Blumbang Macari yang terletak di Dusun Macari, Desa Pesanggarahan, Kecamatan Batu mungkin menjadi salah satu rekomendasi bermain air saat cuaca panas saat ini. Apalagi di sana tidak perlu untuk mengeluarkan biaya.
Letaknya pun cukup mudah untuk mencari lokasi ini. Lebih kongkritnya bagi wisatawan yang tertarik bisa mencari alamat di Jl Lahor Dusun Macari, Desa Pesanggarahan, Kecamatan Batu. Setiap harinya Blumbang ini tidak pernah sepi dari aktifitas.
Baca Juga : Curhat Pelaku Pariwisata ke Menteri Pariwisata Wishnutama, Seperti Apa ?
Karena di sana sepulang sekolah selalu ada aktifitas berenang yang dilakukan oleh warga sekitar.
Blumbang memiliki ukurannya panjang 80 meter dan lebar 20 meter dengan kedalaman 2 meter.
Di sekelilingnya terdapat beberapa pohon yang besar dan cukup rindang. Ada juga diberikan fasilitas ayunan yang tergantung pada pohon. Jadi ketika bermain ayunan bisa langsung menceburkam di dalam air.
Di sisi lain ada area persawahan, sehingga ketika berenang di sana bisa merasakan hawa yang sejuk. Selain itu di dalam blumbang ini terdapat ratusan ikan, hanya saja bagi yang ingin memancing tidak diperbolehkan.
Larangan itu diumumkan melalui tulisan pada papan uang ditempelkan di beberapa sudut area Blumbang. “Memang pengumuman itu kami informasikan agar masyarakat sekitar ikut menjaga kelestarian yang ada di Blumbang,” ungkap Kepala Dusun Macari, Desa Pesanggrahan, Kecamatan Batu M. Fauzan.
Baca Juga : Penutupan Tempat Wisata dan Hiburan di Kota Batu Diperpanjang sampai 21 April
Hingga saat ini blumbang itu sudah banyak dikunjungi oleh pengunjung desa sekitar maupun desa atau kelurahan di Kota Batu. “Iya di sini memang sudah banyak yang mengunjungi. Setidaknya dari warga daerah lokal pun terkadang ingin berenamg di sini,” imbuhnya kepada BatuTIMES.
Karena itu, Blumbang ini tidak pernah sepi. Apalagi anak-anak sekitar yang selalu memanfaatkan blumbang untuk bermain. Bahkan warga sekitar bersyukur karena adanya Blumbang, sebab waktu bermain gawai berkurang.
“Pasti anak-anak di sini sepulang sekolah bermainnya ya di sini. Setidaknya mengurangi untuk jam bermain gawai (gadget) yang cukup mempengaruhi anak,” jelas Fauzan.
