Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Hukum dan Kriminalitas

PN Jombang Tolak Gugatan Saudara Ipar Soal Biaya Pemakaman Adiknya

Penulis : Adi Rosul - Editor : A Yahya

04 - Apr - 2024, 12:50

Sidang gugatan PMH anatar Soetikno dan Diana di PN Jombang. (Foto : Adi Rosul / JombangTimes)
Sidang gugatan PMH anatar Soetikno dan Diana di PN Jombang. (Foto : Adi Rosul / JombangTimes)

JATIMTIMES - Perseteruan saudara ipar antara Soetikno Hary Santoso (56) dan mantan adik iparnya Diana Soewito (46) telah diputus Majaleis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Jombang. Perkara biaya pemakaman mendiang adik kandungnya, Subroto Adi Wijaya, senilai Rp 5,9 miliar yang digugat Soetikno ke Diana itu ditolak hakim.

Gugatan Soetikno kepada mantan iparnya itu berlangsung sejak didaftarkan ke PN Jombang pada 22 September 2023 lalu. Berdasarkan nomor perkara 73/Pdt.G/2023/PN Jbg, Soetikno menggugat Diana tentang perkara perbuatan melawan hukum (PMH).

Baca Juga : Ngeri, Seluruh Posisi Timnas Indonesia Diisi Pemain Naturalisasi

Pada petitum yang dilihat wartawan di Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) PN Jombang, Diana dianggap melakukan perbuatan melawan hukum sebagaimana pasal 110 KUH Perdata. Yang mana Diana dinilai tidak melaksanakan kewajibannya sebagai ahli waris untuk membiayai pemakanaman suaminya, Subroto Adi Wijaya.

Oleh karena itu, Diana sebagai tergugat digugat untuk memberikan ganti rugi materiil dan immateriil sebesar Rp 5,9 miliar. Gugatan saudara ipar itu pun akhirnya diputus Majelis Hakim PN Jombang pada Rabu (03/04/2024).

Berdasarkam salinan putusan perkara nomor 73/Pdt.G/2023/PN Jbg yang ada di SIPP PN Jombang, majelis hakim telah memutus perkara eksepsi dan pokok perkara. Dalam putusan eksepsi, pertama majelis hakim menerima eksepsi tergugat dalam kompetensi relatif mengenai kewenangan mengadili.

Kedua, menyatakan Pengadilan Negeri Jombang tidak berwenang untuk mengadili perkara itu. "Mengadili dalam pokok perkara, menyatakan gugatan penggugat tidak dapat diterima (Niet Ontvakelijk Verklaard). Menghukum penggugat membayar biaya perkara sejumlah Rp 369.500," bunyi putusan Majelis Hakim yang dilihat wartawan di SIPP PN Jombang, Kamis (04/04/2024).

Putusan itu pun direspons Kuasa Hukum Diana, Kosdar. Menurutnya, putusan PN Jombang tidak dapat menerima gugatan Soetikno sudah tepat. Sebab, Diana sebagai pihak yang digugat bukanlah warga Jombang.

"Karena berdasarkan fakta yang terungkap dalam persidangan, ibu Diana Suwito nyata-nyata berkependudukan, dan bertempat tinggal di wilayah hukum pengadilan negeri Surabaya, bukan di wilayah hukum PN Jombang," ujarnya.

Dikatakan Kosdar, gugatan yang dilayangkan pada kliennya itu, berkaitan dengan PMH atas pembiayaan pemakaman mendiang suami Diana senilai Rp Rp 101.423.090. Menurut Kosdar, tuntutan tersebut tidak cukup beralasan, dan jumlahnya pun tidak sebanyak itu. "Hal itu berdasarkan fakta yang terungkap dalam persidangan, baik alat bukti surat maupun saksi," ungkapnya.

Dibeberkan Kosdar, fakta di persidangan terungkap adanya sumbangan dana kematian dari beberapa orang yang dihimpun oleh penggugat. Sumbangan itu pun baru diketahui kliennya pada saat perkara gugatan tersebut diajukan Soetikno.

"Bila menurut materi gugatan dari Soetikno biaya pemakaman hingga pembuatan makam, menghabiskan biaya Rp 153.822.090. Kemudian dari biaya itu, dipotong hasil sumbangan dari para pelayat, sebesar Rp 52.399.000," tuturnya.

Tambahan biaya pemakaman rupanya juga datang dari uang yang diambil Soetikno melalui ATM mendiang Subroto sebesar Rp Rp 11.619.726 pada 13 November 2022.

Baca Juga : Tips Jaga Berat Badan Saat Lebaran, Nomor 8 Sulit

"Kemudian dikurangi lagi uang itu, penarikan yang dilakukan oleh Soetikno pada tanggal 9 Desember 2022, sebesar Rp 3.302.410, sehingga seharusnya menurut kami, berdasarkan bukti yang ada itu, biaya pemakaman hingga pembuatan makam, almarhum Subroto tidak sebesar Rp 101.423.090, sebagaimana yang didalilkan oleh kuasa hukum dari Soetikno, tapi sebesar Rp 86.500.954," bebernya.

Kosdar juga menjelaskan bahwa kliennya pernah menanyakan total biaya pemakaman mendiang suaminya kepada keluarga Soetikno. Namun saat itu, tidak mendapat tanggapan dari keluarga mendiang suaminya.

"Klien kami sudah menanyakan secara langsung pada Soetikno mengenai biaya tersebut, khususnya biaya pemakaman hingga pembuatan makam almarhum Subroto. Namun oleh Soetikno dijawab masalah uang gak ada masalah bagi keluarga. Artinya dapat disimpulkan bahwa, pada saat itu pihak Soetikno tidak menghendaki penggantian biaya pemakaman hingga pembuatan makam almarhum Subroto yang dikeluarkan oleh Soetikno," kata Kosdar.

Selain itu, Kosdar mengaku dalam materi gugatan yang dilayangkan Soetikno terdapat sejumlah tuntutan ganti rugi yang harus ditanggung kliennya. Hal ini berkaitan dengan penahanan yang dialami Soetikno, pencemaran nama baik, hingga biaya advokat yang dikeluarkan oleh Soetikno. 

Dimana nilai ganti rugi yang diminta Soetik pada kliennya dalam pokok perkara gugatan PMH, nilainya mencapai 5,9 miliar.

"Selanjutnya tuntutan ganti rugi sebesar 5,9 miliar rupiah. Ini berkaitan dengan laporan kliennya ke Polres Jombang atas tuduhan penggelapan uang yang dilakukan oleh Soetikno," ujarnya.

Ia pun menilai bahwa tuntutan itu pun nantinya tidak akan dikabulkan oleh majelis hakim yang memeriksa perkara gugatan tersebut. Karena ternyata berdasarkan putusan pidana nomor 34/B.Sus 2023/Pn Jbg tanggal 2 Januari 2024, penggugat telah dinyatakan bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana diatur dan diancam dalam pasal 372 KUHP tentang.

"Dan yang terakhir ada tuntutan biaya advokat. Jadi dituntut juga untuk mengganti biaya advokat yang dikeluarkan oleh Soetikno sebesar 500 juta rupiah. Dan setahu saya selama menjadi advokat gugatan seperti ini tidak pernah dikabulkan oleh majelis hakim," pungkas Kosdar.(*)


Topik

Hukum dan Kriminalitas pn jombang gugat biaya pemakaman


Bagaimana Komentarmu ?


JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Adi Rosul

Editor

A Yahya