JATIMTIMES - Perdukunan di Indonesia sudah bukan menjadi hal yang tabu. Bertebaran dukun menawarkan berbagai jasa, baik itu penyembuhan atau lainnya. Tetapi, perdukunan menjadi sebuah hal musyrik yang itu jelas dilarang dalam Islam.
Diolah dari Magenta Islam, awal mula sihir di dunia terjadi dan terbukti dalam kisah Nabi Musa. Saat itu, Fir'aun memiliki banyak tukang sihir nan sakti. Nabi Musa kemudian diajak bertarung dengan dukun tersebut.
Baca Juga : Cegah Paham Radikal, 1.312 Maba Diajak Kampanye Anti Radikalisme di PKKMB FISIP UB
Dukun-dukun tersebut kemudian menyerang Nabi Musa dengan mengeluarkan ular-ular berbisa. Nabi Musa pun kemudian melawannya dengan melemparkan tongkatnya ke arah ular tersebut. Seketika atas izin Allah, tongkat tersebut kemudian berubah menjadi ular yang sangat besar dan mengalahkan semua ular dari dukun itu.
Kemudian pada zaman Nabi Sulaiman, beliau juga pernah dianggap musyrik karena banyak memiliki mukjizat di luar nalar. Tetapi, semua terbantahkan usai Allah berfirman.
Dan, mereka mengikuti apa yang dibaca oleh setan-setan pada masa kerajaan Sulaiman (dan mereka mengatakan bahwa Sulaiman itu mengerjakan sihir). Padahal Sulaiman tidak kafir (tidak mengerjakan sihir). Hanya setan-setanlah yang kafir (mengerjakan sihir). Mereka mengajarkan sihir kepada manusia dan apa yang diturunkan kepada dua orang malaikat di Negeri Babil, yaitu Harut dan Marut. Sedang keduanya tidak mengajarkan (sesuatu) kepada seorang pun sebelum mengatakan:
"Sesungguhnya kami hanya cobaan (bagimu), sebab itu janganlah kamu kafir". Maka mereka mempelajari dari kedua malaikat itu apa yang dengan sihir itu, mereka dapat menceraikan antara seorang (suami) dengan istrinya. Dan mereka itu (ahli sihir) tidak memberi mudarat dengan sihirnya kepada seorang pun, kecuali dengan izin Allah. Dan mereka mempelajari sesuatu yang tidak memberi mudarat kepadanya dan tidak memberi manfaat. Demi, sesungguhnya mereka telah meyakini bahwa barangsiapa yang menukarnya (kitab Allah) dengan sihir itu, tiadalah baginya keuntungan di akhirat, dan amat jahatlah perbuatan mereka menjual dirinya dengan sihir, kalau mereka mengetahui."(QS Al-Baqarah 102).
Baca Juga : Inilah 3 Golongan Jin Berdasarkan Wujudnya
Perbuatan musyrik tentunya sangat dibenci Allah SWT. Bahkan Allah tidak akan mengampuni umat yang melakukan hal tersebut. Seperti dijelaskan dalam Surat An Nisa 48. "Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni (dosa) karena mempersekutukan-Nya (syirik), dan Dia mengampuni apa (dosa) yang selain (syirik) itu bagi siapa yang Dia kehendaki. Barangsiapa mempersekutukan Allah, maka sungguh, dia telah berbuat dosa yang besar".
Azab pedih akan didapatkan oleh mereka yang musyrik. Mereka diharamkan untuk untuk masuk ke surga. Hal ini sesuai dengan firman Allah: "Sesungguhnya barangsiapa mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka sungguh, Allah mengharamkan surga baginya, dan tempatnya ialah neraka. Dan tidak ada seorang penolong pun bagi orang-orang zalim itu".
