Belanda yang ikut suaminya bertugas di Hindia Belanda. 

Kastengel aslinya memiliki panjang hingga 30 cm, yang biasa disajikan seperti baguette alias roti Prancis yang disantap dengan sup atau salad. Namun, saat diperkenalkan di Indonesia, susah menemukan oven berukuran besar di sini. 

Karena inilah, akhirnya ukuran kastengel berubah dari negara asalnya. Yang semula sepanjang 30 cm, berubah lebih pendek menjadi sekitar 3-4 cm dan lebar 1 cm. 

Dari sinilah, terciptanya sumber akulturasi tradisi makanan Belanda dengan pribumi. 

Selain disebut kastengel, ada yang menyebut kue ini sebagai cheese fingers. Mengutip WikiBuku, rasa yang enak dari kue khas yang ada di setiap perayaan ini adalah karena bervariasinya keju yang digunakan. 

Baca Juga : 8 Negara Tujuan Ekspor Kerupuk dan Keripik Indonesia, Korsel Jadi Nomor 1

Keju yang digunakan tergantung selera, bisa pakai keju cheddar, keju edam, atau keju guda. Namun, akan lebih enak jika menggunakan keju tua asli dari Belanda. Karena menurut Chef Yongki Gunawan, keju tua memiliki tekstur kering, karena kandungan air yang sedikit, tidak memengaruhi tekstur kue, dan rasa serta aroma yang lebih kuat. 
 

Resep Kue Kastengel Keju Renyah 1/4 kg

Kue Kastangel


Sebelum memulai membuat resep kue kastengel keju renyah 1/4 kg, ada beberapa tips yang perlu diperhatikan. Pastikan untuk mengocok maizena, Blueband, garam, vanili, dan kuning telur hingga agak pucat menggunakan mixer dengan kecepatan rendah (Speed 2).

Kemudian, tambahkan bahan lainnya seperti terigu, keju parut alus, susu bubuk, dan sebagainya, aduk hingga kalis. Jika adonan terasa terlalu lembek, Anda bisa menambahkan sedikit terigu hingga konsistensinya pas.

Berikut adalah bahan-bahan yang diperlukan untuk membuat resep kue kastengel keju renyah 1/4 kg:

  1. 250 g terigu kunci biru
  2. 2 sdm maizena
  3. 1 bks Blueband c&c
  4. 4 btr kuning telur (3 untuk adonan, 1 untuk olesan)
  5. 1 blok keju cheddar (2/3 di parut halus, 1/3 di parut kasar untuk hiasan)
  6. 1 sdt garam
  7. 1 sdt vanili
  8. 1 bks susu bubuk

Cara membuat resep kue kastengel keju renyah 1/4 kg:


Topik

Serba Serbi kue lebaran kastengel sejarah kastengel nastar



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Mutmainah J

Editor

A Yahya