Kota Malang tak bisa dilepaskan dari sejarah dan peninggalan masa kolonial. Begitu banyak bangunan dan peninggalan masa itu yang hingga saat ini masih berdiri kokoh. Termasuk sekolah yang sempat didirikan di masa itu. Nah berikut empat sekolah tertua di Kota Malang yang berdiri di masa kolonial.
1. SMA Tugu

Dulunya, kompleks sekolah ini diberi nama HBS dan AMS. Gedung sekolah ini dibangun pada tahun 1931 di dekat kawasan Alun-alun Bunder (sekarang Alun-alun Tugu).
HBS (Hoogere Burger School) adalah Sekolah Tinggai Warga Negara atau Sekolah Menengah untuk Belanda, sementara AMS (Algemeene Middlebare School) adalah Sekolah Mengengah untuk Umum.
2. SD Santa Maria (Nutrale eur Lagare School)

Neutrale Lagare School adalah sekolah umum yang dibangun oleh Kolonial Belanda di tahun 1930-an. Lahan tempat gedung sekolah ini berdiri kelak menjadi cikal bakal sekolah Katolik yang sekarang dikenal dengan nama SMAK Kolese Santo Yusup alias Hua-Ind. Sekolah ini berdiri tegak di Emmastraat (sekarang Jalan Dokter Sutomo) Nomor 35 Kota Malang
3. Gedung SMP Kristen (Christ MULO School)

Sekolah setingkat MULO (pendidikan dasar yang diperluas setingkat Sekolah Lanjutan Pertama) mulai didirikan sekitar tahun 1914. Menyusul dibangun gedung- gedung sekolah dari berbagai tingkatan dalam kurun 10 tahun mulai tahun 1926 tahun 1936. Sekitar 12 buah sekolah didirikan ditambah dengan sekolah khusus berbahasa Cina.
4. Gedung Sekolah Cor Jesu (Zuster School) [1900-an]

Menurut sejarahnya, sekolah Katolik yang dibangun di daerah Celaket Kota Malang ini konon dulunya merupakan bangunan sekolah bernama Zusterschool.
Bangunan sekolah kuno yang didirikan pada 3 maret 1900 itu hingga saat ini masih berdiri kokoh di Jalan Jaksa Agung Suprapto Nomor 55 Malang. Bangunannya dirancang oleh Westmaas dari Surabaya, atas prakarsa dari Mgr. Staal, yang merupakan satu-satunya uskup di Indonesia pada waktu itu.
