MALANGTIMES - Hati-hati bagi para pengendara yang melewati jalan Talangagung sampai Jalan Lingkar Barat (Jalibar), Kepanjen. Di sepanjang jalan, tepatnya dari perempatan Talangagung menuju arah Perbatasan Ngajum, kondisi jalan cukup berbahaya.
Banyaknya lubang dengan berbagai ukuran sepanjang jalan, cukup riskan bagi para pengendara, khususnya roda dua. Terutama saat hujan mengguyur. Jalanan Talangagung dengan tipe aspal ini tidak terlihat tergenangi air hujan.
Baca Juga : 6 Gunung Erupsi Bersamaan, Mulai di Tanah Jawa, Maluku, hingga Sumatera
"Kalau sudah hujan tidak terlihat sudah jalannya. Ini berbahaya dengan kondisi jalan yang berlubang dimana-mana," kata Asep salah satu warga sekitar, Senin (8/12) kepada MalangTIMES.

Walaupun belum ada informasi terjadinya kecelakaan di sekitar jalan Talangagung, tapi kondisi rusaknya sepanjang jalan tersebut menyimpan potensi besar mengakibatkan kecelakaan.
Selain di sekitar jalan Talangagung, Jalibar yang terbilang jalur cepat dengan kondisi yang terbilang mulus juga menyimpan perangkap berbahaya.
Hal ini terjadi tepat di belokan jalan menuju Perumahan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kanjuruhan. Tepat dibelokan jalan dari arah Talangagung menuju Jalibar. Di area Jalibar tersebut terdapat lubang cukup besar. Dengan diameter sekitar 30-40 centimeter dan kedalaman sekitar 20 centimeter.
Baca Juga : Pengurus Pusat IKA-UB Bagikan 302 Paket Sembako untuk Mahasiswa Duafa
Lubang tersebut hampir membuat celaka seorang pengendara roda dua. Benturan ban yang terjebak masuk dalam perangkap tersebut, cukup keras. Pengendara motor yang tepat di depan MalangTIMES oleng dan hampir jatuh.
Kendaraan MalangTIMES pun terperosok di lubang tersebut dan juga hampir terguling. Benturan keras antara ban dan lubang yang cukup lebar dan dalam yang memang tidak terlihat ini, sangat berbahaya.
