MALANGTIMES - Krisis air bersih yang dialami warga Dusun Blandit, Desa Wonorejo, Singosari, Kabupaten Malang nampaknya masih terus berlanjut. Sebagian warga di Blandit Wetan (Timur) belum mendapatkan pasokan air.
Baca Juga : Selamat !! Satu Pasien Positif Corona di Lumajang Dinyatakan Sembuh
Kekeringan di kawasan ini sudah terjadi sejak awal musim kemarau. Akibatnya, beberapa wilayah di Dusun ini belum mendapat kucuran air bersih, walaupun tersiar kabar sejak Selasa, (4/8/2015) sudah digerojok air bersih 15 tangki dari BPBD Kabupaten Malang.
Dalam penelusuran MALANGTIMES (TIMES INDONESIA NETWORK), Rabu (5/7/2015), jalanan di dusun penuh debu di kanan kiri jalan. Dusun yang terletak sekira 10 km dari kecamatan Singosari ini terdapat dua tandon air, namun hanya satu tandon yang berfungsi.
"Airnya habis, tandonnya tidak ada isinya. Kalau ambil air ya ke tandon di Blandit Utara, itu juga debit airnya sewaktu-waktu saja nyalanya," ungkap Sukarti kepada MALANGTIMES (TIMES INDONESIA NETWORK), Rabu (5/8/2015) di kediamannya yang berjajar dengan tandon air Blandit Wetan.
Sukarti menambahkan, warga Blandit harus mengambil air di sumur bor Desa Mbanyol yang letaknya satu kilometer dari Blandit Wetan, dan Desa Boro, Kecamatan Jabung yang letaknya dua kilometer dari rumahnya. Ini dilakukan kalau air sama sekali tidak ada di dusun mereka.
Baca Juga : 10 Daerah Resmi Dapat Persetujuan Terapkan PSBB
"Kalau ambil air jauh, antri juga dan biasanya jam 15.00 WIB sudah antri warga, sebelum jam itu bahkan jirigen-jirigen warga sudah berjajar," keluh ibu rumah tangga ini.
Dirinya berharap pemerintah terkait segera mengirimkan air bersih, karena tiga bulan kebelakang selama musim kemarau, warga kesulitan dalam mendapatkan air bersih. (*)
