JATIMTIMES - Bupati Malang HM. Sanusi didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Malang Anis Zaidah beserta rombongan kepala perangkat daerah menyerahkan bantuan sosial berupa uang tunai Rp 1 juta kepada 21 anak yatim piatu yang ada di Kecamatan Singosari dan Lawang.
Orang nomor satu di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang itu mengatakan, penyerahan bantuan sosial berupa uang tunai Rp 1 juta ini diberikan kepada 11 anak yatim piatu di Kecamatan Singosari dan 10 anak yatim piatu di Kecamatan Lawang.
Penyerahan bantuan sosial berupa uang tunai Rp 1 juta untuk masing-masing anak yatim piatu ini merupakan program rutin tahunan dari Pemkab Malang.
Menurut Sanusi, jika di tahun-tahun sebelumnya penyerahan bantuan sosial berupa uang tunai dilakukan di Pendapa Pemkab Malang dengan jumlah bantuan sebesar Rp 500 ribu, tahun 2024 diterapkan skema yang berbeda. "Jadi tahun ini kita sengaja datang ke kecamatan-kecamatan untuk menyerahkan langsung bantuan uang tunai kepada anak yatim piatu. Jumlahnya juga saya tambah jadi Rp 1 juta untuk setiap anak yatim piatu," ujar Sanusi dalam sambutannya, Senin (1/4/2024).

Menurut Sanusi, selain jumlahnya yang ditambah, mekanisme penyerahannya kali ini tidak melibatkan perbankan, melainkan bekerja sama dengan PT Pos Indonesia.
"Kali ini kita bekerja sama dengan PT Pos Indonesia untuk menyalurkan bantuan sosial. Jadi, uangnya itu utuh Rp 1 juta, tidak terpotong biaya apa pun," ungkap Sanusi.
Mantan wakil ketua DPRD Kabupaten Malang itu berharap, para anak yatim piatu yang telah mendapatkan bantuan sosial berupa uang tunai Rp 1 juta dapat memanfaatkan dengan baik bantuan uang tersebut. "Jadi, uang itu bisa digunakan untuk sangu Lebaran. Bisa buat beli baju, perlengkapan sekolah dan mungkin juga bisa ditabung," tutur Sanusi.
Lebih lanjut, untuk bantuan sosial berupa uang tunai tersebut, Sanusi mengatakan masih tersisa kuota 600 anak yatim piatu. Nantinya, kuota yang tersisa 600 anak yatim piatu tersebut dapat ditambahkan dan diserahkan ke alamat rumah anak yatim piatu masing-masing.
"Hari ini kita kerja sama dengan Kantor Pos. Jika ada yang terlewat, nanti diantar oleh Kantor Pos ke rumahnya masing-masing," pungkas Sanusi.
