Kondisi truk tangki bahan bakar di Jl Abdul Gani, Gang II, Kecamatan Batu, Minggu (12/8/2018). (Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)
Kondisi truk tangki bahan bakar di Jl Abdul Gani, Gang II, Kecamatan Batu, Minggu (12/8/2018). (Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)

MALANGTIMES - Akses lalu lintas di Jalan Gani ditutup tepatnya di depan Taman Makam Pahlawan ditutup total. Penyebabnya, ada kendaraan truk tangki bahan bakar minyak (BBM) dengan isi 24 ribu liter bensin, remnya blong.

Untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan, sopir truk dengan nomor polisi L-8637-DD itu pun banting setir di Jl Abdul Gani, Gang II, Kecamatan Batu, Minggu (12/8/2018). Petugas dari Polres Batu pun bergerak cepat dengan menutup jalan tersebut. Arus lalu lintas menuju Pujon pun dialihkan.

Selain menutup jalan, warga di sekitar lokasi juga dilarang merokok dan menyalakan paket data gawai (handphone). Insiden itupun mengundang perhatian warga sekitar. Terlihat puluhan warga berkerumun di sekitar lokasi karena penasaran.

Akibat aksi banting setir itu, truk mengalami kerusakan. Tampak bumper depan truk rusak, kaca pecah, dan ban terlepas. Di jalan tersebut juga terlihat solar yang terbuang. 

Solar yang terbuang itu keluar dari tangki bahan bakar kendaraan yang tumpah. “Bukan dari tangki muatan. Kalau muatan yang dibawa truk itu aman,” ungkap Kanit Pidana Ekonomi Satreskrim Polres Batu Ipda Rudi Yulianto.

Dalam kejadian ini diduga rem blong. Mengetahui rem blong, sopir Wahyudi dari arah Museum Angkut  langsung membanting  setirnya di Jl Abdul Gani. 

“Karena sopir tidak ingin ada korban. Sehingga sopir langsung banting setir ke kiri jalan. Lalu sopir langsung lompat dari truk,” imbuhnya saat berada di lokasi. 

Rencananya truk tangki bahan bakar itu akan mengantar pertamax dan solar di Kelurahan Songgokerto Kecamatan Batu dan Desa Pandanrejo, Kecamatan Bumiaji. 

Untuk mengantisipasi hal tersebut beberapa mobil pemadam kebakaran sudah berada di lokasi kejadian. Ada dua mobil, satu mobil pemadam kebakaran dan mobil alat pemadam ringan. 

Komandan Regu Brahma Dinas Penanggulangan Kebakaran Kota Batu Dradjat Setiawan mengatakan, dua mobil itu sudah disiapkan untuk jaga-jaga jika terjadi hal lainnya. “Kita jaga-jaga untuk keamanan. Sehingga kalau terjadi apa-apa kita sudah standby,” ujar Dradjat. 

Selain itu hingga saat ini sedang menunggu truk Pertamina untuk mengangkut tangki bensin tersebut. Sebab kerusakan hanya pada kepala truk.