JATIMTIMES - Bagi sebagian orang saat berpuasa ada yang merasa kesulitan buang air besar (BAB). Karena itu baru-baru ini ramai video tutorial agar bisa BAB dengan menggerakkan badan di atas toilet.
Sayangnya gerakan yang dilakukan di atas toilet itu tidak menjamin kalian bisa BAB lancar. Namun yang menentukan lancar tidaknya BAB kalian adalah dengan dari gaya hidup.
Baca Juga : Tips Mudah Merebus Daging Sapi agar Cepat Empuk Tanpa Pakai Panci Presto
Hal tersebut ditegaskan dokter umum yang juga aktif sebagai content creator yakni dr. Dion Haryadi di sosial medianya. “Lancar dan tidaknya BAB itu ditentukan dari gaya hidupmu,” kata dokter Dion.
Jadi bukan ditentukan dengan bagaimana cara gerakkan kalian di atas toilet. Tetapi dengan membangun gaya hidup yang sehat.
Pertama, makan makanan yang mengandung serat, terutama serat larut. Kedua minum air yang cukup, target 2-3 liter per harinya.
“Ketiga makan yang cukup. Kalau kamu makannya terlalu sedikit ya BAB ya pasti bakal sedikit,” imbuh dokter Dion.
Contoh seperti bulan puasa ini, dengan mengonsumsi makanan yang sedikit dan kecukupan air kurang bisa jadi kesusahan BAB. Frekuensi BAB yang normal adalah tiga kali sehari sampai tiga hari sekali.
Baca Juga : Rekomendasi 5 Pengharum Ruangan, Bikin Tamu Betah saat Silaturahmi Lebaran
Jadi kalau kalian BAB-nya dua kali sehari itu artinya masih normal. Terakhir rutinkan untuk berolahraga. Hal ini akan membantu kalian memperlancar BAB.
Diketahui selama puasa, pola makan cenderung akan berubah. Jika tidak diperhatikan dengan baik, perubahan pola makan ini berisiko menyebabkan tubuh kekurangan asupan cairan dan serat yang dapat memicu sembelit.
