Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Pendidikan

Di Humaniora, Rektor UIN Maliki Malang Beber Paradigma Strategis Hadapi Revolusi Industri 4.0 dan Digitalisasi

Penulis : Anggara Sudiongko - Editor : Dede Nana

12 - Feb - 2024, 18:51

kegiatan Laporan Kinerja Semester Ganjil dan Koordinasi Perkuliahan Semester Genap yang diselenggarakan Fakultas Humaniora, Senin, (12/2/2024) (istimewa)
kegiatan Laporan Kinerja Semester Ganjil dan Koordinasi Perkuliahan Semester Genap yang diselenggarakan Fakultas Humaniora, Senin, (12/2/2024) (istimewa)

JATIMTIMES - Rektor Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang Prof. Dr. H.M. Zainuddin, MA menyoroti peran dosen sebagai salah satu pilar kunci dalam menghadapi tantangan Revolusi Industri 4.0 dan era digitalisasi. Hal ini disampaikan dalam kegiatan Laporan Kinerja Semester Ganjil dan Koordinasi Perkuliahan Semester Genap yang diselenggarakan Fakultas Humaniora, Senin (12/2/2024).

Dalam kegiatan yang juga menandai kegiatan akademik semester genap tahun akademik 2023/2024 ini, Prof Zain, sapaan akrab Rektor UIN Maliki Malang menekankan bahwa adaptasi dan inovasi dalam dunia pendidikan tinggi, menjadi sebuah hal yang penting. 

Baca Juga : BPSDM Jatim Koordinasikan Rencana Pelatihan ASN 2024

Terlebih pada era ini, adaptasi dan inovasi akan berimbas pada lulusan yang dihasilkan, yakni lulusan yang berkualitas dan berkompeten, serta mampu bersaing dalam kompetisi ditaraf global.

"Maka dari itu, ini sangatlah penting," ungkapnya.

Lebih lanjut dipaparkan Prof Zain, bahwa dampak Revolusi Industri 4.0 sangat siginifikan. Bahkan menurutnya, diprediksi era ini menciptakan 97 pekerjaan baru di tahun 2025 dan akan menggantikan 85 juta pekerjaan lama.

Untuk itu ditegaskannya, bahwa perguruan tinggi harus melakukan berbagai langkah strategis untuk melahirkan profil lulusan unggul yang sesuai dengan kebutuhan pasar atau kebutuhan masyarakat.

Terkait visi pendidikan, menurut Prof Zain, ada 4 kompetensi utama yang harus dikuasai oleh para lulusan, khususnya lulusan Fakultas Humaniora. Lulusan ini harus memiliki kedalaman spiritual, moral, intelektual, dan profesional. 

Tantangan yang ada bukan hanya sekedar menghasilkan lulusan yang berkualitas, namun juga bagaimana dalam menjalankan proses pembelajaran yang ada.  Proses pembelajaran yang ada haruslah kreatif dan kontekstual, sesuai dengan prinsip earning to know, Learning to do, Learning to be, dan Learning to live together yang digagas oleh UNESCO. 

Baca Juga : Pemkab Malang Peringati Isra Mikraj, Bupati Sanusi: Ini Menjadi Momen Muhasabah Diri

Lebih lanjut, penggunaan berbagai macam metode pembelajaran, termasuk dalam pemanfaatan teknologi yang berkembang juga menjadi opsi tepat dalam meningkatkan fleksibilitas dan efektivitas dalam pendidikan. Dalam hal ini seperti penggunaan learning management system (LMS), e-learning, blended learning, dan hybrid learning.

Pengembangan potensi sumberdaya dosen juga menjadi hal yang penting. Baik itu potensi dalam keilmuan, softskill, kreativitas, pemikiran yang kritis serta komunikasi yang baik harus ditekankan. Begitupun dengan teamwork maupun jalinan kolaborasi yang efektif dengan berbagai pihak, termasuk mahasiswa juga harus diperhatikan.

Tak lupa Prof Zain juga menyampaikan akan komitmen dalam melaksanakan Tridharma perguruan tinggi. Tentunya, hal ini harus dilakukan dengan penuh, semangat, tanggungjawab serta dedikasi yang tinggi. 

"Mari kita fokus pada peningkatan kualitas pendidikan,"pungkasnya.


Topik

Pendidikan uin maliki malang revolusi industri digitalisasi rektor uin maliki malang


Bagaimana Komentarmu ?


JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Anggara Sudiongko

Editor

Dede Nana