Suasana dialog pasangan SAE di Taman Kendedes (Foto : Istimewa)
Suasana dialog pasangan SAE di Taman Kendedes (Foto : Istimewa)

MALANGTIMES - Sambang ke kawasan Arjosari Kota Malang, Pasangan Sutiaji - Sofyan Edy Jarwoko (SAE) disambati warga Arjosari terkait kondisi Taman Kendedes yang memprihatinkan.

Warga mengungkapkan di taman yang  berada dekat perbatasan antara Kabupaten Malang dan Kota Malang tersebut masih minim fasilitas.

Harianto, salah satu warga Arjosari mengungkapkan di taman tersebut masih membutuhkan banyak sekali fasilitas untuk para pengunjung taman. 

Fasilitas tersebut misalnya toilet, taman bermain untuk anak danpagar pembatas jalan raya agar lebih aman ketika dikunjungi.

"Selama ini kan belum ada sehingga fasilitas tersebut mutlak dibutuhkan apalagi banyak anak-anak yang berkunjung ke situ," ujarnya ketika berdialog dengan Bung Edi, sapaan akrab Calon Wakil Wali Kota Pasangan SAE, Selasa (6/3/2018).

Pertemuan tersebut dihadiri perwakilan komunitas pengemudi ojek online. Di situ Bung Edi juga mendapat keluhan tentang kurangnya fasilitas berkaitan tentang Taman Kendedes. 

Nur Salam, perwakilan komunitas pengemudi ojek online mengungkapkan para pengemudi ojek online membutuhkan gazebo sebagai tempat berkumpulnya para driver.

"Fasilitas tersebut akan memudahkan kami untuk siap siaga menyambut permintaan para pengunjung yang datang dan pulang dari Taman Kendedes," jelas Nursalam.

Menanggapi keluhan warga tersebut, Bung Edi berjanji akan berkomitmen memenuhi semua aspirasi yang berkembang jika nanti terpilih menjadi orang nomor satu di Pemkot Malang. 

"Kami akan berkomitmen untuk ngopeni (memperhatikan, mengayomi, melayani)  seluruh masyarakat. Semua aspirasi yang berkembang akan kami penuhi sesuai kemampuan keuangan pemerintah daerah," ungkapnya.

Semua keluhan dari masyarakat, lanjutnya, akan ditampung dan dicarikan solusi yang dikemas dalam program Tri Prasetya pasangan SAE yakni mewujudkan pembangunan infrastruktur, ekonomi dan kesejahteraan sampai pada warga yang tinggal jauh dari pusat kota.

“Kota Malang membutuhkan pemimpin  yang jujur, peduli rakyat, dan visioner mengadaptasi perubahan yang cepat dan dinamis. Untuk itu saya mengajak panjenengan semua untuk berdoa dan menentukan pilihan yang tepat untuk mewujudkan Kota Malang ingkang sae”, pungkas Bung Edi.