MALANGTIMES - Tahun 1970 dan 1990 style mengenakan celana jeans booming dengan gaya 'flared jeans'.
Istilah mode ini adalah celana jeans dengan model 'megar'.
Flared sendiri berarti megar. Jeans ini lebih lebar di bagian lutut. Bagian lebar pada jeans kira-kira sekitar 21 inch.
Baca Juga : Fashion Hijab Wud Hadirkan Koleksi Baru, Pertahankan Bisnis Saat Pandemi Covid-19
Flared jeans bisa jadi gaya pilihan kamu yang sudah bosan dengan model jeans ketat.
Ladies, mengenakan celana flared jeans diterapkan oleh para fashionista.
Ada tiga yang jadi pilihan MalangTIMES kali ini. Siapa saja dan seperti apa gaya mereka? Simak ulasan di bawah ini.
Dari negara Barat, fashionista Mary Lawless Lee memadukan flared jeans keluaran rumah mode desainer.
Memadukan label Jean Atelier, pemilik Instagram @happilygrey ini mengenakan atasan warna gold atau emas dari label Opening Ceremony. Mary memadukan dengan sepatu warna senada.
Memilih memakai flared jeans, fashionista Michelle Medsen mengenakan stripe tee.
Jeans keluaran label Reformation itu dipadukan dengan mules (slop) dari rumah mode Gucci. Michelle mengenakan tas merah koleksi dari brand JW Andersen.
Satu lagi fashionista yang memilih kenakan flared jeans.
Alumnus Universitas Muhammadiyah Malang Yulia Wijayanti memadukan flared jeans keluaran label Uniqlo dengan sepatu sneaker Vans.
Baca Juga : Sarung Tangan Mirip Kulit Manusia Bisa Cegah Covid-19? Unik atau Seram Ya?
Wanita berhijab ini mengenakan kemeja untuk melengkapi gaya berbusananya itu.
Ladies, gaya busana dengan mengenakan jeans longgar disarankan baik dari segi kesehatan maupun mode.
"Kalau jeans jangan yang ketat karena kurang bagus dari sisi kesehatan. Pakai yang agak longgar," saran fashion designer asal Malang Elma Faricha. (*)
