JATIMTIMES - Media sosial dihebohkan dengan rekaman video saat tentara Israel menghalangi umat Kristiani untuk masuk ke Gereja Makam Suci di Yerusalem Timur.
Seperti diunggah akun TikTok @annaakhwat_muslimah yang memperlihatkan barikade pasukan Israel menghalangi umat Kristen yang hendak menunaikan ritual Hari Sabtu Suci.
Baca Juga : Lakukan 5 Hal Ini Agar Kesehatanmu Terjaga Selama Lebaran
Dalam narasi video tersebut dijelaskan bahwa kawasan itu merupakan rumah bagi umat Kristiani untuk berkumpul dan merayakan ritual Hari Sabtu Suci.
Namun, polisi Israel malah mendirikan barikade untuk memblokir penyeberangan. Mereka hanya mengizinkan beberapa pendeta dan sejumlah kecil orang Kristen Ortodoks untuk menyeberang.
Beberapa jemaah, termasuk wanita, mencoba menerobos barikade Israel untuk menghadiri kebaktian, tapi pasukan Israel malah menyerang beberapa dari mereka. Di antara mereka ada yang dipukul oleh polisi Israel, bahkan seorang pendeta dan satu orang pingsan selama kericuhan.
Sementara itu, melansir Arab 48, aksi tentara Israel untuk menghalangi masuknya umat Kristiani ke Gereja Makam Suci di Quds, Yerusalem Timur berujung bentrok.
Menurut pernyataan dari Gereja Makam Suci, pejabat Israel tidak memberikan alasan mengapa membatasi akses ke Gereja. Padahal setiap hari Sabtu Suci, sudah menjadi hal yang rutin, umat Kristen beribadah ke gereja tersebut.
Baca Juga : Tata Cara dan Doa Mandi Hari Raya Idul Fitri, Kembali Fitrah!
Dalam video yang beredar itu, tampak pasukan Israel memblokir perayaan dengan penghalang jalan dan pagar di gerbang Kota Tua. Mereka hanya mengizinkan sejumlah kecil umat Kristen yang memiliki izin masuk.
“Tentara Israel juga menghalangi lalu lintas di pasar Khan Al-Zeit dan menyerang puluhan umat Kristen yang mencoba melintasi pos pemeriksaan,” pernyataan saksi, laporan dari Arab 48.
Kementerian Luar Negeri Palestina menggambarkan aksi tersebut sebagai “serangan terang-terangan terhadap kebebasan beribadah.”
